<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264</id><updated>2011-12-02T21:13:03.970+07:00</updated><category term='Apakah Allah yang Bertanggung Jawab atas Bencana Alam?'/><category term='Spesies yang Terancam Punah−Bagaimana Anda Terlibat'/><category term='Segera Kejahatan ”Tidak Akan Ada Lagi”'/><category term='Ketika Kuman Tidak Akan Membahayakan Siapa Pun'/><category term='Cara Bumi Akan Diselamatkan'/><category term='Anda Bisa Mengatasi Stres'/><category term='Bahayanya dan Bagaimana Membebaskan Diri dari Kecanduan Pornografi'/><category term='Manfaatkanlah Sebaik-baiknya Rasa Ingin Tahu Anda'/><category term='Alasan Mengapa Begitu Mudah untuk Berdusta'/><category term='Problem Narkoba'/><category term='Kebahagiaan Sejati—Bagaimana Memperolehnya?'/><category term='Dapatkah planet Bumi diselamatkan?'/><category term='Iman Dapat Mengubah Kehidupan'/><category term='Manakala Seluruh Bumi Menjadi Cagar Alam'/><category term='Bagaimana Menghadapi Dunia yang Serbasibuk'/><category term='Caranya Menemukan Kasih Sejati'/><category term='Kejahatan—Apakah Sudah di Luar Kendali?'/><category term='Apakah Allah Akan Mengabaikan Kelemahan Kita?'/><category term='Mengatasi Kesepian'/><category term='Dapatkah Pelanggar Hukum Berubah'/><category term='Apakah Bumi akan Tetap Ada'/><category term='Serangan Jantung—Bagaimana Menghadapinya?'/><category term='Cara Menemukan Solusi Kesepian'/><category term='Krisis Air—Apa yang Sedang Diupayakan?'/><category term='Kemakmuran Sejati dalam Dunia Baru Allah'/><category term='Sesuatu yang Lebih Baik daripada Reformasi'/><category term='Pandangan Alkitab'/><category term='Kebersihan—Apa Arti Sebenarnya?'/><category term='Peranan Kerja Sama Antar Manusia'/><category term='Apa yang Mengendalikan Masa Depan Anda?'/><category term='Pusaran Emosi'/><category term='Artikel MultiBahasa'/><category term='Menjadi Ayah yang Baik bagi Anak-Anak'/><category term='Lanjutan Artikel (Ortodonsia—Apa yang Tersangkut?)'/><category term='Cara Melindungi Anak-Anak Anda'/><category term='BAGAIMANA MASA DEPAN KITA?'/><category term='Allah Memedulikan Kaum Lansia'/><category term='Apocalips'/><category term='Bagaimana ”Bejana yang Lebih Lemah”?'/><category term='Kekerasan Terhadap Wanita'/><category term='Dapatkah Kita Menjadikan Dunia Ini Tempat yang Lebih Baik?'/><category term='Solusi Permanen Problem Perumahan'/><category term='DUNIA TANPA  AGAMA—LEBIH BAIK?'/><category term='Siapa Patut Dipersalahkan—Saudara atau Gen Saudara?'/><category term='Mewujudkan Perdamaian di Tempat Kerja'/><category term='Krisis Pertanian Akan Berakhir'/><category term='Akhir Albinisme'/><category term='Apakah Kematian Memang Akhir Segalanya?'/><category term='Bantulah Anak-Anak Anda Bertumbuh Sejahtera'/><category term='Caranya Alkitab Membantu Penderita Diabetes'/><category term='Kemarahan di Jalan—Bagaimana Menghadapinya?'/><category term='Peranan Anda Sebagai Orang Tua dari Judul &quot;Seberapa Pentingkah PeLaTihaN aNaK SeJaK diNi?'/><category term='Standarisasi Moral yang Tinggi untuk Menolak Pornografi'/><category term='PERANG DUNIA—TANDA ZAMAN?'/><category term='Perselingkuhan—Konsekuensinya yang Tragis'/><category term='Mencari Air Kehidupan'/><category term='Sahabat yang Baik—Sahabat yang Buruk.'/><category term='Jagat Raya yang Menakjubkan—Dari Mana Asalnya?'/><category term='Apa Solusi untuk Pemirsa yang Rentan?'/><category term='Menjawab Pertanyaan tentang Lahan Subur Problem: Cinta akan Uang'/><category term='Problem Kemandulan'/><category term='Solusi Permanen terhadap Kota-Kota yang Mengalami Krisis'/><category term='SOLUSI TEROBSESI DENGAN KECANTIKAN'/><category term='Apakah Filantropi Solusinya?'/><category term='Harapan yang Pasti—(Bunuh Diri~Siapa Mangsa Empuknya?)'/><category term='Solusi yang Realistis. Mungkinkah?'/><category term='Pemberian Abadi dari sang Pencipta'/><category term='Sumber Segala Energi'/><category term='Menjaga Stres Tetap Terkendali'/><category term='Kenali Hambatan Komunikasi dengan Anak Remaja'/><category term='Solusi yang Realistis Mungkinkah? atas Kejahatan yang Penuh Kekerasan'/><category term='Pandangan yang Masuk Akal tentang Privasi'/><category term='Aborsi—Mengapa Harus Dipermasalahkan?'/><category term='Mengapa Kita Ada di Sini?'/><category term='Harapan bagi Orang Miskin?'/><category term='Apa yang Kita Pelajari dari Alam?'/><category term='Janji tentang Suatu Dunia tanpa Korupsi'/><category term='Kelola Uang Anda dengan Bijaksana'/><category term='Cara Menekan Korupsi'/><category term='”Jika Kamu Berutang Pajak'/><category term='Kemiskinan???'/><category term='Hindari Jerat Judi'/><category term='Bantuan bagi Remaja yang Depresi'/><category term='Memahami Perkembangan Emosi Anak dan &quot;child abuse&quot;'/><category term='Rahasia Kesuksesan Keluarga'/><category term='ABORSI?'/><category term='Cara Mempertahankan Pekerjaan'/><category term='Gunung—Siapa yang Akan Menyelamatkan Mereka?'/><category term='Mengapa Alkitab Praktis untuk Zaman Kita?'/><category term='Haruskah Anda Berpaling kepada Angka untuk Bimbingan?'/><category term='Pursuing Peace in the Workplace'/><category term='Uang dan Moral'/><category term='Sampai Usia Berapa Anda Bisa Hidup?'/><category term='Penyakit Karena Serangga—Apakah Keadaannya Akan Pernah Membaik?'/><category term='Keluarga dengan Orang Tua Tunggal'/><category term='Merukunkan Sains dan Agama'/><category term='Segera—Akhir Semua Bencana'/><category term='Gangguan Kelainan Makan (Anoreksia/Bulimia)'/><category term='Siapa yang Akan Memenuhi Kebutuhan Pangan Dunia?'/><category term='Makanan yang Aman bagi Semua Orang'/><category term='Sejarah Panjang Kekerasan'/><category term='Masa Depan Laut Tengah'/><category term='Pelecehan Seksual−Cara Melindungi Diri Sendiri'/><category term='Bayarlah Pajak”'/><category term='Bodohnya Membalas Dendam'/><category term='PROBLEM PERKAWINAN'/><category term='Kapan AIDS akan Berakhir?'/><category term='Apakah Gagasan Metamorfosis Supernatural Didukung Alkitab?'/><category term='Membantu Masalah Remaja yang Mencedarai Diri Sendiri'/><category term='Memperoleh Keamanan dalam Dunia yang Sarat Risiko'/><category term='Dapatkah Anda Mempercayai Alkitab?'/><category term='Menuju ke Mana Dunia ini'/><category term='Pandangan Alkitab Suka Damai—Praktiskah?'/><category term='Pengemudi yang Baik'/><category term='MALNUTRISI. Kemelut yang Tak Disadari Segera Berakhir'/><category term='Depresi Klinis dan Psikologis (Artikel MultiBahasa)'/><category term='Nasihat untuk Hidup Sehat'/><category term='Ada Harapan—Orang yang Melakukan Hal buruk untuk Berubah'/><title type='text'>PROBLEM SEDUNIA—Jawaban dari Buku Panduan Kehidupan</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>134</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-2139744550047124775</id><published>2011-11-01T10:06:00.002+07:00</published><updated>2011-11-01T10:24:21.568+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kemakmuran Sejati dalam Dunia Baru Allah'/><title type='text'>Kemakmuran Sejati dalam Dunia Baru Allah</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: #ffe6b0; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: #eeeeee; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; color: #333333; width: 600px;"&gt;&lt;div style="color: black; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 2px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: #333333; font-size: 12px; text-decoration: none;"&gt;Article and Formats, Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table bgcolor="#7C2040" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="width: 600px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="4"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="col-lft" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: url(http://www.watchtower.org/images/20060201/01_lft.jpg); background-origin: initial; background-repeat: no-repeat repeat;" width="10"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="10" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="193"&gt;&lt;img alt="A scale balancing a Bible and money" height="172" src="http://www.watchtower.org/images/20060201/01.jpg" style="display: block; margin-top: 0px;" width="193" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor="#7C2040" width="387"&gt;&lt;h1 style="color: #ffe6b0; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 14px; padding-right: 14px; padding-top: 0px;"&gt;Money and Morals—Can You Have Both?&lt;/h1&gt;&lt;h2 style="color: #ffe6b0; font-family: arial, helvetica; font-size: 30px; padding-bottom: 0px; padding-left: 14px; padding-right: 14px; padding-top: 0px;"&gt;True Prosperity&lt;br /&gt;in God’s New World&lt;/h2&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block;" width="387" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="col-rt" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: url(http://www.watchtower.org/images/20060201/01_rt.jpg); background-origin: initial; background-repeat: no-repeat repeat;" width="10"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="10" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="4"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table bgcolor="#FFFAF0" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="width: 600px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="164"&gt;&lt;img height="10" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="164" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="15"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="15" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="410"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="410" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="11"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="11" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; margin-top: 0px; width: 160px;"&gt;&lt;div style="font-size: 12px; font-weight: bold;"&gt;In this series:&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-size: 12px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 0px;"&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_01.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Money and Morals—A Lesson From History&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/10/uang-dan-moralhikmah-dari-sejarah.html"&gt;Uang dan Moral,&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/10/uang-dan-moralhikmah-dari-sejarah.html"&gt;Hikmah dari Sejarah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm"&gt;True Prosperity in God’s New World&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/11/kemakmuran-sejati-dalam-dunia-baru.html"&gt;&amp;nbsp;Kemakmuuran yang Sejati&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="font-size: 12px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 0px;"&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;DAVID,&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm#fnt1" name="fnt1_src" style="color: #0000cc;"&gt;*&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;seorang suami dan ayah Kristen, pindah ke Amerika Serikat, dengan keyakinan bahwa dia melakukan hal yang benar. Meskipun tidak suka meninggalkan istri dan anak-anaknya, dia merasa yakin bahwa dia dapat membuat keluarganya menikmati kehidupan yang lebih baik jika saja dia memiliki lebih banyak uang. Maka, dia menerima undangan dari kerabatnya di New York dan kemudian mendapatkan pekerjaan di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seraya waktu berlalu, pandangan David yang optimistis itu mulai pudar. Semakin sedikit waktu digunakan untuk kegiatan rohani. Pada suatu ketika, dia hampir kehilangan iman akan Allah. Setelah terjerumus ke dalam godaan moral, barulah dia sadar akan keadaannya yang sesungguhnya. Karena terfokus pada kemakmuran materi, dia secara perlahan menjauh dari hal-hal yang paling penting baginya. Dia harus membuat perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti David, setiap tahun banyak orang pindah dari negeri asal mereka yang miskin, dengan harapan akan memperbaiki keadaan ekonomi mereka. Namun, sering kali mereka justru menderita kerugian rohani yang parah. Beberapa orang mulai berpikir, ’Bisakah seorang hamba Allah menjadi kaya secara materi dan sekaligus juga kaya secara rohani? Para penulis dan penginjil yang populer mengatakan bahwa hal itu mungkin. Tetapi, seperti yang dialami David dan orang-orang lain, tidaklah mudah untuk memperoleh yang satu tanpa kehilangan yang lainnya.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_018.htm?bk=lu;chp=18;vs=24;citation#bk24"&gt;Lukas 18:24&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;h3 style="color: #7c2040; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="color: #7c2040; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px;"&gt;Uang Itu Sendiri tidak Buruk&lt;/h3&gt;Memang, uang adalah temuan manusia. Seperti temuan lainnya, uang itu sendiri tidak buruk atau salah. Sebenarnya, uang tidak lebih dari sekadar alat tukar. Jadi, jika digunakan dengan sepatutnya, uang bisa bermanfaat. Misalnya, Alkitab mengakui bahwa ”uang adalah untuk perlindungan”, khususnya terhadap masalah yang terkait dengan kemiskinan. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_007.htm?bk=ec;chp=7;vs=12;citation#bk12"&gt;Pengkhotbah 7:12&lt;/a&gt;) Tampaknya, setidaknya bagi beberapa orang, ”uang adalah jawaban untuk segala-galanya”.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_010.htm?bk=ec;chp=10;vs=19;citation#bk19"&gt;Pengkhotbah 10:19&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;New International Version&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab mengecam kemalasan dan menganjurkan kerja keras. Kita harus memenuhi kebutuhan keluarga kita sendiri, dan jika ada sedikit kelebihan, kita memiliki ”sesuatu untuk dibagikan kepada orang yang membutuhkan”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/eph/chapter_004.htm?bk=eph;chp=4;vs=28;citation#bk28"&gt;Efesus 4:28&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1ti/chapter_005.htm?bk=1ti;chp=5;vs=8;citation#bk8"&gt;1 Timotius 5:8&lt;/a&gt;) Selain itu, Alkitab tidak menganjurkan penyangkalan diri, tetapi menganjurkan agar kita menikmati harta milik kita. Kita diberi tahu untuk ”mengambil bagian [kita]” dan menikmati hasil kerja kita. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_005.htm?bk=ec;chp=5;vs=18-20;citation#bk18"&gt;Pengkhotbah 5:18-20&lt;/a&gt;) Sebenarnya, ada contoh-contoh dalam Alkitab tentang pria dan wanita setia yang kaya.&lt;br /&gt;&lt;h3 style="color: #7c2040; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="color: #7c2040; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px;"&gt;Orang yang Setia dan Kaya&lt;/h3&gt;Abraham, seorang hamba Allah yang setia, memiliki banyak sekali ternak, banyak perak dan emas, dan ratusan hamba. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_012.htm?bk=ge;chp=12;vs=5;citation#bk5"&gt;Kejadian 12:5&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_013.htm?bk=ge;chp=13;vs=2;citation#bk2"&gt;13:2, 6, 7&lt;/a&gt;) Ayub, orang yang adil-benar, juga memiliki banyak kekayaan—ternak, hamba, emas, dan perak. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/job/chapter_001.htm?bk=job;chp=1;vs=3;citation#bk3"&gt;Ayub 1:3&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/job/chapter_042.htm?bk=job;chp=42;vs=11-12;citation#bk11"&gt;42:11, 12&lt;/a&gt;) Orang-orang ini kaya bahkan menurut standar modern, namun mereka juga kaya terhadap Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="job" style="float: right; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; padding-right: 0px; padding-top: 6px; width: 180px;"&gt;&lt;div class="cap" style="color: #7c2040; font-size: 14px; font-weight: bold; margin-bottom: 1em; margin-left: 6px; margin-right: 6px; margin-top: 2px;"&gt;Job trusted in God,&lt;br /&gt;not in his riches&lt;/div&gt;&lt;img alt="Job and his family" height="140" src="http://www.watchtower.org/images/20060201/05.jpg" style="display: block;" width="180" /&gt;&lt;/div&gt;Rasul Paulus menyebut Abraham sebagai ”bapak dari semua orang yang memiliki iman”. Abraham tidak pernah pelit ataupun terlalu terikat dengan apa yang dimilikinya. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ro/chapter_004.htm?bk=ro;chp=4;vs=11;citation#bk11"&gt;Roma 4:11&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_013.htm?bk=ge;chp=13;vs=9;citation#bk9"&gt;Kejadian 13:9&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_018.htm?bk=ge;chp=18;vs=1-8;citation#bk1"&gt;18:1-8&lt;/a&gt;) Demikian juga halnya dengan Ayub, yang Allah sendiri sebut ”tidak bercela dan lurus hati”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/job/chapter_001.htm?bk=job;chp=1;vs=8;citation#bk8"&gt;Ayub 1:8&lt;/a&gt;) Dia selalu siap membantu orang yang miskin dan menderita. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/job/chapter_029.htm?bk=job;chp=29;vs=12-16;citation#bk12"&gt;Ayub 29:12-16&lt;/a&gt;) Baik Abraham maupun Ayub mengandalkan Allah, bukannya kekayaan mereka.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_014.htm?bk=ge;chp=14;vs=22-24;citation#bk22"&gt;Kejadian 14:22-24&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/job/chapter_001.htm?bk=job;chp=1;vs=21-22;citation#bk21"&gt;Ayub 1:21, 22&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ro/chapter_004.htm?bk=ro;chp=4;vs=9-12;citation#bk9"&gt;Roma 4:9-12&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain lagi adalah Raja Salomo. Sebagai ahli waris takhta Allah di Yerusalem, Salomo diberkati bukan hanya dengan hikmat ilahi, melainkan juga dengan kekayaan dan kemuliaan yang limpah. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1ki/chapter_003.htm?bk=1ki;chp=3;vs=4-14;citation#bk4"&gt;1 Raja 3:4-14&lt;/a&gt;) Dia setia hampir sepanjang hidupnya. Tetapi, pada usia tuanya ”hati [Salomo] tidak sepenuhnya terhadap Yehuwa”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1ki/chapter_011.htm?bk=1ki;chp=11;vs=1-8;citation#bk1"&gt;1 Raja 11:1-8&lt;/a&gt;) Sebenarnya, pengalamannya yang menyedihkan menggambarkan beberapa jerat yang umum dari kemakmuran materi. Pertimbangkan contoh-contoh berikut.&lt;br /&gt;&lt;h3 style="color: #7c2040; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="color: #7c2040; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px;"&gt;Jerat-Jerat Kemakmuran&lt;/h3&gt;Bahaya yang paling serius adalah cinta akan uang dan akan apa yang dapat dibelinya. Kekayaan menimbulkan dalam diri beberapa orang hasrat yang tidak terpuaskan. Pada awal pemerintahannya, Salomo mengamati kecenderungan ini dalam diri orang-orang. Ia menulis, ”Orang yang mencintai perak tidak akan dipuaskan dengan perak, demikian pula orang yang mencintai kekayaan tidak akan dipuaskan dengan penghasilan. Ini pun kesia-siaan.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_005.htm?bk=ec;chp=5;vs=10;citation#bk10"&gt;Pengkhotbah 5:10&lt;/a&gt;) Belakangan, baik Yesus maupun Paulus memperingatkan orang-orang Kristen terhadap jenis cinta yang memperdayakan ini.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mr/chapter_004.htm?bk=mr;chp=4;vs=18-19;citation#bk18"&gt;Markus 4:18, 19&lt;/a&gt;; 2 Timotius 3:2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita mengasihi uang lebih dari sekadar sarana untuk mendapatkan sesuatu, kita menjadi rentan terhadap segala macam godaan moral, termasuk dusta, pencurian, dan penipuan. Yudas Iskariot, seorang rasul Kristus, mengkhianati tuannya hanya untuk 30 keping perak. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mr/chapter_014.htm?bk=mr;chp=14;vs=11;citation#bk11"&gt;Markus 14:11&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_012.htm?bk=joh;chp=12;vs=6;citation#bk6"&gt;Yohanes 12:6&lt;/a&gt;) Apabila cinta akan uang sudah keterlaluan, beberapa orang bahkan mengganti Allah dengan uang sebagai objek pengabdian mereka. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1ti/chapter_006.htm?bk=1ti;chp=6;vs=10;citation#bk10"&gt;1 Timotius 6:10&lt;/a&gt;) Oleh karena itu, orang-orang Kristen harus selalu berupaya untuk jujur berkenaan dengan motif mereka yang sesungguhnya dalam memperoleh lebih banyak uang.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/heb/chapter_013.htm?bk=heb;chp=13;vs=5;citation#bk5"&gt;Ibrani 13:5&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengejaran kekayaan juga mendatangkan bahaya yang lebih halus. Pertama-tama, karena punya banyak kekayaan, orang cenderung mengandalkan diri sendiri. Inilah salah satu yang Yesus maksudkan pada waktu dia menyebut tentang ”tipu daya kekayaan”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_013.htm?bk=mt;chp=13;vs=22;citation#bk22"&gt;Matius 13:22&lt;/a&gt;) Penulis Alkitab Yakobus dengan cara yang sama juga mengingatkan orang-orang Kristen agar tidak melupakan Allah pada waktu membuat rencana-rencana bisnis. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jas/chapter_004.htm?bk=jas;chp=4;vs=13-16;citation#bk13"&gt;Yakobus 4:13-16&lt;/a&gt;) Karena uang dapat memberi kita perasaan mandiri, orang yang memilikinya selalu berada dalam bahaya untuk mengandalkan uang mereka dan bukannya mengandalkan Allah.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_030.htm?bk=pr;chp=30;vs=7-9;citation#bk7"&gt;Amsal 30:7-9&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ac/chapter_008.htm?bk=ac;chp=8;vs=18-24;citation#bk18"&gt;Kisah 8:18-24&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, sebagaimana dialami David yang disebutkan di awal, pengejaran kekayaan sering kali menguras begitu banyak waktu dan tenaga seseorang sehingga secara perlahan ia menjauh dari pengejaran rohani. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_012.htm?bk=lu;chp=12;vs=13-21;citation#bk13"&gt;Lukas 12:13-21&lt;/a&gt;) Orang kaya juga terus ada dalam godaan untuk menggunakan apa yang mereka miliki terutama demi kesenangan atau kepentingan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah kejatuhan rohani Salomo sampai taraf tertentu disebabkan karena dia membiarkan kehidupan yang mewah menumpulkan perasaannya? (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_021.htm?bk=lu;chp=21;vs=34;citation#bk34"&gt;Lukas 21:34&lt;/a&gt;) Dia tahu bahwa Allah dengan tegas melarang ikatan pernikahan dengan bangsa asing. Namun, dia malah mengumpulkan kira-kira seribu wanita sebagai istri dan gundiknya. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/de/chapter_007.htm?bk=de;chp=7;vs=3;citation#bk3"&gt;Ulangan 7:3&lt;/a&gt;) Karena ingin menyenangkan istri-istri asingnya, dia berupaya mempraktekkan semacam agama paduan demi kepentingan mereka. Seperti sudah disebutkan sebelumnya, hati Salomo perlahan-lahan disimpangkan dari Yehuwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh-contoh ini dengan jelas memperlihatkan kebenaran nasihat Yesus, ”Kamu tidak dapat bekerja bagaikan budak bagi Allah dan bagi Kekayaan.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_006.htm?bk=mt;chp=6;vs=24;citation#bk24"&gt;Matius 6:24&lt;/a&gt;) Kalau begitu, bagaimana seorang Kristen dapat berhasil mengatasi kesulitan ekonomi yang sedang dihadapi oleh kebanyakan orang dewasa ini? Yang lebih penting lagi, adakah harapan untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan?&lt;br /&gt;&lt;h3 style="color: #7c2040; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="color: #7c2040; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px;"&gt;Kemakmuran Sejati di Masa Depan&lt;/h3&gt;Tidak seperti patriark Abraham dan Ayub serta bangsa Israel, para pengikut Yesus ditugasi untuk membuat ”orang-orang dari segala bangsa menjadi murid”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_028.htm?bk=mt;chp=28;vs=19-20;citation#bk19"&gt;Matius 28:19, 20&lt;/a&gt;) Guna melaksanakan tugas ini diperlukan waktu dan upaya yang sebenarnya bisa saja digunakan untuk pengejaran duniawi. Oleh karena itu, kunci keberhasilan bergantung pada melakukan apa yang diperintahkan Yesus, ”Maka, teruslah cari dahulu kerajaan dan keadilbenarannya, dan semua perkara itu akan ditambahkan kepadamu.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_006.htm?bk=mt;chp=6;vs=33;citation#bk33"&gt;Matius 6:33&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hampir kehilangan keluarga dan kerohaniannya, akhirnya David dapat kembali ke jalur yang benar. Seperti yang dijanjikan Yesus, pada waktu David kembali memprioritaskan pelajaran Alkitab, doa, dan pelayanan dalam hidupnya, hal-hal lain pun mulai berjalan dengan baik. Hubungannya dengan istri dan anak-anaknya secara perlahan pulih kembali. Dia merasakan lagi sukacita dan kepuasan. Dia masih bekerja keras. Kisah hidupnya bukanlah seperti kisah orang miskin yang menjadi kaya. Namun, dari pengalaman pahitnya dia mendapat pelajaran yang sangat berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, David memiliki pandangan lain tentang tujuan pindah ke Amerika Serikat, dan dia bertekad untuk tidak lagi membiarkan uang mempengaruhi keputusan-keputusannya. Sekarang, dia tahu bahwa hal yang paling berharga dalam kehidupannya—keluarga yang pengasih, sahabat-sahabat yang baik, dan hubungan yang baik dengan Allah—tidak dapat dibeli dengan uang. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_017.htm?bk=pr;chp=17;vs=17;citation#bk17"&gt;Amsal 17:17&lt;/a&gt;; 24:27; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_055.htm?bk=isa;chp=55;vs=1-2;citation#bk1"&gt;Yesaya 55:1, 2&lt;/a&gt;) Sesungguhnya, integritas moral jauh lebih berharga daripada kekayaan materi. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_019.htm?bk=pr;chp=19;vs=1;citation#bk1"&gt;Amsal 19:1&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_022.htm?bk=pr;chp=22;vs=1;citation#bk1"&gt;22:1&lt;/a&gt;) Bersama keluarganya, David bertekad untuk memprioritaskan hal yang terpenting.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/php/chapter_001.htm?bk=php;chp=1;vs=10;citation#bk10"&gt;Filipi 1:10&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya manusia untuk menciptakan masyarakat yang benar-benar makmur namun bermoral telah berulang kali gagal. Namun, Allah berjanji bahwa Kerajaan-Nya akan menyediakan kelimpahan materi dan rohani yang kita butuhkan agar dapat hidup bahagia. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_072.htm?bk=ps;chp=72;vs=16;citation#bk16"&gt;Mazmur 72:16&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_065.htm?bk=isa;chp=65;vs=21-23;citation#bk21"&gt;Yesaya 65:21-23&lt;/a&gt;) Yesus mengajarkan bahwa kemakmuran sejati dimulai dengan kerohanian. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_005.htm?bk=mt;chp=5;vs=3;citation#bk3"&gt;Matius 5:3&lt;/a&gt;) Jadi, tidak soal kita kaya atau miskin secara materi, memprioritaskan hal-hal rohani sekarang merupakan cara yang terbaik bagi kita masing-masing untuk bersiap-siap memasuki dunia baru Allah yang sudah dekat. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1ti/chapter_006.htm?bk=1ti;chp=6;vs=17-19;citation#bk17"&gt;1 Timotius 6:17-19&lt;/a&gt;) Dunia baru tersebut akan benar-benar merupakan masyarakat yang makmur baik secara materi maupun rohani.&lt;br /&gt;nlike the patriarchs Abraham and Job and the nation of Israel, the followers of Jesus have the commission to “make disciples of people of all the nations.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Matthew 28:19,&amp;nbsp;20&lt;/a&gt;) Fulfilling that commission requires time and effort that might otherwise be used in secular pursuits. The key to success, therefore, lies in doing what Jesus told us to do: “Keep on, then, seeking first [God’s] kingdom and his righteousness, and all these other things will be added to you.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Matthew 6:33&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;After nearly losing his family and his spirituality, David finally got his life back on track. As Jesus promised, when David again started to give Bible study, prayer, and the ministry priority in his life, other things began to fall into place. His relationship with his wife and children was gradually restored. His joy and contentment returned. He still works hard. His is no rags to riches story. Still, from his painful experience, he learned some valuable lessons.&lt;br /&gt;David has had second thoughts about the wisdom of moving to the United States, and he has resolved never again to let money dominate his decisions. He now knows that the most valuable things in life—a loving family, good friends, and a relationship with God—cannot be obtained with money. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Proverbs 17:17&lt;/a&gt;;&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;24:27&lt;/a&gt;;&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Isaiah 55:1,&amp;nbsp;2&lt;/a&gt;) Indeed, moral integrity is far more valuable than material riches. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Proverbs 19:1&lt;/a&gt;;&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;22:1&lt;/a&gt;) Together with his family, David is determined to keep first things first.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Philippians 1:10&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Human efforts to build a truly prosperous yet moral society have repeatedly failed. However, God has promised that his Kingdom will provide an abundance of the material and spiritual things that we need in order to live well. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Psalm 72:16&lt;/a&gt;;&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Isaiah 65:21-23&lt;/a&gt;) Jesus taught that true prosperity begins with spirituality. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Matthew 5:3&lt;/a&gt;) So whether we are materially rich or poor, giving priority to spiritual things now is the best way any of us can prepare for God’s new world just ahead. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;1&amp;nbsp;Timothy 6:17-19&lt;/a&gt;) That world will be a truly prosperous society both materially and spiritually.&lt;br /&gt;&lt;hr style="background-color: #7c2040; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; color: #7c2040; height: 1px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left; width: 100px;" /&gt;&lt;div class="fnt" style="font-size: 13px; margin-bottom: 1.5em;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm#fnt1_src" name="fnt1" style="color: #0000cc;"&gt;*&lt;/a&gt;&amp;nbsp; The name has been changed.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#DAC79B"&gt;&lt;td colspan="4"&gt;&lt;img height="14" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="600" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#DAC79B"&gt;&lt;td&gt;&lt;div class="cap" style="color: #7c2040; font-size: 14px; font-weight: bold; margin-bottom: 1em; margin-left: 6px; margin-right: 6px;"&gt;The most valuable things in life cannot be obtained with money&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="1. Friends enjoying a social gathering; 2. A father reading Bible stories to his young daughter" height="242" src="http://www.watchtower.org/images/20060201/07.jpg" style="display: block; margin-top: 0px;" width="332" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" class="appeared" style="background-color: #333333; clear: both; width: 600px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="appeared" width="550"&gt;&lt;div style="color: white; font-size: 12px;"&gt;Appeared in&amp;nbsp;&lt;cite&gt;The Watchtower&lt;/cite&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;February 1, 2006&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="50"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="footer" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 2px; width: 600px;"&gt;&lt;div style="font-size: 12px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; margin-right: 2px; margin-top: 1em;"&gt;Salinan parafrasa untuk situs ini&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Copyright&lt;/a&gt;&amp;nbsp;© 2010 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-2139744550047124775?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/2139744550047124775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/2139744550047124775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/11/kemakmuran-sejati-dalam-dunia-baru.html' title='Kemakmuran Sejati dalam Dunia Baru Allah'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-6276280369698645056</id><published>2011-06-01T17:54:00.001+07:00</published><updated>2011-06-01T17:54:42.046+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alasan Mengapa Begitu Mudah untuk Berdusta'/><title type='text'>Alasan Mengapa Begitu Mudah untuk Berdusta</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dusta dimulai ketika malaikat yang memberontak berdusta kepada wanita pertama, mengatakan kepadanya bahwa ia tidak akan mati jika ia tidak menaati Penciptanya. Hal itu mengakibatkan kerugian yang tak ternilai bagi segenap umat manusia, membawa ketidaksempurnaan, penyakit dan kematian bagi semua orang.—Kejadian 3:1-4; Roma 5:12.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Sejak Adam dan Hawa tidak taat, pengaruh buruk dari bapa segala dusta ini telah menciptakan suatu suasana dalam dunia umat manusia yang menganjurkan dusta. (Yohanes 8:44) Itu merupakan suatu dunia yang bobrok, tempat kebenaran hanya menjadi sesuatu yang sifatnya relatif. The Saturday Evening Post bulan September 1986 mengamati bahwa masalah berdusta telah ”mempengaruhi bisnis, pemerintahan, pendidikan, hiburan, dan hubungan antara sesama warga negara dan tetangga dalam kehidupan sehari-hari. .&amp;nbsp;.&amp;nbsp;. Kita telah menerima teori relativisme, suatu dusta tunggal yang besar yang mengatakan bahwa tidak ada kebenaran mutlak”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah pandangan orang-orang yang mempunyai kebiasaan berdusta, yang tidak memiliki empati terhadap orang-orang yang mereka tipu. Berdusta begitu mudah bagi mereka. Itu menjadi cara hidup mereka. Tetapi orang-orang lain yang tidak memiliki kebiasaan berdusta mungkin akan berdusta tanpa ragu-ragu karena takut—takut ketahuan, takut dihukum, dan seterusnya. Itu merupakan kelemahan dari tubuh yang tidak sempurna. Bagaimana kecenderungan ini dapat diganti dengan tekad untuk mengatakan kebenaran?&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Mengapa Berlaku Jujur?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kejujuran merupakan standar yang telah ditetapkan oleh Pencipta agung kita bagi semua. Firman-Nya yang tertulis, Alkitab, menyatakan di Ibrani 6:18 bahwa ”Allah tidak mungkin berdusta”. Standar yang sama ini dijunjung tinggi oleh Putra-Nya, Kristus Yesus, yang adalah wakil pribadi Allah di bumi. Kepada para pemimpin agama Yahudi yang ingin membunuhnya, Yesus berkata, ”Yang kamu kerjakan ialah berusaha membunuh Aku; Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah; .&amp;nbsp;.&amp;nbsp;. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu.” (Yohanes 8:40,&amp;nbsp;55) Ia menjadi contoh bagi kita dalam hal ”Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulutNya.”—1&amp;nbsp;Petrus 2:21,&amp;nbsp;22.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pencipta kita, yang bernama Yehuwa, membenci dusta, sebagaimana Amsal 6:16-19 dengan jelas menyatakan, ”Enam perkara ini yang dibenci [Yehuwa], bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hatiNya: mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan, seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Allah yang jujur ini menuntut kita untuk hidup menurut standar-standar-Nya agar dapat memperoleh perkenan-Nya. Firman-Nya yang terilham memerintahkan kita, ”Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya.” (Kolose 3:9) Orang-orang yang tidak mau menghentikan praktik berdusta tidak akan diperkenan oleh-Nya; mereka tidak akan menerima karunia kehidupan dari-Nya. Malahan, Mazmur 5:7 berkata sesungguhnya bahwa Allah akan ”membinasakan orang-orang yang berkata bohong”. Wahyu 21:8 selanjutnya berkata bahwa bagian dari ”semua pendusta” adalah ’kematian kedua’, yaitu kematian kekal. Maka, menerima pandangan Allah tentang berdusta memberi kita alasan yang kuat untuk berbicara kebenaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apa yang harus dilakukan dalam suatu keadaan apabila berkata kebenaran mungkin akan menimbulkan situasi yang memalukan atau perasaan tidak enak? Berdusta tidak pernah merupakan jalan keluarnya, tetapi berdiam diri kadang-kadang dapat. Untuk apa berkata dusta yang hanya dapat merusak nama baik saudara dan membuat saudara tidak memperoleh perkenan ilahi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Karena perasaan takut dan karena kelemahan manusia, seseorang mungkin akan tergoda untuk mencari perlindungan dengan berdusta. Itu merupakan haluan yang paling mudah diambil atau merupakan kebaikan yang salah tempat. Rasul Petrus menyerah ke dalam godaan demikian ketika ia tiga kali menyangkal bahwa ia mengenal Kristus Yesus. Setelah itu, ia merasa sangat sedih karena telah berdusta. (Lukas 22:54-62) Pertobatannya yang tulus menggerakkan Allah untuk mengampuninya, yang dibuktikan dengan berkat yang kelak diterimanya berupa berbagai hak istimewa dalam dinas. Pertobatan dengan tekad untuk berhenti berdusta merupakan haluan yang membawa pengampunan ilahi karena melakukan apa yang Allah benci.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tetapi, daripada meminta pengampunan setelah berdusta, peliharalah hubungan yang baik dengan Pencipta saudara dan pertahankan nama baik saudara dengan orang-orang lain dengan mengatakan kebenaran. Ingat apa yang Mazmur 15:1,&amp;nbsp;2 katakan, ”[Yehuwa], siapa yang boleh menumpang dalam kemahMu? Siapa yang boleh diam di gunungMu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: xx-small;"&gt;Nara sumber parafrase &lt;i&gt;w&lt;/i&gt;92 15/12&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-6276280369698645056?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/6276280369698645056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/6276280369698645056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/06/alasan-mengapa-begitu-mudah-untuk.html' title='Alasan Mengapa Begitu Mudah untuk Berdusta'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-301621551243795687</id><published>2011-04-16T12:12:00.003+07:00</published><updated>2011-04-16T12:16:53.313+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Panjang Kekerasan'/><title type='text'>Sejarah Panjang Kekerasan</title><content type='html'>&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2011/04/bagaimana-anda-menanggapi-kekerasan.html"&gt;Topik Sebelumnya&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;Kekerasan memiliki sejarah yang panjang. Tindak kekerasan fisik pertama oleh manusia yang dicatat dalam Alkitab diuraikan di Kejadian 4:2-15. Kain, putra sulung Adam dan Hawa, menjadi cemburu kepada saudaranya, Habel, dan membunuhnya dengan darah dingin. Bagaimana reaksi Allah? Alkitab menjelaskan bahwa Allah Yehuwa menghukum Kain dengan berat karena merenggut nyawa adiknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;Di Kejadian 6:11, kita membaca bahwa lebih dari 1.500 tahun setelah insiden itu, ”bumi penuh dengan kekerasan”. Sekali lagi, apa reaksi Allah? Ia memerintahi Nuh yang adil-benar untuk membangun sebuah bahtera yang akan menyelamatkan dia dan keluarganya sementara Yehuwa mendatangkan air bah ke atas bumi, dengan demikian ”membinasakan” masyarakat yang penuh dengan kekerasan itu. (Kejadian 6:12-14, 17) Tetapi, apa yang menyebabkan masyarakat tersebut sangat cenderung kepada kekerasan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="CENTER" style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Pengaruh&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Hantu-Hantu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;Kisah dalam buku Kejadian menyingkapkan bahwa putra-putra Allah, para malaikat yang tidak taat, menjelma menjadi manusia, menikahi para wanita, dan menghasilkan keturunan. (Kejadian 6:1-4) Keturunan mereka, yang dikenal sebagai kaum Nefilim, adalah pria-pria yang berperawakan luar biasa besar dan termasyhur. Di bawah pengaruh bapak-bapak hantu mereka, mereka menjadi penindas yang bengis. Sewaktu luapan air meninggi dan menutupi bumi, para penindas yang fasik ini pun binasa. Tetapi, para hantu tampaknya berubah ke bentuk semula dan kembali ke alam roh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;Alkitab membuat jelas bahwa sejak saat itu, para malaikat yang memberontak itu melancarkan suatu pengaruh kuat atas umat manusia. (Efesus 6:12) Pemimpin mereka, Setan, disebut ”pembunuh manusia” sejak semula. (Yohanes 8:44) Oleh karena itu, kekerasan yang terjadi di atas bumi dapat dengan tepat disebut bersifat hantu-hantu, atau bersifat setan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;Alkitab memperingatkan tentang daya pikat kekerasan. Di Amsal 16:29, dinyatakan, ”Orang yang menyukai kekerasan akan membujuk kawannya, dan pasti menyebabkan dia pergi ke jalan yang tidak baik.” Banyak orang dewasa ini telah terpikat untuk menyetujui, mendukung, atau melakukan tindak kekerasan. Jutaan orang juga telah dipikat untuk menikmati hiburan yang mengagung-agungkan kekerasan. Kata-kata di Mazmur 73:6 dapat secara akurat digunakan untuk menggambarkan generasi dewasa ini. Sang pemazmur mengatakan, ”Keangkuhan menjadi seperti kalung bagi mereka; tindak kekerasan menyelimuti mereka seperti pakaian.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="CENTER" style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Allah&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Membenci&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Kekerasan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;Bagaimana seharusnya orang Kristen membawakan diri mereka dalam dunia yang penuh dengan kekerasan ini? Kisah Alkitab tentang putra-putra Yakub, Simeon dan Lewi, memberi kita bimbingan yang masuk akal. Saudara perempuan mereka, Dina, bergaul dengan orang-orang Syikhem yang amoral. Hal ini mengakibatkan dia dinodai secara seksual oleh seorang Syikhem. Dalam pembalasan dendam, Simeon dan Lewi tanpa belas kasihan membantai semua pria Syikhem. Belakangan, di bawah ilham ilahi, Yakub mengutuk kemarahan putra-putranya yang tidak terkendali dengan kata-kata, ”Simeon dan Lewi bersaudara. Alat kekerasan adalah senjata pembantai mereka. Jangan datang kepada kelompok mereka yang akrab, oh, jiwaku. Jangan bersatu dengan kumpulan mereka.”—Kejadian 49:5, 6. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;Selaras dengan kata-kata ini, orang Kristen menghindari pergaulan dengan orang-orang yang menganjurkan atau melakukan tindak kekerasan. Jelaslah, Allah membenci orang-orang yang menganjurkan kekerasan. Alkitab menyatakan, ”Yehuwa memeriksa orang adil-benar maupun orang fasik, dan jiwa-Nya pasti membenci siapa pun yang mengasihi kekerasan.” (Mazmur 11:5) Orang Kristen dinasihati agar menghindari semua bentuk kemarahan yang tak terkendali, bahkan caci maki.—Galatia 5:19-21; Efesus 4:31.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="CENTER" style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Apakah&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Kekerasan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Akan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Berakhir?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;Dahulu, nabi Habakuk bertanya kepada Allah Yehuwa, ”Berapa lama aku harus berseru meminta bantuan kepadamu untuk menghadapi kekerasan.” (Habakuk 1:2) Mungkin Anda punya pertanyaan serupa. Allah menjawab Habakuk, berjanji untuk menyingkirkan ”orang fasik”. (Habakuk 3:13) Buku Yesaya yang bersifat nubuat juga menyediakan harapan. Di sana Allah berjanji, ”Tidak akan terdengar lagi tentang kekerasan, penjarahan atau kehancuran dalam batas-batas daerahmu.”—Yesaya 60:18.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;Saksi-Saksi Yehuwa yakin bahwa Allah sesegera mungkin akan menyingkirkan dari bumi semua bentuk tindak kekerasan dan orang-orang yang mendukungnya. Pada saat itu, sebaliknya daripada dipenuhi dengan kekerasan, ”bumi akan dipenuhi dengan pengetahuan akan kemuliaan Yehuwa seperti air menutupi laut”.—Habakuk 2:14. &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 20px; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: arial; "&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/prakata-kompilasi-blog-iblogronnpcom.html" style="text-decoration: none; color: rgb(103, 78, 167); "&gt;Parafrasa untuk personal blog &lt;span style="font-style: italic; "&gt;e-library&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/prakata-kompilasi-blog-iblogronnpcom.html" style="text-decoration: underline; color: rgb(35, 13, 160); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline; color: rgb(35, 13, 160); "&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-decoration: underline; color: rgb(35, 13, 160); "&gt;© 2011&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; "&gt;&lt;i&gt;g&lt;/i&gt; 8/8 2002 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-301621551243795687?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/301621551243795687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/301621551243795687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/04/sejarah-panjang-kekerasan.html' title='Sejarah Panjang Kekerasan'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-38893531775482351</id><published>2011-03-05T13:21:00.010+07:00</published><updated>2011-03-05T20:17:39.291+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ketika Kuman Tidak Akan Membahayakan Siapa Pun'/><title type='text'>Ketika Kuman Tidak Akan Membahayakan Siapa Pun</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;table width="600" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" bgcolor="#ffffff" style="background-image: url(http://www.watchtower.org/images/20031022/bg_yellow.jpg); background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td bgcolor="#FDEF83" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; width: 160px; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-left: -35px; margin-top: 0px; font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-left: 0px; margin-bottom: 3px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20031022/article_01.htm"&gt;How Great Is the Menace?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-left: 0px; margin-bottom: 3px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20031022/article_02.htm"&gt;Those Resilient Germs—How They Rebound&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-left: 0px; margin-bottom: 3px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-kfme.blogspot.com/2011/03/kuman-kuman-kebalsuatu-ancaman-global.html"&gt;Seberapa Hebatkah Ancamannya?; Kuman-Kuman yang Tangguh&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-left: 0px; margin-bottom: 3px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20031022/article_03.htm"&gt;When Germs Will Not Harm Anyone&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-left: -35px; margin-top: 0px; font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt; &lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;h2 style="font-size: 19pt; color: rgb(30, 46, 29); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: normal; width: 405px; border-bottom-width: 2px; border-bottom-style: dotted; border-top-color: rgb(30, 46, 29); border-right-color: rgb(30, 46, 29); border-bottom-color: rgb(30, 46, 29); border-left-color: rgb(30, 46, 29); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); font-size: medium; "&gt;KUMAN, atau mikroorganisme, sangat penting untuk kehidupan. Kuman membentuk sebagian besar tanah bumi dan tubuh kita. Sebagaimana yang dinyatakan di kotak ”Jenis Kuman” pada halaman 7, ”ada triliunan bakteri yang mendiami tubuh kita”. Sebagian besar kuman itu bermanfaat—bahkan vital—untuk kesehatan. Kendati hanya relatif sedikit kuman yang menyebabkan penyakit, kita dapat yakin bahwa, pada waktunya, tidak ada kuman yang akan membahayakan siapa pun.&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Sebelum kita mengulas sarana yang akan melenyapkan semua pengaruh yang membahayakan dari kuman, mari kita perhatikan upaya-upaya terkini untuk memerangi kuman penyebab penyakit. Selain memeriksa kotak sisipan ”Apa yang Dapat Anda Lakukan”, perhatikan upaya para pakar kesehatan untuk memerangi kuman-kuman kebal.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 13pt; color: rgb(30, 46, 29); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; width: 405px; border-bottom-width: 2px; border-bottom-style: dotted; border-top-color: rgb(253, 239, 131); border-right-color: rgb(253, 239, 131); border-bottom-color: rgb(253, 239, 131); border-left-color: rgb(253, 239, 131); "&gt;Strategi Global&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Dokter Gro Harlem Brundtland, mantan direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menguraikan upaya yang sedang dibuat. Dalam &lt;i&gt;Report on Infectious Diseases 2000&lt;/i&gt; di bawah judul ”Menanggulangi Kekebalan terhadap Antimikroba”, ia menunjukkan perlunya mengembangkan ”suatu strategi global untuk mengendalikan kekebalan” kuman. Ia juga membahas tentang pembentukan ”aliansi yang melibatkan semua penyedia jasa kesehatan”, dan menandaskan, ”Kita punya kesempatan untuk melancarkan upaya besar-besaran melawan penyakit menular.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahun 2001, WHO mengusulkan ”Strategi Global untuk Pengendalian Kekebalan terhadap Antimikroba”. Dokumen ini menyajikan suatu rencana yang ditujukan kepada para penyedia jasa kesehatan dan masyarakat luas sehubungan dengan ”&lt;i&gt;apa yang hendak dilakukan dan bagaimana melakukannya&lt;/i&gt;”. Strategi itu mencakup mendidik masyarakat tentang bagaimana menghindari penyakit, termasuk menyediakan instruksi kepada mereka tentang cara menggunakan antibiotik dan antimikroba lainnya apabila mereka sampai terinfeksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, para pekerja kesehatan—dokter dan perawat serta orang-orang lain yang bekerja di rumah sakit dan panti werda—didesak untuk mengambil tindakan pencegahan guna menghindari penyebaran infeksi. Sayangnya, penelitian telah mengungkapkan bahwa banyak pakar kesehatan masih lalai mencuci tangan mereka atau mengganti sarung tangan sewaktu berganti pasien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Survei juga telah memperlihatkan bahwa para dokter meresepkan antibiotik yang seharusnya tidak diperlukan. Salah satu alasannya ialah orang-orang mendesak dokter mereka untuk memberikan antibiotik agar cepat sembuh. Maka, dokter menurut saja, sekadar untuk menyenangkan pasien. Sering kali, dokter tidak meluangkan waktu untuk mendidik pasien mereka atau tidak mempunyai sarana untuk mengidentifikasi kuman yang menginfeksi. Selain itu, mereka mungkin meresepkan antibiotik berspektrum luas yang lebih baru, tetapi lebih mahal. Dan, hal ini juga turut menyebabkan problem kebal obat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bidang lain yang disoroti dalam Strategi Global WHO adalah rumah sakit, sistem kesehatan nasional, produsen makanan, perusahaan farmasi, dan badan legislatif. Laporan itu menganjurkan kerja sama di antara mereka semua guna memerangi ancaman global berupa kuman-kuman kebal obat. Tetapi, apakah program demikian akan berhasil?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 13pt; color: rgb(30, 46, 29); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; width: 405px; border-bottom-width: 2px; border-bottom-style: dotted; border-top-color: rgb(253, 239, 131); border-right-color: rgb(253, 239, 131); border-bottom-color: rgb(253, 239, 131); border-left-color: rgb(253, 239, 131); "&gt;Kendala Terhadap Keberhasilan&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Strategi Global WHO menyinggung kendala utama untuk memecahkan problem kesehatan. Kendalanya ialah motif keuntungan—uang. Alkitab mengatakan bahwa cinta akan uang bertanggung jawab terhadap ”segala macam perkara yang mencelakakan”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1ti/chapter_006.htm?bk=1ti;chp=6;vs=9-10;citation#bk9"&gt;1 Timotius 6:9, 10&lt;/a&gt;) WHO mendesak, ”Interaksi dengan industri farmasi harus diperhatikan juga, termasuk kontrol yang sepatutnya terhadap akses wakil penjualan kepada pegawai klinik dan memonitor program pendidikan untuk para penyedia jasa kesehatan yang disponsori industri farmasi.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perusahaan obat telah secara agresif menyajikan produk mereka kepada para dokter. Sekarang, mereka melakukannya langsung kepada publik melalui iklan TV. Tampaknya, hal ini turut menyebabkan penggunaan obat secara berlebihan, yang selanjutnya menjadi faktor utama maraknya kuman yang kebal obat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam bab tentang penggunaan antimikroba pada hewan potong, Strategi Global WHO menyatakan, ”Para dokter hewan di beberapa negeri meraup sampai 40% atau lebih dari pendapatan mereka melalui penjualan obat, maka ada hambatan untuk membatasi penggunaan antimikroba.” Sebagaimana yang terdokumentasikan, kuman-kuman kebal telah muncul dan tumbuh subur karena penggunaan antibiotik yang berlebihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebenarnya, produksi antibiotik memperangahkan. Di Amerika Serikat saja, kira-kira 20 juta kilogram antibiotik diproduksi setiap tahun! Dari total produksi dunia, hanya sekitar setengahnya yang digunakan manusia. Sisanya disemprotkan pada tanaman atau dijadikan pakan hewan. Antibiotik biasanya dicampur dengan pakan untuk hewan potong guna mempercepat pertumbuhan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 13pt; color: rgb(30, 46, 29); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; width: 405px; border-bottom-width: 2px; border-bottom-style: dotted; border-top-color: rgb(253, 239, 131); border-right-color: rgb(253, 239, 131); border-bottom-color: rgb(253, 239, 131); border-left-color: rgb(253, 239, 131); "&gt;Peranan Pemerintah&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Sungguh menarik, Ringkasan Eksekutif Strategi Global WHO menyatakan, ”Sebagian besar tanggung jawab untuk mengimplementasi strategi ini akan diemban oleh tiap-tiap negeri. Pemerintah memiliki peranan penting untuk dijalankan.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesungguhnya, sejumlah pemerintah telah mengembangkan program-program untuk mengendalikan kekebalan terhadap antimikroba, dengan menandaskan kolaborasi di dalam dan di luar batas-batas nasional mereka. Program itu mencakup pemantauan yang lebih baik atas penggunaan antimikroba dan mikroba kebal, pengendalian infeksi yang lebih baik, penggunaan antimikroba secara tepat dalam obat-obatan dan pertanian, penelitian untuk memahami kekebalan, dan pengembangan obat-obatan baru. &lt;i&gt;Report on Infectious Diseases 2000&lt;/i&gt; dari WHO tidak bernada optimis. Mengapa?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan itu menyebutkan ”kurangnya kemauan politis di pihak pemerintah yang prioritasnya mungkin bukan pada kesehatan masyarakat”. Laporan itu menambahkan, ”Penyakit—demikian pula kekebalan—juga tumbuh subur dalam kondisi pergolakan sipil, kemiskinan, migrasi massal, dan degradasi lingkungan tempat sejumlah besar orang terancam penyakit menular.” Sayang sekali, semua ini adalah problem yang tidak pernah sanggup dituntaskan oleh pemerintahan manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akan tetapi, Alkitab memberi tahu tentang sebuah pemerintahan yang tidak hanya akan menuntaskan problem penyebab penyakit tetapi juga melenyapkan penyakit secara keseluruhan. Anda mungkin berpikir bahwa beberapa kuman akan selalu membahayakan, tetapi ada alasan bagus untuk percaya bahwa keadaannya akan jauh lebih baik di masa depan.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt; &lt;/td&gt;&lt;td bgcolor="#FDEF83" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table width="600" cellpadding="2" cellspacing="0" border="0" bgcolor="gray" style="background-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="550" class="appeared" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; "&gt;Appeared in &lt;i&gt;Awake!&lt;/i&gt;  October 22, 2003&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="50" align="right" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="footer" style="width: 600px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 2px; padding-right: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 1em; margin-right: 2px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; font-size: 12px; "&gt;Ebola: CDC/C. Goldsmith; staphylococcus: CDC/Janice Carr; protozoan: Courtesy Dr. Arturo Gonzáles Robles, CINVESTAV, I.P.N. México; ringworm fungus: © Bristol Biomedical Image Archive, University of Bristol&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 1em; margin-right: 2px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; font-size: 12px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm"&gt;Copyright&lt;/a&gt; © 2011 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved. Salinan untuk (&lt;i&gt;e-library&lt;/i&gt;) blog ini © 2011&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-38893531775482351?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/38893531775482351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/38893531775482351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/03/ketika-kuman-tidak-akan-membahayakan.html' title='Ketika Kuman Tidak Akan Membahayakan Siapa Pun'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-4870100288026527492</id><published>2011-02-22T21:06:00.003+07:00</published><updated>2011-03-30T21:06:41.240+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Caranya Menemukan Kasih Sejati'/><title type='text'>Caranya Menemukan Kasih Sejati</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(154, 42, 93); font-size: medium; "&gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats: Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table width="600" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="164" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="164" height="1" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="436" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="436" height="1" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="bottom"&gt;&lt;td colspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;h1 style="font-size: 18px; color: rgb(154, 42, 93); font-family: 'times new roman', times, serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 5px; padding-right: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; "&gt;What Has Happened to Love?&lt;/h1&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/08_01.jpg" width="164" height="20" alt="A bouquet of flowers" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#F1E6F2"&gt;&lt;td valign="bottom" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/08_02.jpg" width="164" height="131" alt="A bouquet of flowers" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;h2 style="font-size: 36px; color: rgb(154, 42, 93); font-family: 'times new roman', times, serif; font-style: italic; text-align: center; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;Caranya Menemukan Kasih Sejati&lt;/h2&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/08_03.jpg" width="164" height="67" alt="A bouquet of flowers" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;p class="intro" style="margin-top: 1em; margin-right: 30px; margin-bottom: 1em; margin-left: 30px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Apa yang dapat Anda lakukan agar dikasihi dan menjadi lebih mudah dikasihi, dan bukan hanya dalam hubungan romantis? Apakah dengan menjadi kaya? Memperbaiki penampilan?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; width: 160px; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200603/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;The Desire to Be Loved&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200603/article_02.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Why True Love Is Hard to Find&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/02/ada-apa-dengan-cinta-sejati.html"&gt;Hasrat Untuk Dikasihi; Mengapa Cinta Sejati SUlit DItemukan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200603/article_03.htm"&gt;How You Can Find True Love&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200607/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;How to Build a Happy Marriage&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20030701/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;How We Learn to Love&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2011/03/bagaimana-kita-belajar-mengasihi.html"&gt;Bagaimana Kita Belajar Mengasihi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20041208/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;How to Make Real Friends&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 15px; margin-right: 11px; margin-bottom: 1em; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;BAIK pria maupun wanita, karena termakan iklan dan terpengaruh media, sering menganggap bahwa hal-hal itulah jalan keluarnya. Tentu, wajar-wajar saja apabila kita memperhatikan penampilan, tetapi kecantikan—yang paling-paling hanya sementara—bukan pengikat untuk hubungan yang langgeng. Kekayaan pun bukan. Yang benar-benar membantu adalah memperlihatkan kasih yang tidak mementingkan diri. ”Praktekkanlah hal memberi, dan kamu akan diberi,” demikian ajaran Yesus. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_006.htm?bk=lu;chp=6;vs=38;citation#bk38"&gt;Lukas 6:38&lt;/a&gt;) Singkatnya: Jika ingin dikasihi, perlihatkanlah kasih.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;Bagaimana caranya? Di bawah bimbingan roh kudus Allah, rasul Paulus menulis jawaban pertanyaan tersebut. Ia menyingkapkan bahwa kasih itu dinamis, tidak ditentukan oleh emosi, tetapi khususnya oleh apa yang dilakukan dan tidak dilakukan bagi orang lain. Perhatikan kata-kata Paulus, ”Kasih itu panjang sabar dan baik hati. Kasih tidak cemburu, tidak membual, tidak menjadi besar kepala, tidak berlaku tidak sopan, tidak memperhatikan kepentingan diri sendiri, tidak terpancing menjadi marah. Kasih tidak mencatat kerugian. Kasih tidak bersukacita karena ketidakadilbenaran, tetapi bersukacita karena kebenaran. Kasih menanggung segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mempunyai harapan akan segala sesuatu, bertekun menanggung segala sesuatu.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1co/chapter_013.htm?bk=1co;chp=13;vs=4-7;citation#bk4"&gt;1 Korintus 13:4-7&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;Bagaimana perasaan Anda apabila ada orang yang ramah kepada Anda atau apabila ia menerima Anda meskipun Anda mungkin mengatakan atau melakukan hal-hal kecil yang menjengkelkan? Tidakkah Anda tertarik kepada orang yang dengan tulus memedulikan Anda, yang tidak gampang marah, mudah mengampuni dan selalu berkata benar sekalipun dalam situasi ketika pengampunan dan kejujuran tidaklah mudah?&lt;/p&gt;&lt;p class="blurb" style="color: rgb(154, 42, 93); font-family: 'times new roman', times, serif; font-style: italic; font-weight: bold; font-size: 19px; margin-top: 30px; margin-right: 30px; margin-bottom: 30px; margin-left: 30px; padding-top: 5px; padding-right: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; border-top-color: rgb(154, 42, 93); border-top-width: 3px; border-top-style: solid; border-bottom-color: rgb(154, 42, 93); border-bottom-width: 3px; border-bottom-style: solid; text-align: center; "&gt;“Lebih bahagia memberi daripada menerima.”—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ac/chapter_020.htm?bk=ac;chp=20;vs=35;citation#bk35"&gt;Acts 20:35&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka, berbuatlah demikian terhadap orang lain. Yesus mengatakan, ”Karena itu, segala sesuatu yang kamu ingin orang lakukan kepadamu, demikian juga harus kamu lakukan kepada mereka.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_007.htm?bk=mt;chp=7;vs=12;citation#bk12"&gt;Matius 7:12&lt;/a&gt;) Tidaklah selalu mudah untuk memperlihatkan kasih, tetapi upaya Anda tidak akan sia-sia. Salah satu manfaatnya, Anda akan lebih dikasihi oleh keluarga, sahabat, teman hidup, atau calon teman hidup. Selain itu, Anda akan merasa bahagia karena melakukan hal yang benar, karena memberi diri Anda untuk orang lain. Ya, ”lebih bahagia memberi daripada menerima”.—Kisah 20:35.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/08a.jpg" width="164" height="170" alt="A young woman showing kindness to an older couple" style="display: block; " /&gt;&lt;p class="cap" style="color: rgb(154, 42, 93); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: 13px; margin-top: 0px; margin-right: 5px; margin-bottom: 5px; margin-left: 5px; "&gt;Jika ingin dikasihi, perlihatkanlah kasih&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 15px; margin-right: 11px; margin-bottom: 1em; "&gt;&lt;h3 style="font-size: 21px; color: rgb(154, 42, 93); margin-top: 0px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Belajar Kasih dari Pribadi yang Paling Tahu&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Yehuwa adalah Allah kasih, pribadi yang paling tahu soal kasih. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1jo/chapter_004.htm?bk=1jo;chp=4;vs=8;citation#bk8"&gt;1 Yohanes 4:8&lt;/a&gt;) Kasih-Nya menggerakkan Dia untuk mengajarkan sifat ini kepada semua yang mau belajar. Perhatikan beberapa contoh prinsip Alkitab yang akan membantu kita mengasihi dan dikasihi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;”Cepat mendengar, lambat berbicara.”&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jas/chapter_001.htm?bk=jas;chp=1;vs=19;citation#bk19"&gt;Yakobus 1:19&lt;/a&gt;) Menurut sebuah survei atas lebih dari 20.000 pasangan, orang yang paling bahagia adalah orang yang teman hidupnya adalah pendengar yang baik. Komunikasi yang baik sangat penting dalam suatu hubungan. Seorang profesor di bidang sosiologi menulis, ”Anda akan merasa kesepian dalam suatu hubungan jika Anda ditemani seseorang yang sama sekali tidak tahu apa yang sedang Anda alami. Atau lebih parah lagi, seseorang yang tahu apa yang Anda alami tetapi yang tidak dapat memahami mengapa kesedihan Anda itu merupakan masalah serius bagi Anda.” Ia menambahkan bahwa sekalipun dua orang memiliki berbagai perbedaan, ”jika salah satu pihak peka terhadap cara pandang Anda dan cara Anda dipengaruhi oleh berbagai pengalaman dalam hidup, maka perbedaan-perbedaan itu pun menjadi tidak penting”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;”Hanya ada tempat yang sempit dalam diri kamu sehubungan dengan kasih sayang yang lembut. . . . Bukalah dirimu lebar-lebar.” &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;(&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2co/chapter_006.htm?bk=2co;chp=6;vs=12-13;citation#bk12"&gt;2 Korintus 6:12, 13&lt;/a&gt;) Banyak manfaatnya apabila kita membuka diri lebar-lebar untuk mengasihi orang lain. Sebuah publikasi dari Fakultas Kedokteran Harvard menyatakan, ”Banyak penelitian telah membuktikan bahwa orang yang menikmati dukungan sosial—yakni hubungan yang menyenangkan bersama keluarga, teman, dan masyarakat—akan lebih bahagia, lebih sehat, dan lebih panjang umur.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;”Biarlah kita memperhatikan satu sama lain untuk saling menggerakkan kepada kasih dan perbuatan yang baik.”&lt;/i&gt; &lt;/b&gt;(&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/heb/chapter_010.htm?bk=heb;chp=10;vs=24-25;citation#bk24"&gt;Ibrani 10:24, 25&lt;/a&gt;) Kita dipengaruhi oleh teman-teman kita. Dengan bergaul bersama orang-orang yang memperlihatkan kasih Kristen yang tulus, Anda bisa secara langsung merasakan sifat ini dan belajar caranya memperlihatkan kasih dalam kehidupan Anda. Saksi-Saksi Yehuwa berupaya memperlihatkan kasih demikian di antara mereka, karena tahu bahwa itulah tanda pengenal murid-murid Yesus yang sejati. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_013.htm?bk=joh;chp=13;vs=35;citation#bk35"&gt;Yohanes 13:35&lt;/a&gt;) Anda dengan hangat diundang untuk menghadiri pertemuan Kristen mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika Anda merasa tidak dikasihi, jangan berkecil hati atau terlalu keras menyalahkan diri. Ingatlah bahwa Yehuwa memperhatikan keadaan Anda. Apakah Anda ingat Lea, yang disebutkan dalam artikel pertama dalam seri ini? Yehuwa memperhatikan keadaannya, dan dia pun dikaruniai enam putra dan satu putri—suatu berkat limpah pada zaman ketika anak-anak dianggap sebagai aset yang sangat berharga! Selain itu, semua putra Lea menjadi leluhur suku-suku di Israel. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_029.htm?bk=ge;chp=29;vs=30-35;citation#bk30"&gt;Kejadian 29:30-35&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_030.htm?bk=ge;chp=30;vs=16-21;citation#bk16"&gt;30:16-21&lt;/a&gt;) Lea tentu merasa amat terhibur karena perhatian Allah yang pengasih!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam dunia baru yang dijanjikan Alkitab, tak seorang pun akan merasa tidak dikasihi. Sebaliknya, kasih sejati akan meliputi seluruh masyarakat manusia. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_011.htm?bk=isa;chp=11;vs=9;citation#bk9"&gt;Yesaya 11:9; 1&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1jo/chapter_004.htm?bk=1jo;chp=4;vs=7-12;citation#bk7"&gt; Yohanes 4:7-12&lt;/a&gt;) Maka, mari kita sekarang menunjukkan bahwa kita ingin berada di sana dengan mengembangkan kasih yang diajarkan dalam Alkitab dan yang telah dipertunjukkan oleh Pengarangnya. Ya, kita menikmati sukacita sejati bukan hanya karena dikasihi, melainkan juga karena memperlihatkan kasih yang tidak mementingkan diri kepada orang lain.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_005.htm?bk=mt;chp=5;vs=46-48;citation#bk46"&gt;Matius 5:46-48&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1pe/chapter_001.htm?bk=1pe;chp=1;vs=22;citation#bk22"&gt;1 Petrus 1:22&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table width="600" cellpadding="2" cellspacing="0" border="0" class="appeared" style="background-color: rgb(51, 51, 51); clear: both; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="550" class="appeared" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;Appeared in &lt;cite style="font-style: italic; "&gt;Awake!&lt;/cite&gt;  March 2006&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="50" align="right" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="footer" style="background-color: rgb(255, 255, 255); width: 600px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 2px; padding-right: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 1em; margin-right: 2px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; font-size: 12px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Copyright&lt;/a&gt; © 2007 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved. &lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;Salinan untuk blog ini &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px; "&gt;© 2011.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-4870100288026527492?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/4870100288026527492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/4870100288026527492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/02/caranya-menemukan-kasih-sejati.html' title='Caranya Menemukan Kasih Sejati'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-586228192562026624</id><published>2011-02-15T06:45:00.007+07:00</published><updated>2011-02-15T07:44:05.690+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bantulah Anak-Anak Anda Bertumbuh Sejahtera'/><title type='text'>Bantulah Anak-Anak Anda Bertumbuh Sejahtera</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: underline; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-color: rgb(230, 236, 249); color: rgb(0, 0, 0); background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Artikel dan Format; Ilustrasi dari Situs Web Resmi &lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: underline; "&gt;Saksi-Saksi Yehuwa&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2011/02/membina-hubungan-emosi-yang-sehat-di.html"&gt;AWAL ARTIKEL&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Penemuan ini hanyalah sedikit gambaran akan kebenaran yang ditulis hampir 2.000 tahun yang lalu, ”Kamu bapak-bapak, janganlah membuat anak-anakmu kesal, agar mereka tidak menjadi patah semangat.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/col/chapter_003.htm?bk=col;chp=3;vs=21;citation#bk21"&gt;Kolose 3:21&lt;/a&gt;) Pastilah, penganiayaan secara lisan dan emosi dari orang-tua mengesalkan anak-anak dan benar-benar dapat mengakibatkan mereka patah semangat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Menurut buku &lt;i&gt;Growing&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Up&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Sad,&lt;/i&gt; belum lama berselang para dokter berpendapat bahwa yang namanya depresi masa kanak-kanak itu tidak ada. Tetapi waktu dan pengalaman membuktikan sebaliknya. Dewasa ini, sumber-sumber menegaskan, depresi masa kanak-kanak diakui keberadaannya dan sama sekali bukan sesuatu yang ganjil. Penyebabnya antara lain adalah penolakan dan perlakuan yang buruk dari orang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;-tua. Sumber-sumber menjelaskan, ”Dalam beberapa kasus, orang-tua terus-menerus mengkritik dan merendahkan sang anak. Dalam kasus lai&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;n, ini hanyalah kekosongan hubungan antara orang-tua dan anak; kasih orang-tua akan si anak tidak pernah dinyatakan. . . . Akibatnya adalah teristimewa tragis pada anak-anak dari orang-tua semacam itu karena bagi seorang anak—dan juga bagi orang dewasa—kasih bagaikan sinar matahari dan air bagi suatu tanaman.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;Melalui kasih orang-tua, jika dinyatakan dengan jelas dan terbuka, anak-anak mempelajari kebenaran yang penting: Anak-anak pantas dikasihi; mereka punya martabat. Banyak orang secara keliru memandang konsep tersebut sebagai bentuk kesombongan, kasih akan diri sendiri melebihi orang lain. Tetapi dalam konteks ini, bukan itu maksudnya. Seorang penulis mengatakan dalam bukunya yang mengulas subjek ini, ”Opini anak Anda akan dirinya sendiri mempengaruhi cara ia memilih teman, cara ia bergaul dengan orang lain, orang macam apa yang ia nika&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;hi, dan seberapa produktif jadinya ia.” Alkitab mengakui betapa pentingnya memiliki pandangan yang seimbang dan tidak mementingkan diri sewaktu ia menyebutkan perintah terbesar yang kedua, ”Engkau harus mengasihi sesamamu &lt;i&gt;seperti&lt;/i&gt; &lt;i&gt;dirimu&lt;/i&gt; &lt;i&gt;sendiri.”&lt;/i&gt;—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_022.htm?bk=mt;chp=22;vs=38-39;citation#bk38"&gt;Matius 22:38, 39&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;Sulit dibayangkan bila orang-tua yang normal hendak menghancurkan sesuatu yang sedemikian penting dan rentan seperti harga diri seorang anak. Jadi, mengapa hal itu sering kali terjadi? Dan bagaimana itu dapat dicegah?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="CENTER" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;&lt;b&gt;Orang-tua&lt;/b&gt; &lt;b&gt;di&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Bawah&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Tekanan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-7ooA5WFC93E/TVnAWDSQELI/AAAAAAAAG34/vWTZm3jnP8Q/s400/p_a17160.jpg" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 210px; height: 210px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5573697498919211186" /&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;ORANG-TUA yang baru mendapat anak sering kali tampak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;sangat antusias. Mereka sangat berminat akan hampir segala sesuatu yang berhubungan dengan bayi mereka. Senyuman pertama, kata pertama, dan langkah pertama sang bayi dianggap peristiwa yang penting. Dengan bersemangat mereka &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;menghujani teman dan sanak saudara dengan cerita dan foto. Tidak diragukan, &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;mereka mengasihi anak mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Namun, dalam beberapa keluarga, tragedi berkembang seraya tahun-tahun berlalu. Kata-kata yang pengasih dari orang-tua berganti dengan kata-kata yang kasar dan kejam; dekapan yang penuh kasih sayang berganti dengan pukulan kemarahan atau tidak ada sentuhan sama sekali; rasa bangga orang-tua berganti dengan kepahitan. ”Seharusnya saya tidak usah punya anak,” kata banyak orang-tua. Dalam keluarga lain, problemnya bahkan lebih buruk—orang-tua tidak memperlihatkan kasih bahkan sewaktu si anak masih bayi! Apa pun kasusnya, apa yang terjadi? Mengapa tidak ada kasih?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;Tentu saja, anak-anak tidak dapat menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan semacam ini. Tetapi itu tidak akan menghentikan mereka dari membuat kesimpulan sendiri. Jauh di lubuk hati, seorang anak mungkin menyimpulkan, ’Jika Mama atau Papa tidak mengasihi saya, pasti ada yang tidak beres dengan saya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt; Pasti saya sangat nakal.’ Ini dapat menjadi keyakinan yang berurat-berakar—yang dapat menyebabkan segala jenis kerusakan sepanjang hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Namun, kenyataannya adalah bahwa orang-tua boleh jadi gagal untuk memperlihatkan kepada anak-anak, kasih yang mereka butuhkan karena beraneka ragam alasan. Harus diakui bahwa orang-tua dewasa ini menghadapi tekanan yang luar biasa besar, beberapa dari antaranya dalam skala yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Bagi orang-tua yang tidak siap menghadapinya dengan tepat, tekanan ini dapat membawa dampak buruk atas kesanggupan mereka sebagai orang-tua. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;Sebuah pepatah kuno yang berhikmat menyatakan, ”Pemerasan [”penindasan”, &lt;i&gt;NW&lt;/i&gt;] membodohkan orang berhikmat.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_007.htm?bk=ec;chp=7;vs=7;citation#bk7"&gt;Pengkhotbah 7:7&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="CENTER" style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;”&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Masa&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Kritis&lt;/b&gt; &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Sulit&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Dihadapi”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Era Utopia. Itulah yang diharapkan orang-orang untuk berkembang dalam aba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;d ini. Bayangkan—tidak ada lagi tekanan ekonomi, kelaparan, kemarau, peperangan! Tetapi harapan semacam itu tak kunjung tergenap. Sebaliknya, dunia dewasa ini malah menjadi sebagaimana yang dinubuatkan oleh seorang penulis Alkitab pada abad pertama Masehi. Ia menulis bahwa pada zaman kita, kita akan menghadapi ”masa kritis yang sulit dihadapi”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2ti/chapter_003.htm?bk=2ti;chp=3;vs=1-5;citation#bk1"&gt;2 Timotius 3:1-5&lt;/a&gt;) Kebanyakan orang-tua pasti setuju akan kata-kata itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;Banyak orang-tua yang baru mendapat anak sering kali terperangah melihat betapa tingginya biaya membesarkan anak dalam dunia dewasa ini. Sering kali, kedua orang-tua harus bekerja di luar rumah hanya untuk mencukupi kebutuhan pokok. Biaya pengobatan, sandang, sekolah, perawatan sehari-hari, dan bahkan pangan serta papan semuanya turut menyumbang pada gelombang tagihan setiap bulan yang mengakibatkan banyak orang-tua merasa kewalahan. Situasi ekonomi ini mengingatkan para pelajar Alkitab akan nubuat dalam Penyingkapan yang memberitahukan di muka akan saat manakala orang-orang akan menghabiskan upah sehari penuh hanya untuk membeli kebutuhan hidup satu hari saja!—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_006.htm?bk=re;chp=6;vs=6;citation#bk6"&gt;Penyingkapan (Wahyu) 6:6&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;Anak-anak tidak dapat diharapkan untuk memahami semua tekanan yang dihadapi orang-tua mereka. Tidak, karena pada dasarnya, anak-anak selalu berkekurangan, lapar akan kasih dan perhatian. Dan tekanan yang diserap oleh mereka dari media massa serta teman-teman sekolah yang memiliki mainan, pakaian, dan barang elektronik paling mutakhir sering kali menyebabkan mereka menekan orang-tua untuk menyediakan apa yang mereka inginkan, dan ini terus bertambah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;Tekanan lain atas orang-tua, yang tampaknya semakin memburuk dewasa ini, adalah sikap memberontak. Menarik, Alkitab menubuatkan meluasnya ketidaktaatan anak-anak terhadap orang-tua sebagai indikasi lain akan zaman kita yang menggelisahkan. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2ti/chapter_003.htm?bk=2ti;chp=3;vs=2;citation#bk2"&gt;2 Timotius 3:2&lt;/a&gt;) Memang, problem disiplin anak bukan sesuatu yang baru. Dan tidak ada orang-tua yang dibenarkan karena menjadikan kenakalan sang anak sebagai dalih untuk memperlakukan dia secara sewenang-wenang. Tetapi tidakkah Anda setuju bahwa orang-tua dewasa ini harus berjuang membesarkan anak dalam sebuah &lt;i&gt;kebudayaan&lt;/i&gt; yang seluruhnya benar-benar bersikap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt; memberontak? Musik populer yang memupuk perasaan marah, memberontak, dan putus asa; acara TV yang melukiskan orang-tua sebagai orang bodoh yang tidak becus dan anak-anak sebagai pahlawan yang cerdas; film yang memuja perilaku yang didorong oleh kekerasan—anak-anak dewasa ini benar-benar dibombardir oleh peng&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;aruh semacam itu. Anak-anak yang menyerap dan meniru kebudayaan yang memberontak ini dapat menyebabkan ketegangan yang luar biasa atas orang-tua mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="CENTER" style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;”&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Tidak&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Memiliki&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Kasih&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Sayang&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Alami”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-4jCzhbQ8Few/TVnAoh6FCCI/AAAAAAAAG4A/5Jl9yWyJiJY/s400/p_1040609.jpg" style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 210px; height: 210px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5573697816376969250" /&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Namun, ada aspek lain dari nubuat klasik yang sama ini yang mengindikasikan masalah yang lebih besar atas keluarga dewasa ini. Nubuat ini mengindikasikan bahwa akan ada banyak orang yang ”tidak memiliki kasih sayang alami”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2ti/chapter_003.htm?bk=2ti;chp=3;vs=3;citation#bk3"&gt;2 Timotius 3:3&lt;/a&gt;) Kasih sayang alami adalah tali pengikat yang mempersatukan keluarga. Dan bahkan orang-orang yang paling skeptis akan nubuat Alkitab mau tidak mau mengakui bahwa pada masa kita terdapat perpecahan yang mengejutkan dalam kehidupan keluarga. Di seluruh dunia, tingkat perceraian membubung. Dalam banyak masyarakat, keluarga dengan orang-tua tunggal dan orang-tua tiri semakin umum dibandingkan dengan keluarga tradisional. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;Orang-tua tunggal dan orang-tua tiri kadang-kadang menghadapi tantangan dan tekanan khusus yang menyulitkan mereka untuk memperlihatkan kepada anak-anak kasih yang mereka butuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Namun, ada dampak yang lebih dalam. Banyak orang-tua zaman sekarang yang dibesarkan dalam rumah tangga yang memiliki sedikit ”kasih sayang alami” atau bahkan tidak ada sama sekali—rumah tangga yang terpecah oleh perzinaan dan perceraian; rumah tangga yang hancur oleh sikap dingin dan kebencian; bahkan barangkali rumah tangga yang sarat dengan penganiayaan lisan, emosi, fisik, atau seksual. Dibesarkan dalam rumah semacam itu tidak hanya berpengaruh pada masa kanak-kanak mereka, tetapi hingga mereka dewasa nantinya. Statistik memberikan gambaran yang suram—orang-tua yang dianiaya semasa kanak-kanak lebih cenderung menganiaya anak-anak mereka sendiri. Pada zaman Alkitab, di antara orang-orang Yahudi terdapat pepatah, ”Ayah-ayah makan buah mentah dan gigi anak-anaknya menjadi ngilu.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/eze/chapter_018.htm?bk=eze;chp=18;vs=2;citation#bk2"&gt;Yehezkiel 18:2&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;Akan tetapi, Allah memberi tahu umat-Nya bahwa mereka sebenarnya tidak perlu mengalami hal-hal seperti itu. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/eze/chapter_018.htm?bk=eze;chp=18;vs=2;citation#bk2"&gt;Yehezkiel 18:3&lt;/a&gt;) Ada satu hal penting yang harus ditandaskan. Apakah segala tekanan atas orang-tua ini secara otomatis menjadikan mereka tidak sanggup memperlakukan anak-anak sendiri dengan pengasih? Sama sekali tidak! Jika Anda adalah orang-tua yang sedang berjuang melawan beberapa tekanan yang disebutkan di atas dan Anda merasa khawatir jangan-jangan Anda tidak akan pernah menjadi orang-tua yang baik, tabahlah! Anda bukan sekadar statistik. Masa lalu Anda tidak secara otomatis menentukan masa depan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;Selaras dengan jaminan Alkitab bahwa perbaikan adalah mungkin, buku &lt;i&gt;Healthy&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Parenting&lt;/i&gt; membuat komentar berikut, ”Bila [Anda] tidak mengambil langkah sadar untuk berperilaku lain dari orang-tua Anda sendiri, pola masa kanak-kanak Anda akan terulang tidak soal Anda menginginkannya atau tidak. Untuk memutuskan siklus ini, Anda harus menyadari adanya pola yang tidak sehat yang Anda lestarikan dan mempelajari cara untuk mengubahnya.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Ya, jika perlu, Anda dapat memutuskan siklus kesewenang-wenangan dalam mengasuh anak! Dan Anda dapat mengatasi tekanan yang sangat menyulitkan Anda dalam mengasuh anak dewasa ini. Tetapi bagaimana caranya? Di mana Anda dapat mempelajari standar mengasuh anak yang paling baik dan paling dapat diandalkan? Artikel kami yang berikutnya akan mengulas perkara ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-align: center;text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm; "&gt; &lt;span  &gt;&lt;b&gt;Bantulah&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Anak-Anak&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Anda&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Bertumbuh&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Sejahtera&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-v5-AT6w4FPU/TVnB9jGKVTI/AAAAAAAAG4I/xTI3i7fZg3w/s400/p_010698.jpg" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 190px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5573699276984964402" /&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;SEHUBUNG&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://www.blogger.com/img/blank.gif" alt="Ukuran huruf" border="0" class="gl_size" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;AN dengan membesarkan anak, banyak orang-tua mencari di sana-sini jawaban-jawaban yang sebenarnya tersedia di rumah mereka sendiri. Begitu banyak keluarga memiliki Alkitab, tetapi buku itu dibiarkan berdebu di rak buku sebaliknya daripada dimanfaatkan dalam mengasuh anak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Memang, banyak orang dewasa ini merasa skeptis untuk menggunakan Alkitab sebagai pedoman dalam kehidupan keluarga. Mereka menolak Alkitab karena menganggapnya ketinggalan zaman, kuno, atau terlalu keras. Tetapi pemeriksaan yang jujur akan menyingkapkan bahwa Alkitab adalah buku yang praktis bagi keluarga. Marilah kita perhatikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="CENTER" style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;&lt;b&gt;Lingkungan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Tepat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Alkitab memberi tahu ayah agar memandang anak-anaknya sebagai ”tunas pohon zaitun sekeliling meja[-nya]”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_128.htm?bk=ps;chp=128;vs=3-4;citation#bk3"&gt;Mazmur 128:3, 4&lt;/a&gt;) Anak pohon yang masih lembut tidak akan tumbuh menjadi pohon yang menghasilkan buah bila tidak digarap dengan saksama, tidak diberi makan, tanah, dan kelembapan yang tepat. Demikian pula, dibutuhkan upaya dan perhatian agar sukses dalam mengasuh anak. Anak-anak membutuhkan lingkungan yang sehat untuk bertumbuh dewasa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Bahan utama untuk menciptakan lingkungan semacam itu adalah kasih—di antara pasangan menikah dan di antara orang-tua dengan anak-anak. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/eph/chapter_005.htm?bk=eph;chp=5;vs=33;citation#bk33"&gt;Efesus 5:33&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/tit/chapter_002.htm?bk=tit;chp=2;vs=4;citation#bk4"&gt;Titus 2:4&lt;/a&gt;) Banyak anggota keluarga mengasihi satu sama lain tetapi tidak merasakan perlunya &lt;i&gt;menyatakan&lt;/i&gt; kasih semacam itu. Namun, pikirkanlah: Dapatkah dikatakan bahwa Anda memiliki komunikasi dengan seorang teman jika Anda menulis surat kepadanya tapi surat itu tidak pernah diberi alamat, perangko, atau dikirim? Demikian pula, Alkitab memperlihatkan bahwa kasih sejati jauh melebihi sekadar perasaan yang menghangatkan hati; kasih tercermin dari kata-kata dan tindakan. (Bandingkan &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_014.htm?bk=joh;chp=14;vs=15;citation#bk15"&gt;Yohanes 14:15&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1jo/chapter_005.htm?bk=1jo;chp=5;vs=3;citation#bk3"&gt;1 Yohanes 5:3&lt;/a&gt;.) Allah memberikan teladan dengan menyatakan kasih-Nya kepada Putra-Nya dengan kata-kata, ”Inilah Putraku, yang dikasihi, yang telah aku perkenan.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_003.htm?bk=mt;chp=3;vs=17;citation#bk17"&gt;Matius 3:17&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="CENTER" style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;&lt;b&gt;Pujian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Bagaimana orang-tua dapat memperlihatkan kasih semacam itu kepada anak-anak mereka? Sebagai langkah awal, &lt;i&gt;carilah&lt;/i&gt; &lt;i&gt;hal-hal&lt;/i&gt; &lt;i&gt;yang&lt;/i&gt; &lt;i&gt;baik.&lt;/i&gt; Sangat mudah untuk mendapati kesalahan pada anak-anak. Ketidakmatangan, kurangnya pengalaman, dan sikap mementingkan diri akan terlihat dalam banyak cara, hari demi hari. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_022.htm?bk=pr;chp=22;vs=15;citation#bk15"&gt;Amsal 22:15&lt;/a&gt;) Tetapi mereka juga melakukan banyak perkara baik setiap hari. Yang mana yang akan Anda perhatikan? Allah tidak terus memikirkan kesalahan-kesalahan kita tetapi mengingat hal-hal baik yang kita lakukan. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_130.htm?bk=ps;chp=130;vs=3;citation#bk3"&gt;Mazmur 130:3&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/heb/chapter_006.htm?bk=heb;chp=6;vs=10;citation#bk10"&gt;Ibrani 6:10&lt;/a&gt;) Kita seharusnya berurusan dengan anak-anak kita dengan cara yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Seorang pria muda berkomentar, ”Seumur hidup, saya tidak pernah mengingat adanya pujian dalam bentuk apa pun—baik untuk prestasi di rumah atau di sekolah.” Orang-tua, jangan abaikan kebutuhan vital dari anak-anak Anda ini! Semua anak seharusnya mendapat pujian secara teratur atas perkara-perkara baik yang mereka lakukan. Itu akan mengurangi risiko mereka bertumbuh besar dengan ”patah semangat”, merasa yakin bahwa tidak satu pun yang mereka lakukan yang cukup baik.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/col/chapter_003.htm?bk=col;chp=3;vs=21;citation#bk21"&gt;Kolose 3:21&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="CENTER" style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;&lt;b&gt;Komunikasi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Cara lain untuk menyatakan kasih kepada anak-anak Anda adalah dengan mengikuti nasihat &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jas/chapter_001.htm?bk=jas;chp=1;vs=19;citation#bk19"&gt;Yakobus 1:19&lt;/a&gt;, ”Cepat mendengar, lambat berbicara, lambat murka.” Apakah Anda membiarkan anak-anak Anda berbicara dengan bebas dan Anda &lt;i&gt;benar-benar&lt;/i&gt; &lt;i&gt;mendengarkan&lt;/i&gt; apa yang mereka katakan? Jika anak-anak Anda tahu bahwa Anda akan menguliahi mereka bahkan sebelum mereka selesai berbicara atau bahwa Anda akan marah sewaktu mengetahui bagaimana perasaan mereka sebenarnya, maka boleh jadi mereka akan menyimpan perasaan mereka sendiri. Tetapi jika mereka tahu bahwa Anda akan benar-benar mendengarkan, mereka akan lebih leluasa untuk bersikap terbuka dengan Anda.—Bandingkan &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jas/chapter_001.htm?bk=jas;chp=1;vs=19;citation#bk19"&gt;Amsal 20:5&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Namun, bagaimana jika mereka mengungkapkan perasaan yang Anda tahu adalah salah? Inikah saatnya untuk menanggapi dengan marah, menguliahi, atau memberikan disiplin? Memang, luapan kemarahan yang kekanak-kanakan dapat menyulitkan Anda untuk ”lambat berbicara, lambat murka”. Tetapi perhatikan lagi teladan Allah dengan anak-anak-Nya. Apakah ia menciptakan suasana yang mengerikan, sehingga anak-anak-Nya takut memberi tahu dia bagaimana perasaan mereka sebenarnya? Tidak! &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_062.htm?bk=ps;chp=62;vs=8;citation#bk8"&gt;Mazmur 62:8&lt;/a&gt; mengatakan, ”Percayalah kepada [Allah] setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="10" bg=""&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;h3 align="center" style="color: rgb(153, 51, 51); "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;Bagaimana Membantu Anak-anak berkembang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;Sediakan lingkungan yang aman di dalamnya mereka merasa dikasihi dan dibutuhkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;Pujilah mereka dengan tarur. Dengan spesifik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;Jadilah pendengar yang baik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;Berhentilah sejenak bila amarah meluap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;Tetapkanlah batas-batas yang jelas, dan konsisten &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;Sesuaikan disiplin dengan kebutuhan setiapanak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;Jangan mengharapkan hal yang tidak masuk akal dari anak anda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; "&gt;Perihalah kebutuhan rohani melalui pelajaran Firman Allah secara teratur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Jadi sewaktu Abraham merasa khawatir akan keputusan Allah untuk membinasakan kota Sodom dan Gomora, ia tidak ragu-ragu untuk mengatakan kepada Bapak surgawinya, ”Jauhlah kiranya dari pada-Mu untuk berbuat demikian . . . Masakan Hakim segenap bumi tidak menghukum dengan adil?” Allah tidak menghardik Abraham; Ia mendengarkannya dan menenteramkan rasa takutnya. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_018.htm?bk=ge;chp=18;vs=20-33;citation#bk20"&gt;Kejadian 18:20-33&lt;/a&gt;) Allah luar biasa sabar dan lembut, bahkan sewaktu anak-anak-Nya mencurahkan perasaan yang benar-benar tidak dapat dibenarkan dan tidak masuk akal.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jon/chapter_003.htm?bk=jon;chp=3;vs=10;citation#bk10"&gt;Yunus 3:10&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/akitab/jon/chapter_003.htm?bk=jon;chp=3;vs=10;citation#bk10"&gt;–4:11&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Demikian pula, orang-tua harus menciptakan suasana yang di dalamnya anak-anak merasa aman untuk mengungkapkan perasaan-perasaan mereka yang paling dalam, tidak soal seberapa menggelisahkan perasaan-perasaan ini. Jadi bila anak Anda mengeluarkan luapan perasaan dengan bernafsu, dengarkanlah. Sebaliknya daripada memarahi, kenalilah perasaan sang anak dan timbalah alasannya. Misalnya, Anda mungkin mengatakan, ’Kelihatan kamu sedang marah dengan si Anu. Maukah kamu memberi tahu saya apa yang terjadi?’&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="CENTER" style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;&lt;b&gt;Mengendalikan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Kemarahan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Tentu saja, tidak ada orang-tua yang sesabar Yehuwa. Dan tentu saja anak-anak dapat menguji seberapa jauh kesabaran orang-tua mereka. Jika sewaktu-waktu Anda merasa marah terhadap anak-anak Anda, jangan khawatir bahwa ini akan menjadikan Anda orang-tua yang buruk. Adakalanya, Anda dapat dibenarkan untuk merasa marah. Allah sendiri dapat dibenarkan sewaktu merasa marah terhadap anak-anak-Nya, bahkan beberapa anak yang sangat dikasihi-Nya. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ex/chapter_004.htm?bk=ex;chp=4;vs=14;citation#bk14"&gt;Keluaran 4:14&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/de/chapter_034.htm?bk=de;chp=34;vs=10;citation#bk10"&gt;Ulangan 34:10&lt;/a&gt;) Namun, Firman-Nya mengajar kita untuk mengendalikan kemarahan kita.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/eph/chapter_004.htm?bk=eph;chp=4;vs=26;citation#bk26"&gt;Efesus 4:26&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Bagaimana? Kadang-kadang berhenti sejenak dapat membantu meredakan kemarahan Anda. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_017.htm?bk=pr;chp=17;vs=14;citation#bk14"&gt;Amsal 17:14&lt;/a&gt;) Dan ingatlah, &lt;i&gt;Anda&lt;/i&gt; &lt;i&gt;berurusan&lt;/i&gt; &lt;i&gt;dengan&lt;/i&gt; &lt;i&gt;seorang&lt;/i&gt; &lt;i&gt;anak!&lt;/i&gt; Jangan harapkan mereka akan berperilaku dewasa atau berpikir secara matang. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1co/chapter_013.htm?bk=1co;chp=13;vs=11;citation#bk11"&gt;1 Korintus 13:11&lt;/a&gt;) Memahami mengapa anak Anda bertindak dengan cara tertentu dapat menyurutkan kemarahan Anda. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_019.htm?bk=pr;chp=19;vs=11;citation#bk11"&gt;Amsal 19:11&lt;/a&gt;) Jangan pernah melupakan perbedaan yang sangat besar antara melakukan kenakalan dan berperilaku nakal. Memaki seorang anak dan menjuluki nakal dapat menyebabkan si anak bertanya-tanya, ’Jadi untuk apa mencoba menjadi anak baik?’ Tetapi dengan penuh kasih mengoreksi seorang anak akan membantunya untuk melakukan lebih baik di lain waktu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="10"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;th bg=""&gt;&lt;span &gt;&lt;b&gt;Lebih Maju dari Zamannya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="400" bg=""&gt;&lt;span &gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PRINSIP-PRINSIP Alkitab membantu bangsa Israel purba menikmati standar kehidupan keluarga yang jauh lebih unggul daripada standar bangsa-bangsa di sekeliling mereka. Sejarawan Alfred Edersheim mengomentari, ”Di luar perbatasan Israel, dapat dikatakan hampir tidak ada yang namanya kehidupan keluarga, atau bahkan keluarga itu sendiri, dalam pengertian kita sekarang.” Misalnya, di antara orang-orang Romawi purba, hukum memberikan kekuasaan absolut dalam keluarga kepada ayah. Ia dapat menjual anak-anaknya ke dalam perbudakan, mempekerjakan mereka sebagai buruh, atau bahkan mengeksekusi mereka—tanpa hukuman apa pun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Beberapa orang Romawi menganggap orang Yahudi aneh karena memperlakukan anak-anak mereka dengan lembut. Bahkan, sejarawan Romawi pada abad pertama, Tacitus, menulis karangan yang penuh kebencian terhadap orang Yahudi, dengan mengatakan bahwa kebiasaan mereka ”benar-benar sesat dan menjijikkan”. Akan tetapi, ia mengakui, ”Adalah kejahatan di antara mereka untuk membunuh bayi yang baru lahir.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Alkitab menyediakan standar yang luhur. Alkitab mengajar orang-orang Yahudi bahwa anak-anak itu berharga—bahkan harus dianggap sebagai warisan dari Allah sendiri—dan harus diperlakukan dengan sepatutnya. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_127.htm?bk=ps;chp=127;vs=3;citation#bk3"&gt;Mazmur 127:3&lt;/a&gt;) Bukti menunjukkan bahwa banyak orang Yahudi yang hidup menurut nasihat semacam itu. Bahkan bahasa mereka menyingkapkan keterkaitan ini. Edersheim mengamati bahwa selain kata putra dan putri, bahasa Ibrani kuno memiliki sembilan kata yang memaksudkan anak-anak, masing-masing digunakan untuk tahap yang berlainan dalam kehidupannya. Misalnya, ada kata untuk anak yang masih menyusu dan kata untuk anak yang telah disapih. Untuk anak-anak yang lebih tua, ada kata yang menyiratkan bahwa mereka menjadi tegap dan kuat. Dan bagi remaja yang beranjak dewasa, ada kata yang secara harfiah berarti ’membebaskan diri’. Edersheim mengomentari, ”Tidak ada keraguan, orang-orang yang sedemikian serius mengamati kehidupan anak-anak sehingga memberikan istilah yang bersifat melukiskan untuk setiap tahap perkembangan anak, pastilah sangat akrab dan menyukai anak-anak mereka.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;h2 style="color: rgb(153, 51, 51); "&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="CENTER" style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;&lt;b&gt;Memelihara&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Ketertiban&lt;/b&gt; &lt;b&gt;dan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Respek&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Mengajari anak-anak kesadaran akan ketertiban dan respek adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi orang-tua. Dalam dunia yang serbaboleh dewasa ini, banyak orang bahkan meragukan apakah benar untuk menaruh pembatasan atas anak-anak mereka. Alkitab menjawab, ”Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_029.htm?bk=pr;chp=29;vs=15;citation#bk15"&gt;Amsal 29:15&lt;/a&gt;) Beberapa orang bersikap anti terhadap kata ”tongkat”, berpikir bahwa itu mengartikan semacam bentuk penganiayaan anak. Tetapi sebenarnya bukan demikian halnya. Kata Ibrani untuk ”tongkat” mengacu kepada semacam tongkat penuntun, seperti yang digunakan oleh gembala untuk membimbing—bukan menyerang—domba-dombanya. Jadi tongkat memaksudkan disiplin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Dalam Alkitab, mendisiplin khususnya berarti mengajar. Itulah sebabnya mengapa buku Amsal mengatakan sebanyak empat kali, ’dengarkanlah didikan [”disiplin”, &lt;i&gt;NW&lt;/i&gt;]’. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_001.htm?bk=pr;chp=1;vs=8;citation#bk8"&gt;Amsal 1:8&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_004.htm?bk=pr;chp=4;vs=1;citation#bk1"&gt;4:1&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_008.htm?bk=pr;chp=8;vs=33;citation#bk33"&gt;8:33&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_019.htm?bk=pr;chp=19;vs=27;citation#bk27"&gt;19:27&lt;/a&gt;) Anak-anak harus mengetahui bahwa melakukan apa yang benar akan mendatangkan imbalan dan bahwa melakukan apa yang salah mendatangkan konsekuensi yang buruk. Hukuman dapat membantu mencamkan teguran atas perilaku yang salah, demikian pula imbalan—seperti pujian—dapat memperkuat perilaku yang baik. (Bandingkan &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/de/chapter_011.htm?bk=de;chp=11;vs=26-28;citation#bk26"&gt;Ulangan 11:26-28&lt;/a&gt;.) Orang-tua sebaiknya meniru teladan Allah dalam hal memberikan hukuman, karena Ia memberi tahu umat-Nya bahwa Ia akan menghajar mereka ”sampai &lt;i&gt;taraf&lt;/i&gt; &lt;i&gt;yang&lt;/i&gt; &lt;i&gt;patut”.&lt;/i&gt; (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jer/chapter_046.htm?bk=jer;chp=46;vs=28;citation#bk28"&gt;Yeremia 46:28&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;NW&lt;/i&gt;) Beberapa anak hanya membutuhkan beberapa kata yang keras untuk menegur mereka. Yang lainnya membutuhkan tindakan yang lebih tegas. Tetapi menghajar ”sampai taraf yang patut” tidak akan pernah mencakup hal-hal yang dapat mencelakakan si anak secara emosi atau fisik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Disiplin yang seimbang hendaknya mencakup mengajar anak-anak tentang batas-batas. Banyak dari batas-batas ini didefinisikan dengan jelas dalam Firman Allah. Alkitab mengajarkan respek akan batas di sekitar tanah milik pribadi. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/de/chapter_019.htm?bk=de;chp=19;vs=14;citation#bk14"&gt;Ulangan 19:14&lt;/a&gt;) Alkitab menetapkan batas-batas fisik, menetapkan bahwa mencintai kekerasan atau dengan sengaja mencelakakan orang lain adalah salah. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_011.htm?bk=ps;chp=11;vs=5;citation#bk5"&gt;Mazmur 11:5&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_007.htm?bk=mt;chp=7;vs=12;citation#bk12"&gt;Matius 7:12&lt;/a&gt;) Alkitab menetapkan batas-batas seksual, mengutuk inses. (Imamat 18:6-18) Alkitab bahkan mengakui batas-batas pribadi dan emosi, melarang kita memanggil seseorang dengan nama yang menghina atau menggunakan bentuk caci maki yang lain. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_005.htm?bk=mt;chp=5;vs=22;citation#bk22"&gt;Matius 5:22&lt;/a&gt;) Mengajarkan tentang batas-batas ini kepada anak-anak—baik melalui kata-kata maupun teladan—adalah penting guna menciptakan lingkungan keluarga yang sehat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Kunci lain untuk mempertahankan ketertiban dan respek dalam keluarga terletak pada pemahaman akan peranan dalam keluarga. Dalam banyak keluarga dewasa ini, peranan semacam itu kabur atau kacau. Dalam beberapa keluarga, orang-tua mempercayakan masalah yang membebani kepada seorang anak, padahal anak tersebut tidak diperlengkapi untuk menanganinya. Dalam keluarga lain, anak-anak diizinkan menjadi diktator kecil, membuat keputusan untuk seluruh keluarga. Hal-hal semacam itu adalah salah dan mencelakakan. Orang-tua dituntut untuk menyediakan kebutuhan anak-anak kecil mereka—baik secara fisik, emosi, atau rohani—bukan sebaliknya. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2co/chapter_012.htm?bk=2co;chp=12;vs=14;citation#bk14"&gt;2 Korintus 12:14&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1ti/chapter_005.htm?bk=1ti;chp=5;vs=8;citation#bk8"&gt;1 Timotius 5:8&lt;/a&gt;) Pertimbangkan contoh Yakub, yang menyesuaikan kecepatan langkah segenap keluarganya dan sekelilingnya sehingga tidak membebani yang masih kecil. Ia membatasi keterbatasan mereka dan bertindak sesuai dengannya.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_033.htm?bk=ge;chp=33;vs=13-14;citation#bk13"&gt;Kejadian 33:13, 14&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="CENTER" style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;span  &gt;&lt;b&gt;Memperhatikan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Kebutuhan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Rohani&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Tidak ada yang lebih vital bagi lingkungan keluarga yang sehat selain kerohanian. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_005.htm?bk=mt;chp=5;vs=3;citation#bk3"&gt;Matius 5:3&lt;/a&gt;) Anak-anak memiliki kapasitas kerohanian yang besar. Mereka mempunyai segudang pertanyaan: Mengapa kita ada? Siapa yang membuat bumi dan binatang, pohon, serta samudranya? Mengapa orang-orang meninggal? Apa yang terjadi setelah itu? Mengapa perkara-perkara yang buruk menimpa orang-orang yang baik? Pertanyaannya seolah-olah tiada habisnya. Sering kali, orang-tualah yang memilih untuk tidak memikirkan perkara-perkara semacam itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Alkitab mendesak orang-tua agar menggunakan waktu untuk memberikan pelatihan rohani kepada anak-anak mereka. Alkitab melukiskan pelatihan semacam ini dengan ungkapan yang hangat yakni percakapan yang berkesinambungan antara orang-tua dan anak-anak. Orang-tua dapat mengajar anak-anak mereka mengenai Allah dan Firman-Nya sewaktu mereka berjalan bersama-sama, duduk di rumah bersama-sama, di tempat tidur—kapan saja mungkin.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/de/chapter_006.htm?bk=de;chp=6;vs=6-7;citation#bk6"&gt;Ulangan 6:6, 7&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/eph/chapter_006.htm?bk=eph;chp=6;vs=4;citation#bk4"&gt;Efesus 6:4&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span  &gt;Alkitab tidak hanya merekomendasikan acara rohani semacam itu. Alkitab juga menyediakan materi-materi yang dibutuhkan. Bagaimanapun juga, bagaimana Anda akan menjawab pertanyaan anak-anak yang disebutkan di atas? Alkitab memuat jawaban-jawabannya. Jawaban-jawaban yang jelas, yang menarik, dan memberikan banyak sekali harapan dalam dunia yang tanpa harapan ini. Lebih baik lagi, berpegang erat pada hikmat Alkitab dapat memberikan jangkar yang paling kokoh kepada anak-anak Anda, bimbingan yang paling dapat diandalkan dalam masa-masa yang membingungkan dewasa ini. Berikanlah itu kepada mereka, dan mereka benar-benar akan bertumbuh sejahtera—sekarang dan menuju masa depan. Sumber: &lt;i&gt;g&lt;/i&gt;IN-8/8/97&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-586228192562026624?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/586228192562026624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/586228192562026624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/02/bantulah-anak-anak-anda-bertumbuh.html' title='Bantulah Anak-Anak Anda Bertumbuh Sejahtera'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-7ooA5WFC93E/TVnAWDSQELI/AAAAAAAAG34/vWTZm3jnP8Q/s72-c/p_a17160.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-8839629186658074967</id><published>2011-02-11T15:03:00.005+07:00</published><updated>2011-02-11T16:44:47.310+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menjaga Stres Tetap Terkendali'/><title type='text'>Menjaga Stres Tetap Terkendali</title><content type='html'>&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats; Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="width: 600px; background-color: rgb(255, 255, 255); padding-bottom: 1em; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;div class="title" style="background-image: url(http://www.watchtower.org/images/201006/bg_title.jpg); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; height: 200px; min-height: 200px; margin-bottom: 1.5em; background-position: initial initial; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006/01.jpg" height="200" width="164" alt="A woman enjoying nature" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; float: left; " /&gt;&lt;h1 style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 34px; margin-top: 0px; margin-right: 50px; margin-bottom: 0px; margin-left: 164px; padding-top: 30px; "&gt;Kelegaan dari Stes&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Caranya?&lt;/em&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; width: 160px; float: left; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; "&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;li style="list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Stress—A Serious Health Threat&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_02.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Stress—What It Does to Us&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/02/stres-sebuah-ancaman-serius.html"&gt;Stres&lt;span class="Apple-style-span"&gt;—&lt;/span&gt;Ancaman Serius atas Kesehatan &amp;amp; Dampaknya Atas Kita&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_03.htm"&gt;Keeping Stress Under Control&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;h2 style="font-family: Tahoma, Arial, sans-serif; font-size: 1.75em; "&gt;MENJAGA&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-size: 35px; color: rgb(107, 148, 67); "&gt;STRES&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;TETAP TERKENDALI&lt;/h2&gt;&lt;p class="intro" style="color: rgb(107, 148, 67); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 1.12em; margin-right: 30px; margin-bottom: 1.12em; margin-left: 30px; "&gt;Alkitab mengatakan bahwa "Akan datang masa kritis yang sulit dhadapi".  Boleh jadi Anda setuju bahwa kita sekarang hidup pada masa yang penuh degan stres.—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2ti/chapter_003.htm?bk=2ti;chp=3;vs=1;citation#bk1"&gt;2 Timotius 3:1&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;,&lt;cite&gt;The Amplified Bible.&lt;/cite&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;ANDA tentu tahu betul, bahwa lebih mudah memadamkan api kecil daripada lautan api yang berkobar-kobar. Demikian pula, sedikit stres lebih mudah dikendalikan daripada stres yang telah bertumpuk sekian lama. Seorang dokter mengatakan bahwa "sangatlah penting untuk memprioritaskan kebiasaan untuk mengelola stres setiap hari meskipun kita sibuk.”&lt;a name="fnt1_src" href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_03.htm#fnt1" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;*&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;em&gt;Kebiasaan mengelola stres setiap hari &lt;/em&gt;mempunyai tujuan ganda. Pertama, hal itu membantu kita mengurangi pemicu stres yang memang dapat dikurangi. Dan, yang kedua, hal itu dapat membantu kita mengendalikan respons terhadap stres yang memang tidak dapat dihindari.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Apakah Alkitab menyediakan petunjuk yang dapat membantu kita mengatasi stres?&lt;/p&gt;&lt;h3 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 1.3em; border-bottom-width: 5px; border-bottom-style: solid; border-bottom-color: rgb(107, 148, 67); padding-bottom: 2px; "&gt;Kebenaran dalam Alkitab Sangat Penting&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Dengan menyerap kebenaran dari halaman-halaman Alkitab, kita dapat memperoleh buah pikiran yang menyegarkan dan menguatkan dari Pencipta kita. Firman Allah adalah sumber bimbingan yang sangat berharga. Sebenarnya, Alkitab memuat banyak kebenaran rohani yang dapat meredakan stres! Kebenaran itu dapat membantu kita agar tidak sampai "guncang atau menjadi gentar"dan agar bisa berhasil mengatasi stres setiap hari.—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jos/chapter_001.htm?bk=jos;chp=1;vs=7-9;citation#bk7"&gt;Yosua 1:7-9&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Alkitab membantu kita mengurangi stres secara menakjubkan dengan meyakinkan kita bahwa Bapak Surgawi kita, Yehuwa, "sangat lembut dalam kasih sayang dan berbelaskasihan.” (&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jas/chapter_005.htm?bk=jas;chp=5;vs=11;citation#bk11"&gt;Yakubus 5:11&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;) Patricia, yang bekerja sebagai profesor di sebuah universitas di Kalifornia, menjelaskan, ”Satu hal yang telah banyak membantu saya adalah memikirkan kehendak Allah dan hal-hal menakjubkan yang sedang ia laksanakan.”&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="left" style="float: left; width: 164px; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006/07.jpg" height="200" width="164" alt="A man talking with workmates" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: bold; margin-top: 5px; margin-right: 5px; margin-bottom: 5px; margin-left: 5px; "&gt;Menyediakan waktu untuk berkomunikasi penting untuk menghadapi stres&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Bayangkan bagaimana kata-kata dan sikap lembut Yesus Kristus di masa lampau menyegarkan para pendengarnya yang tertindas dan stres.  “Marilah kepadaku, kamu semua yang berjerih lelah dan dibebani tanggungan yang berat,” katanya menghimbau, “dan aku akan menyegarkan kamu" secara rohani [&lt;em&gt;i.e., spiritual refreshment&lt;/em&gt;].”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_03.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Matthew 11:28-30&lt;/a&gt;, &lt;cite&gt;The New Testament—An Understandable Version;&lt;/cite&gt; brackets theirs.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Selaras dengan kata-katanya, Yesus tidak kasar. Sebaliknya, ia peduli terhadap kebutuhan emosi dan fisik murid-muridnya, bahkan mengatur agar mereka beristirahat dari rutinitas pengabaran yang padat. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_03.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Markus 6:30-32&lt;/a&gt;) Kita dapat yakin bahwa Yesus, yang sekarang adalah Raja Surgawi, menunjukan empati yang lembut kepada kita sewaktu kita mengalami stres yang melemahkan. Dengan penuh belas kasihan ia membantu kita dengan menyediakan  “pertolongan pada waktu yang tepat.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_03.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Ibrani 2:17, 18&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_03.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;4:16&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 1.3em; border-bottom-width: 5px; border-bottom-style: solid; border-bottom-color: rgb(107, 148, 67); padding-bottom: 2px; "&gt;Komunikasi yang Baik Dapat Membantu&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Komunikasi yang baik adalah salah satu sarana yang penting untuk mengelola stres dengan efektik. Alkitab mengajarkan: “Rencana-rencana gagal apabila tidak ada pembicaraan konfidensial, tetapi terlaksana dengan banyaknya penasihat.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_03.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Amsal 15:22&lt;/a&gt;) Karena itu, banyak orang mendapati bahwa berbicara dengan pasangan hidup, sahabat, atau kolega bisa sangat mengurangi stres.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Bentuk “pembicaraan konfidensial yang paling penting dan bermanfaat, serta mudah dilakukan adalah berdoa kepada Allah. Dengan berdoa secara teratur kita dapat dibantu untuk menghindari ”kekhawatiran akan apa pun". Banyak orang mengalami bahwa dengan mengandalkan doa, mereka dibantu untuk memperoleh "kedamaian dari Allah, yang lebih unggul daripada segala akal". Selaras dengan janji Alkitab, "hati dan kekuatan mental" orang-orang tersebut telah dilindungi.—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/php/chapter_004.htm?bk=php;chp=4;vs=6-7;citation#bk6"&gt;Filipi 4:6, 7&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;; &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_014.htm?bk=pr;chp=14;vs=30;citation#bk30"&gt;Amsal 14:30&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Sebuah karya referensi mengenai stres mengatakan bahwa "orang yang mempunyai banyak teman yang memberi dukungan cenderung lebih berhasil menghadapi stres dan lebih sehat secara mental ketimbang orang-orang yang mencoba melakukan segala sesuatu sendiri.” Tidak ada kelompok pendukung yang lebih baik daripada yang dimiliki orang-orang yang menyembah Allah yang benar, Yehuwa. Dalam mengikuti nasihat Alkitab, mereka secara teratur mengadakan pertemuan bersama dan saling menganjurkan. (&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/heb/chapter_010.htm?bk=heb;chp=10;vs=24-25;citation#bk24"&gt;Ibrani 10:24, 25&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;) “Kadang-kadang saya bekerja berjam-jam dan mengalami banyak stres ," kata seorang hadirin pertemuan itu. "Namun, setelah saya datang ke pertemuan itu, saya mengalami bahwa pada waktu doa penutup, stres itu seudah berlalu dan saya disegarkan.”&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="left" style="float: left; width: 164px; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006/07a.jpg" height="200" width="164" alt="A couple laughing" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: bold; margin-top: 5px; margin-right: 5px; margin-bottom: 5px; margin-left: 5px; "&gt;Memupuk sifat-sifat yang saleh membantu mengurangi stres&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Dalam mengatasi stres, jangan abaikan manfaat dari perasaan humor. &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_003.htm?bk=ec;chp=3;vs=4;citation#bk4"&gt;Penghotbah 3:4&lt;/a&gt; mengatakan bahwa ada "waktu untuk menangis dan waktu untuk tertawa". Tertawa itu menyegarkan dan menyehatkan karena, seperti dijelaskan oleh seorang doktor, "tubuh kita menghasilkan endorfin dan menekan produksi adrenalin pada waktu kita tertawa". Seorang istri berkomentar, "Pada situasi-situasi yang menegangkan, suami saya akan mengatakan atau melakukan sesuatu yang lucu, dan hal itu benar-benar membantu.”&lt;/p&gt;&lt;h3 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 1.3em; border-bottom-width: 5px; border-bottom-style: solid; border-bottom-color: rgb(107, 148, 67); padding-bottom: 2px; "&gt;Sifat-Sifat yang Mengurangi Stres&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Alkitab menganjurkan kita untuk memiliki sifat-sifat yang dapat mengurangi stres. Ini mencakup "kasih, sukacita, damai, kepanjangsabaran, kebaikan hati, kebaikan, iman, kelemahlembutan, [dan] pengendalian diri.” Selain itu, Alkitab mendesak kita untuk menghindari kebencian dan kemarahan dan murka dan teriakan serta cacian.” Lalu, menambahkan, "Hendaklah kamu baik hati seorang kepada yang lain, dengan lapang hati mengampuni satu sama lain.”—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ga/chapter_005.htm?bk=ga;chp=5;vs=22-23;citation#bk22"&gt;Galatia 5:22, 23&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/eph/chapter_004.htm?bk=eph;chp=4;vs=31-32;citation#bk31"&gt;Ephesians 4:31, 32&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Seorang dokter menjelaskan manfaat menerapkan pengajran Alkitab itu, khususnya di dunia dewasa ini. "Memperlakukan orang lain dengan penuh respek," katanya, "sangat membantu meredakan stres." Alkitab juga membantu kita mengembangkan kesahajaan, yang artinya bersahaja dalam menilai kemampuan kita..—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mic/chapter_006.htm?bk=mic;chp=6;vs=8;citation#bk8"&gt;Micah 6:8&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="box" style="margin-top: 0px; margin-right: 50px; margin-bottom: 0px; margin-left: 50px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-width: 3px; border-right-width: 3px; border-bottom-width: 3px; border-left-width: 3px; border-top-color: rgb(0, 0, 0); border-right-color: rgb(0, 0, 0); border-bottom-color: rgb(0, 0, 0); border-left-color: rgb(0, 0, 0); padding-top: 0px; padding-right: 10px; padding-bottom: 1.12em; padding-left: 10px; height: 1px; min-height: 1px; "&gt;&lt;h4 style="color: rgb(107, 148, 67); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 1em; text-align: center; margin-top: 0.75em; "&gt;BEBERAPA CARA UNTUK MENGURANGI STRES&lt;/h4&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;li style="list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; "&gt;Jangan harapkan kesempurnaan dari diri Anda atau orang lain.—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_007.htm?bk=ec;chp=7;vs=16;citation#bk16"&gt;Ecclesiastes 7:16&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; "&gt;Tetapkan prioritas yang tepat.—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/php/chapter_001.htm?bk=php;chp=1;vs=10-11;citation#bk10"&gt;Philippians 1:10, 11&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; "&gt;Berolahragalah secara teratur.—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitabe/1ti/chapter_004.htm?bk=1ti;chp=4;vs=8;citation#bk8"&gt;1 Timothy 4:8&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; "&gt;Nikmatilah ciptaan Yehuwa.—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_092.htm?bk=ps;chp=92;vs=4-5;citation#bk4"&gt;Psalm 92:4, 5&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; "&gt;Secara teratur, sisihkan waktu untuk santai.—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_014.htm?bk=mt;chp=14;vs=23;citation#bk23"&gt;Matthew 14:23&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; "&gt;Upayakan relaksasi dan tidur yang cukup.—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_004.htm?bk=ec;chp=4;vs=6;citation#bk6"&gt;Ecclesiastes 4:6&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Allah berharap agar kita dengan rendah hati mengakui bahwa kita mempunyai keterbatasan fisik, mental, serta emosi dan bahwa kita tidak dapat melakukan segala sesuatu yang diinginkan. Meskipun mungkin sulit, kita perlu belajar kapan dan bagaimana menolak tuntutan yang melebihi apa yang secara masuk akal dapat kita tangani.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Jika semua nasihat berdasarkan Alkitab yang disebutkan di atas diterapkan, tidak berarti bahwa Anda akan bebas dari segala macam stres. Kenyataannya adalah, Setan si Iblis telah menjadikan semua penyembah Allah sasaran upayanya untuk membuktikan bahwa mereka akan meninggalkan ibadat sejati jika mereka ditimpa cukup banyak stres.  (&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_012.htm?bk=re;chp=12;vs=17;citation#bk17"&gt;Revelation 12:17&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;) Namun, seperti telah kita lihat, ada banyak cara yang digunakan Allah untuk menyediakan sumber daya yang tepat waktu guna membantu kita mengurangi dan mengatasi stres.&lt;a name="fnt2_src" href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_03.htm#fnt2" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;sup class="fnt" style="font-size: 13px; "&gt;#&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;hr style="width: 100px; height: 1px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(0, 0, 0); background-color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;p class="fnt" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;a name="fnt1" href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_03.htm#fnt1_src" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;*&lt;/a&gt;  Apabila Anda mengalami stres yang berlarut-larut atau cukup berat sehingga menimbulkan problem kesehatan, mungkin bijaksana untuk berkonsultasi dengan para pakar kesehatan guna mendapatkan perawatan.&lt;/p&gt;&lt;p class="fnt" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;a name="fnt2" href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_03.htm#fnt2_src" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;sup&gt;#&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt;  For additional ways to cope with stress, please see the series “&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20050208/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Relief From Stress!&lt;/a&gt;” in the February 8, 2005, issue of &lt;cite&gt;Awake!&lt;/cite&gt; and “Coping With Today’s Hectic Pace,” in the issue of February 8, 2001.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm" style="text-decoration: none; color: rgb(0, 51, 255); "&gt;Copyright&lt;/a&gt; © 2011 from Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; "&gt;Appeared in &lt;i&gt;Awake! &lt;/i&gt;June 2010&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-8839629186658074967?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/8839629186658074967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/8839629186658074967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/02/menjaga-stres-tetap-terkendali.html' title='Menjaga Stres Tetap Terkendali'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-4289628504375984322</id><published>2011-02-09T19:50:00.009+07:00</published><updated>2011-02-09T21:30:23.763+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Krisis Air—Apa yang Sedang Diupayakan?'/><title type='text'>Krisis Air—Apa yang Sedang Diupayakan?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div class="topnavigation" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats; Ilustraton from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="width: 600px; background-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; padding-bottom: 1em; "&gt;&lt;div class="title" style="background-image: url(http://www.watchtower.org/images/200901/bg.jpg); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(141, 91, 70); width: 600px; margin-bottom: 1em; overflow-x: auto; overflow-y: auto; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/09.jpg" width="190" height="133" alt="A woman drinking water" style="float: right; margin-top: 22px; margin-right: 10px; margin-bottom: 22px; margin-left: 10px; " /&gt;&lt;h1 style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(255, 255, 255); font-size: 44px; margin-top: 42px; margin-right: 200px; margin-bottom: 0px; margin-left: 32px; "&gt;&lt;span class="sm" style="font-family: 'Century Schoolbook', Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 32px; color: rgb(250, 232, 153); "&gt;Are We Running&lt;br /&gt;Out of&lt;/span&gt; Water?&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-top: 0px; margin-right: 2px; margin-bottom: 0px; margin-left: 2px; width: 160px; float: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; "&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200901/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Are We Running Out of Water?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200901/article_02.htm"&gt;The Water Crisis—What Is Being Done?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200901/article_03.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Water That Leads to Life&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;h2 style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(142, 161, 159); font-size: 26px; margin-top: 0px; "&gt;&lt;span class="lrg" style="font-size: 36px; "&gt;Krisis Air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Sedang Diupayakan?&lt;/h2&gt;&lt;p class="intro" style="margin-top: 0px; margin-right: 35px; margin-bottom: 0px; margin-left: 35px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Krisis air melanda seluruh dunia dan mengancam kesehatan miliaran penduduk bumi. Langkah apa saja yang telah diambil untuk menyeimbangkan kembali persediaan dan pemakaian air?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;AFRIKA SELATAN:&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “”Akhirnya Ada Air untuk Orang Miskin di Durban,” bunyi tajuk berita majalah Science. Artikel itu melaporkan bahwa penduduk miskin di sana tidak memiliki persediaan air yang memadai selama puluhan tahun akibat kebijakan apartheid pemerintah-pemerintah sebelumnya. Pada tahun 1994, kata artikel itu, ”seperempat juta rumah tangga di kawasan Durban tidak memiliki akses air bersih atau sanitasi”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="right190" style="float: right; padding-left: 6px; width: 190px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/07.jpg" width="190" height="133" alt="Two men installing water pipes" /&gt;&lt;p style="color: rgb(141, 91, 70); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: 14px; margin-top: 5px; margin-right: 0px; margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; "&gt;Installing pipes for access to clean water, Durban, South Africa&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Untuk membereskan situasi itu, pada tahun 1996, seorang pakar teknik memulai sebuah program yang akan menyediakan kira-kira 200 liter air setiap hari per rumah tangga. Hasilnya? ”Hampir 120.000 orang dari 3,5 juta penduduk Durban memiliki akses air bersih,” lapor Science. Sekarang, orang setidaknya tak perlu berjalan jauh untuk mendapatkan air—suatu kemajuan besar setelah sekian lama banyak orang harus berjalan satu kilometer memikul air&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;cite style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt;Majalah &lt;/span&gt;Science&lt;/cite&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; menjelaskan bahwa untuk mengatasi problem sanitasi, ”kakus luar rumah model lama” diganti dengan ”kakus berlubang ganda, yang memisahkan urin dengan tinja agar tinja mengering dan lebih cepat terurai”. Pada awal tahun 2008, sekitar 60.000 kakus seperti ini telah dipasang, meskipun waktu itu diperkirakan bahwa butuh dua tahun lagi hingga semua rumah diperlengkapi dengan kakus yang layak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="left150" style="float: left; width: 150px; margin-left: 5px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(141, 91, 70); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: 14px; margin-top: 5px; margin-right: 0px; margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; "&gt;“Where there is no water, there is no life. . . . We live by the grace of water.”—Michael Parfit, writer for&lt;cite&gt;National Geographic&lt;/cite&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/05.jpg" width="150" height="225" alt="Children carrying buckets of water" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;p&gt;&lt;strong style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;Brasil:&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Di kota Salvador, ratusan anak menderita diare karena minimnya saluran pelimbahan dan toilet. Guna memperbaiki situasinya, pemerintah kota memasang pipa pelimbahan sepanjang 2.000 kilometer untuk 300.000 rumah lebih. Hasilnya? Statistik diare turun 22 persen di seluruh kota dan 43 persen di daerah-daerah yang sebelumnya lebih parah terjangkit&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;India:&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Di beberapa bagian dunia dan pada waktu-waktu tertentu sepanjang tahun, air bersih berlimpah; tetapi airnya tidak selalu dapat diambil untuk bisa dimanfaatkan. Namun, pada tahun 1985, sekelompok wanita India di distrik Dholera, di sebelah barat laut negara bagian Gujarat, menemukan metode cemerlang untuk menampung air. Mereka mengorganisasi sebuah kelompok untuk membangun kolam penampungan yang, sewaktu rampung, ukurannya sama dengan lapangan sepak bola. Lalu, mereka melapisi kolam itu dengan plastik padat supaya tidak bocor. Inisiatif mereka berhasil. Malah, berbulan-bulan setelah musim monsun berikutnya berakhir, mereka masih punya air—padahal mereka telah ”mempersilakan orang-orang lain untuk minum”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;Cile:&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Negeri di Amerika Selatan ini membentang 4.265 kilometer di sepanjang Pesisir Pasifik di sebelah barat dan Pegunungan Andes di sebelah timur. Negara mengendalikan semua hak milik atas air dan mengesahkan pembangunan bendungan dan kanal. Hasilnya? Kini, 99 persen penduduk kota dan 94 persen penduduk desa menerima air yang memadai&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(141, 91, 70); font-size: 21px; "&gt;Solusi Terampuh&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tiap-tiap negara punya metode sendiri dalam menangani krisis air. Di beberapa negeri di mana angin yang menguntungkan terus-menerus bertiup, kincir-kincir angin mengangkat air ke permukaan dan juga berfungsi sebagai generator listrik. Di negara yang lebih kaya, mengubah air laut menjadi air tawar juga dipandang sebagai solusi yang tepat guna. Di banyak tempat, bendungan-bendungan raksasa menampung air sungai dan air hujan—metode yang sedikit banyak terbukti efektif, meskipun reservoir di daerah gersang bisa menyusut sekitar 10 persen karena penguapan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saksi-Saksi Yehuwa, penerbit majalah ini, percaya bahwa solusi terampuh terhadap krisis air terletak di tangan Allah, bukan manusia. Alkitab menyatakan, ”[Allah] Yehuwa-lah yang memiliki bumi dan segala isinya, tanah yang produktif dan mereka yang tinggal di sana. Karena di atas lautan ia menetapkannya dengan kokoh, dan di atas sungai-sungai ia mendirikannya dengan teguh.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_024.htm?bk=ps;chp=24;vs=1-2;citation#bk1"&gt;Mazmur 24:1, 2&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="blurb" style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(250, 232, 153); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-width: 3px; border-right-width: 3px; border-bottom-width: 3px; border-left-width: 3px; border-top-color: rgb(141, 91, 70); border-right-color: rgb(141, 91, 70); border-bottom-color: rgb(141, 91, 70); border-left-color: rgb(141, 91, 70); margin-top: 1em; margin-right: 20px; margin-bottom: 1em; margin-left: 20px; padding-top: 15px; padding-right: 15px; padding-bottom: 15px; padding-left: 15px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Untuk menghasilkan satu ton biji-bijian dibutuhkan 1.000 ton air&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="blurb" style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(250, 232, 153); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-width: 3px; border-right-width: 3px; border-bottom-width: 3px; border-left-width: 3px; border-top-color: rgb(141, 91, 70); border-right-color: rgb(141, 91, 70); border-bottom-color: rgb(141, 91, 70); border-left-color: rgb(141, 91, 70); margin-top: 1em; margin-right: 20px; margin-bottom: 1em; margin-left: 20px; padding-top: 15px; padding-right: 15px; padding-bottom: 15px; padding-left: 15px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“70 persen penggunaan air dunia adalah untuk irigasi.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-size: 18px; "&gt;”—&lt;cite&gt;Plan B 2.0,&lt;/cite&gt; by Lester R. Brown&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Memang, Allah memberi manusia tanggung jawab untuk mengurus planet ini. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_001.htm?bk=ge;chp=1;vs=28;citation#bk28"&gt;Kejadian 1:28&lt;/a&gt;) Tetapi, kesalahan mengelola sumber daya bumi—serta konsekuensinya yang menghancurkan—kian membuktikan bahwa ”manusia, yang berjalan, tidak mempunyai kuasa untuk mengarahkan langkahnya”.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jer/chapter_010.htm?bk=jer;chp=10;vs=23;citation#bk23"&gt;Yeremia 10:23&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Apa yang akan Yehuwa lakukan untuk memulihkan lingkungan hidup bumi ke keseimbangan yang sempurna? Alkitab meyakinkan kita bahwa Ia bermaksud ”membuat segala sesuatu baru”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_021.htm?bk=re;chp=21;vs=5;citation#bk5"&gt;Penyingkapan [Wahyu] 21:5&lt;/a&gt;) Bayangkan suatu dunia tanpa kemiskinan, kekeringan, dan kekurangan air. Bayangkan suatu dunia tanpa banjir musiman, yang dewasa ini menewaskan ribuan nyawa setiap tahun. Di bawah pemerintahan Kerajaan-Nya, Allah akan memenuhi banyak janji-Nya! Yehuwa sendiri menyatakan, ”Demikianlah firmanku yang keluar dari mulutku. Itu tidak akan kembali kepadaku tanpa hasil, tetapi pasti akan melaksanakan apa yang kusukai, dan akan berhasil dalam apa yang kusuruhkan kepadanya.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_055.htm?bk=isa;chp=55;vs=11;citation#bk11"&gt;Yesaya 55:11&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Maukah Anda belajar lebih banyak tentang maksud-tujuan Allah untuk memulihkan bumi kita, sebagaimana diuraikan dalam Firman-Nya, Alkitab? Artikel berikut akan menjelaskan cara Anda dapat melakukannya&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;hr style="color: rgb(141, 91, 70); background-color: rgb(141, 91, 70); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 100px; height: 1px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p class="fnt"&gt;&lt;a name="fnt1" href="http://www.watchtower.org/e/200901/article_02.htm#fnt1_src" style="color: rgb(0, 0, 204); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;*&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Setiap tahun di seluruh dunia, kira-kira 1,6 juta anak mati akibat diare. Angka itu lebih besar daripada gabungan angka kematian akibat AIDS, tuberkulosis, dan malaria&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="box" style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(250, 232, 153); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-width: 3px; border-right-width: 3px; border-bottom-width: 3px; border-left-width: 3px; border-top-color: rgb(141, 91, 70); border-right-color: rgb(141, 91, 70); border-bottom-color: rgb(141, 91, 70); border-left-color: rgb(141, 91, 70); margin-top: 1em; margin-right: 20px; margin-bottom: 1em; margin-left: 20px; padding-top: 15px; padding-right: 15px; padding-bottom: 15px; padding-left: 15px; height: 1px; min-height: 1px; "&gt;&lt;h4 class="waterchart" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(250, 232, 153); font-size: 21px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 8px; padding-right: 8px; padding-bottom: 8px; padding-left: 8px; color: rgb(141, 91, 70); text-align: center; "&gt;Berapa banyak air tawar yang tersedia?&lt;/h4&gt;&lt;div class="total" style="float: left; width: 236px; padding-top: 12px; padding-right: 12px; padding-bottom: 12px; padding-left: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/07a.jpg" width="164" height="200" alt="Two graphs showing water availability" /&gt;&lt;h5 style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(141, 91, 70); font-size: 21px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;Total air&lt;/h5&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; "&gt;97.5% Air asin&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; "&gt;2.5% Air tawar&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="total" style="float: left; width: 236px; padding-top: 12px; padding-right: 12px; padding-bottom: 12px; padding-left: 12px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/07b.jpg" width="164" height="200" alt="Two graphs showing water availability" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;h5 style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(141, 91, 70); font-size: 21px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;Air tawar&lt;/h5&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;99% Terperangkap dalam gletser dan gunung es atau di bawah tanah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;1% Tersedia bagi kurang lebih tujuh miliar manusia dan bermiliar-miliar bentuk kehidupan lainnya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="page" style="width: 600px; background-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; padding-bottom: 1em; "&gt;&lt;div class="topnavigation" style="text-align: -webkit-auto; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: normal; font-size: medium; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="width: 600px; background-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; padding-bottom: 1em; "&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-top: 0px; margin-right: 2px; margin-bottom: 0px; margin-left: 2px; width: 160px; float: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: normal; font-size: medium; "&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;/ul&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/08.jpg" width="150" height="225" alt="Jesus teaching at a well" class="left150" style="float: left; width: 150px; margin-left: 5px; " /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;h2 style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(142, 161, 159); font-size: 26px; margin-top: 0px; font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="lrg" style="font-size: 36px; "&gt;Air &lt;/span&gt;yang Membimbing kepada Kehidupan&lt;/h2&gt;&lt;h2 style="margin-top: 0px; font-weight: normal; "&gt;&lt;b&gt;&lt;div class="page" style="width: 600px; background-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; padding-bottom: 1em; display: inline !important; "&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; display: inline !important; "&gt;&lt;div class="intro" style="display: inline !important; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Georgia, serif; font-size: 16px; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="intro"&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; font-weight: bold; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;b&gt;Yesus sedang berjalan melewati Samaria, sebelah utara Yerusalem. Ia lelah dan haus. Sewaktu duduk di dekat sumur, ia meminta seorang wanita Samaria menimbakan air untuknya. Wanita itu terkejut bahwa seorang Yahudi meminta air kepadanya, lantaran pada abad pertama, orang Yahudi dan orang Samaria tidak saling menyukai.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Wanita yang kebingungan itu menanyai Yesus, ”Bagaimana mungkin engkau, meskipun seorang Yahudi, meminta minum kepadaku, padahal aku seorang wanita Samaria?”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Yesus menjawab, ”Seandainya engkau tahu karunia cuma-cuma dari Allah dan siapa yang berbicara kepadamu, ’Berilah aku minum’, engkau pasti akan meminta kepadanya, dan ia akan memberikan kepadamu air kehidupan.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; font-weight: bold; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Yesus selanjutnya menjelaskan kepadanya, ”Setiap orang yang minum dari air ini akan haus lagi. Barang siapa minum dari air yang akan kuberikan kepadanya tidak akan pernah haus lagi, tetapi air yang akan kuberikan kepadanya akan menjadi sumber air yang berbual-bual dalam dirinya untuk memberikan kehidupan abadi.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_004.htm?bk=joh;chp=4;vs=1-15;citation#bk1"&gt;Yohanes 4:1-15&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; font-weight: bold; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Air apa yang Yesus maksudkan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ALKITAB menyebut Pencipta, Allah Yehuwa, sebagai ”sumber air kehidupan”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jer/chapter_002.htm?bk=jer;chp=2;vs=13;citation#bk13"&gt;Yeremia 2:13&lt;/a&gt;) Kehidupan adalah karunia dari Allah, dan keberadaan kita bergantung pada apakah kita memanfaatkan air yang Ia sediakan, air jasmani maupun rohani.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dewasa ini, bimbingan rohani justru lebih dibutuhkan. Sebenarnya, boleh dibilang planet kita sedang dilanda kekeringan rohani. Orang-orang haus akan jawaban atas berbagai pertanyaan seperti: Di manakah orang mati? Adakah harapan untuk bertemu kembali dengan mereka? Mengapa Allah mengizinkan penderitaan? Apakah masa depan akan membebaskan kita dari peperangan, kejahatan, bala kelaparan, dan penyakit? Saksi-Saksi Yehuwa percaya bahwa jawaban yang memuaskan atas berbagai pertanyaan ini bisa ditemukan dalam ”air” Firman Allah yang menyegarkan, yakni Alkitab&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="right190" style="float: right; padding-left: 6px; width: 190px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: normal; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(141, 91, 70); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: 14px; margin-top: 5px; margin-right: 0px; margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; "&gt;You can find the ‘waters of truth’ at your local Kingdom Hall&lt;/p&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/09a.jpg" width="190" height="133" alt="A meeting of Jehovah's Witnesses" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika Yesus berbicara kepada wanita Samaria di sumur, seperti disebutkan sebelumnya, ia menyinggung tentang air kebenaran yang memberi kehidupan yang mengalir dari Firman Allah. Saksi-Saksi Yehuwa mengundang Anda mencicipi air murni kebenaran ini. Undangan ini dinyatakan dalam buku terakhir Alkitab, ”Siapa pun yang haus, biarlah ia datang; dan siapa pun yang ingin, biarlah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_022.htm?bk=re;chp=22;vs=17;citation#bk17"&gt;Penyingkapan 22:17&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Untuk belajar lebih banyak tentang caranya Kerajaan Allah akan mendatangkan faedah bagi umat manusia, &lt;a href="https://watch002.securesites.net/in/contact/submit.htm"&gt;hubungilah &lt;/a&gt;Saksi-Saksi Yehuwa di Balai Kerajaan terdekat atau tulis surat ke &lt;a href="http://www.watchtower.org/address/article_01.htm"&gt;alamat&lt;/a&gt; yang cocok yang tertera di halaman 5 majalah ini. Anda juga bisa membuka situs Web www.watchtower.org&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="box" style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(250, 232, 153); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-width: 3px; border-right-width: 3px; border-bottom-width: 3px; border-left-width: 3px; border-top-color: rgb(141, 91, 70); border-right-color: rgb(141, 91, 70); border-bottom-color: rgb(141, 91, 70); border-left-color: rgb(141, 91, 70); margin-top: 1em; margin-right: 20px; margin-bottom: 1em; margin-left: 20px; padding-top: 15px; padding-right: 15px; padding-bottom: 15px; padding-left: 15px; height: 1px; min-height: 1px; "&gt;&lt;h4 style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: 19px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 8px; padding-right: 8px; padding-bottom: 8px; padding-left: 8px; color: rgb(141, 91, 70); font-weight: normal; "&gt;APAKAH AGAMA TELAH MEMUASKAN DAHAGA MANUSIA?&lt;/h4&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Sekadar pergi ke gereja atau mengaku religius tidak membuat seseorang merasakan segarnya air kebenaran. Faktanya, banyak agama utama dewasa ini telah menambah problem manusia dan bukan menuntaskannya. Perhatikan satu contoh: Pada masa perang, orang Katolik membunuh orang Katolik, orang Protestan membunuh orang Protestan—padahal kedua belah pihak memohon kemenangan kepada Allah!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;  Belum lagi banyaknya laporan tentang berbagai skandal gereja yang melibatkan para klerus yang menggelapkan dana atau melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur. Sesungguhnya, air yang keluar dari kebanyakan agama telah tercemar. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_017.htm?bk=re;chp=17;vs=4-6;citation#bk4"&gt;Penyingkapan 17:4-6&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_018.htm?bk=re;chp=18;vs=1-5;citation#bk1"&gt;18:1-5&lt;/a&gt;) Situasinya seperti digambarkan Alkitab di &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/tit/chapter_001.htm?bk=tit;chp=1;vs=16;citation#bk16"&gt;Titus 1:16&lt;/a&gt;: ”Mereka menyatakan bahwa mereka mengenal Allah, tetapi mereka menyangkal dia dengan perbuatan mereka.” Pada umumnya, sedikit sekali yang telah dilakukan agama untuk memuaskan dahaga manusia pada masa kekeringan rohani ini&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="teach" style="background-color: rgb(255, 255, 255); padding-top: 15px; padding-right: 15px; padding-bottom: 15px; padding-left: 15px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-width: 3px; border-right-width: 3px; border-bottom-width: 3px; border-left-width: 3px; border-top-color: rgb(121, 138, 137); border-right-color: rgb(121, 138, 137); border-bottom-color: rgb(121, 138, 137); border-left-color: rgb(121, 138, 137); margin-top: 2em; margin-right: 40px; margin-bottom: 2em; margin-left: 40px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/09b.jpg" width="150" height="225" alt="The cover of the book" style="padding-left: 4px; float: right; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Dalam 19 pasal, publikasi 224 halaman &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/bh/article_00.htm"&gt;Apa yang Sebenarnya Alkitab Ajarkan?&lt;/a&gt; menjelaskan jawaban Alkitab atas pertanyaan-pertanyaan mendasar, seperti:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;”Apa maksud-tujuan Allah bagi bumi?”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;”Di manakah orang mati?”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;”Apakah kita hidup pada ’hari-hari terakhir’?”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;”Mengapa Allah membiarkan penderitaan?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-4289628504375984322?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/4289628504375984322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/4289628504375984322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/02/aerticle-and-formats-ilustration-from.html' title='Krisis Air—Apa yang Sedang Diupayakan?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-5110197253422195134</id><published>2011-01-22T21:40:00.006+07:00</published><updated>2011-01-24T21:46:54.019+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aborsi—Mengapa Harus Dipermasalahkan?'/><title type='text'>Aborsi—Mengapa Harus Dipermasalahkan?</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: rgb(44, 107, 109); "&gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats; Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="width: 600px; background-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; padding-bottom: 1em; "&gt;&lt;div class="title" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(190, 195, 159); margin-bottom: 1em; width: 600px; overflow-x: auto; overflow-y: auto; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200906/06.jpg" alt="A baby's feet" width="164" height="200" style="float: left; " /&gt;&lt;h1 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 15px; margin-right: 10px; margin-bottom: 0px; margin-left: 179px; "&gt;&lt;strong style="font-size: 56px; color: rgb(44, 107, 109); "&gt;Aborsi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Harus Dipermasalahkan?&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-top: 0px; margin-right: 2px; margin-bottom: 0px; margin-left: 2px; width: 160px; float: left; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; "&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200906/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Abortion—Not a Trouble-Free Solution&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200906/article_02.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;When Does a Human Life Begin?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-kfme.blogspot.com/2011/01/aborsimengapa-harus-dipermasalahkan.html"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Aborsi—Bukan Solusi yang Bebas Masalah&lt;/span&gt;/Kapan Kehidupan Manusia Dimulai?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200906/article_03.htm"&gt;Why We Did Not Have an Abortion&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; "&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20030608/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Understanding Postpartum Depression&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/bh/article_13.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;A Godly View of Life&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;h2 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 24px; "&gt;Mengapa Kami Tidak Memilih Aborsi&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;VICTORIA, yang disebutkan di artikel pertama, memberi tahu pacarnya, Bill, bahwa ia tidak mau melakukan aborsi. ”Saya merasakan ada kehidupan di dalam tubuh saya,” kata Victoria. ”Karena menyadari bahwa jika saya tinggal bersama Bill saya tidak akan mendapat dukungannya selama kehamilan, saya pun meninggalkan dia.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Namun belakangan, Bill berubah pikiran dan meminta Victoria untuk menikah dengannya. Tetapi, mengasuh putra mereka yang baru lahir tampaknya sangat berat. ”Kami tidak punya mobil, tidak punya uang, hanya punya sedikit baju, dan hidup seadanya,” jelas Victoria. ”Gaji Bill kecil, dan kami tinggal di rumah sangat sederhana, namun kami bertahan.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Yang lain-lain juga menghadapi keadaan yang sulit karena kehamilan yang tidak diharapkan. Tetapi, mereka juga tidak mau melakukan aborsi. Apa yang membuat mereka bisa tetap teguh dan berhasil meski menghadapi stres dalam membesarkan seorang anak yang tidak direncanakan atau bahkan tidak diinginkan? Kuncinya adalah mengikuti mutiara-mutiara hikmat dari Alkitab&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 21px; border-bottom-style: double; border-bottom-width: initial; border-bottom-color: initial; "&gt;Jangan Tergesa-gesa—Buatlah Rencana yang Praktis&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Alkitab dengan bijaksana mengamati&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;: &lt;strong style="color: rgb(44, 107, 109); "&gt;“&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Rencana orang yang rajin pasti mendatangkan keuntungan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa pasti menuju kekurangan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;strong style="color: rgb(44, 107, 109); "&gt;.”&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_021.htm?bk=pr;chp=21;vs=5;citation#bk5"&gt;Proverbs 21:5&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bagi Connie, ibu dengan tiga anak lelaki, yang salah satunya cacat, mendapat anak lagi tampaknya sangat berat. ”Kami tidak mungkin memberi makan satu mulut lagi,” katanya. ”Maka, kami mempertimbangkan aborsi.” Namun, sebelum membuat keputusan yang tergesa-gesa, ia mencurahkan isi hatinya kepada Kay, seorang rekan sekerja. Kay membantunya menyadari bahwa ia mengandung manusia yang belum lahir, sehingga ia pun berubah pikiran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Namun, Connie perlu bantuan praktis untuk menyusun rencana. Kay menyarankan agar Connie menghubungi bibinya, yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Sewaktu bibinya dihubungi, ia senang membantu. Selain itu, suami Connie mendapat pekerjaan tambahan, dan mereka pindah ke apartemen yang lebih murah. Dengan demikian, mereka bisa mengurus bayi yang baru lahir ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kay juga membantu Connie mencari beberapa lembaga yang memberikan bantuan kepada wanita yang mengalami kehamilan yang tidak direncanakan. Di banyak negeri, lembaga-lembaga demikian menyediakan bantuan bagi ibu-ibu baru yang membutuhkannya. Internet atau buku telepon dapat digunakan untuk mencari lembaga seperti itu. Mencari bantuan bisa jadi butuh upaya sungguh-sungguh, namun ”rencana orang yang rajin” pasti membuahkan hasil&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 21px; border-bottom-style: double; border-bottom-width: initial; border-bottom-color: initial; "&gt;Hadapi Fakta Adanya Kehidupan Manusia&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;strong style="color: rgb(44, 107, 109); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;“&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Sehubungan dengan orang berhikmat,” kata Alkitab, ”matanya ada di kepalanya; tetapi orang bebal terus berjalan dalam kegelapan semata-mata&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;strong style="color: rgb(44, 107, 109); "&gt;.”&lt;/strong&gt;—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_021.htm?bk=pr;chp=21;vs=5;citation#bk5"&gt;Penghotbah&lt;span class="Apple-style-span"&gt; 2:14&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="floatright" style="float: right; margin-left: 10px; background-color: rgb(190, 195, 159); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-width: initial; border-color: initial; width: 164px; border-top-color: rgb(44, 107, 109); border-right-color: rgb(44, 107, 109); border-bottom-color: rgb(44, 107, 109); border-left-color: rgb(44, 107, 109); border-top-width: thick; border-right-width: thick; border-bottom-width: thick; border-left-width: thick; padding-top: 10px; padding-right: 10px; padding-bottom: 10px; padding-left: 10px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200906/07a.jpg" alt="A sonogram image" width="164" height="200" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Sonogram dari anak berusia dua bulan di dalam tubuhnya membantu Stephanie membuat keputusan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;(Batas ditambahkan)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wanita yang benar-benar bijaksana tidak menutup mata terhadap kenyataan dan tidak ”berjalan dalam kegelapan”. Ia menggunakan ’mata yang ada di kepalanya’, atau kemampuan intelektualnya. Alhasil, ia dapat mengevaluasi dengan cermat konsekuensi tindakannya. Maka, berbeda sekali dengan wanita yang menutup mata terhadap kenyataan akan apa yang sedang terjadi di dalam rahimnya, wanita yang bijaksana dengan penuh keibaan hati melindungi embrio yang hidup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kepada Stephanie, seorang gadis yang sedang hamil dan mempertimbangkan aborsi, diperlihatkan gambar sonogram dari anaknya yang berusia dua bulan dalam kandungan. ”Saya menangis,” kata Stephanie. ”Saya pikir, Mengapa saya mau membunuh makhluk hidup?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seorang wanita muda lain yang hamil di luar nikah, bernama Denise, juga menghadapi kenyataan bahwa ia mengandung manusia yang hidup. Ketika pacarnya memberinya uang dan menyuruh dia ”membereskannya”, Denise mengatakan, ”Aborsi? Saya tidak akan pernah bisa melakukannya!” Maka, ia menolak untuk membunuh bayinya&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 21px; border-bottom-style: double; border-bottom-width: initial; border-bottom-color: initial; "&gt;Bahayanya Takut Akan Manusia&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jika ditekan oleh orang-orang lain untuk melakukan aborsi, wanita yang pada mulanya mempertimbangkan untuk menggugurkan kandungannya berlaku bijaksana dengan merenungkan peribahasa dalam Alkitab&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;: &lt;strong style="color: rgb(44, 107, 109); "&gt;“&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Takut akan pendapat orang, mengakibatkan kesusahan. Percayalah kepada TUHAN, maka engkau akan aman&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;strong style="color: rgb(44, 107, 109); "&gt;.”&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_029.htm?bk=pr;chp=29;vs=25;citation#bk25"&gt;Amsal&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_029.htm?bk=pr;chp=29;vs=25;citation#bk25"&gt; 29:25&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;cite&gt;Bahasa Indonesia Masa Kini.&lt;/cite&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Monica yang berusia 17 tahun dibuat hamil oleh pacarnya tepat sewaktu ia mulai mengikuti sekolah bisnis. Ibunya, seorang janda dengan lima anak, merasa terpukul. Ia sebenarnya ingin agar putrinya belajar suatu keterampilan supaya mereka bisa keluar dari kemiskinan. Karena putus asa, sang ibu berkeras agar Monica melakukan aborsi. ”Ketika dokter menanyakan apakah saya mau menggugurkan kandungan,” jelas Monica, ”saya mengatakan ’Tidak!’”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Karena melihat bahwa masa depan Monica sudah lenyap dan merasa bahwa mengurus anak satu lagi akan sangat berat, ibunya mengusirnya dari rumah. Monica akhirnya tinggal bersama bibinya. Beberapa minggu kemudian, ibunya berubah pikiran dan mengizinkan dia pulang untuk melahirkan. Ibu Monica pun turut mengasuh Leon, sang bayi lelaki, dan semakin menyayangi bocah cilik itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seorang wanita bernama Robin yang sudah menikah mendapat tekanan dari pihak lain. ”Sewaktu mulai hamil, saya menjalani perawatan untuk infeksi ginjal sebelum dokter mengadakan tes kehamilan,” kata Robin. ”Saya diberi tahu bahwa kemungkinan besar bayi saya akan sangat terbelakang.” Dokter kemudian mendesak saya untuk melakukan aborsi. ”Saya menjelaskan kepadanya tentang pandangan Alkitab berkenaan kehidupan,” kisah Robin. ”Saya memberi tahu dia bahwa saya tidak mau menggugurkan kandungan.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Meskipun kekhawatiran dokter dapat dimengerti, nyawa Robin tidak secara langsung terancam&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;a name="fnt1_src" href="http://www.watchtower.org/e/200906/article_03.htm#fnt1" style="color: rgb(0, 51, 255); "&gt;*&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ”Sewaktu anak perempuan saya lahir dan berbagai tes dilakukan,” Robin menambahkan, ”ia ternyata hanya sedikit terbelakang dan mengidap kelumpuhan otak-besar ringan. Ia bisa beraktivitas dengan cukup baik. Kini pada usia 15 tahun, ia semakin lancar membaca. Ia sangat berarti bagi saya, dan setiap hari saya sering berterima kasih kepada Yehuwa atas karunia ini&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 21px; border-bottom-style: double; border-bottom-width: initial; border-bottom-color: initial; "&gt;Pengaruh Persahabatan dengan Allah&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Alkitab menyatakan: &lt;/span&gt;&lt;strong style="color: rgb(44, 107, 109); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;“&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;[Yehuwa] bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;strong style="color: rgb(44, 107, 109); "&gt;.”&lt;/strong&gt;—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_025.htm?bk=ps;chp=25;vs=14;citation#bk14"&gt;Amsal &lt;span class="Apple-style-span"&gt;25:14&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,&lt;cite&gt;Terjemahan Baru.&lt;/cite&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Banyak orang tidak mau melakukan aborsi karena mereka mempertimbangkan perasaan Pencipta tentang masalah itu. Yang paling penting bagi mereka adalah menikmati persahabatan dengan Allah, dan melakukan apa yang menyenangkan Dia. Hal inilah yang sangat mempengaruhi Victoria, yang disebutkan sebelumnya. ”Saya betul-betul yakin bahwa Allah memberi kehidupan,” katanya, ”dan saya tidak berhak mengambil kehidupan yang telah Ia berikan.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika Victoria mulai belajar Alkitab dengan sungguh-sungguh, persahabatannya dengan Allah bertumbuh. Ia menyatakan, ”Karena memutuskan untuk tidak menggugurkan kandungan, saya jadi merasa jauh lebih dekat dengan Allah dan jadi ingin menyenangkan Dia dalam semua aspek kehidupan saya. Sewaktu saya berdoa memohon arahan-Nya, segala sesuatu pun beres&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bigbox" style="background-color: rgb(190, 195, 159); border-top-style: solid; border-right-style: none; border-bottom-style: solid; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 600px; border-top-color: rgb(44, 107, 109); border-top-width: thick; border-bottom-color: rgb(44, 107, 109); border-bottom-width: thick; padding-top: 5px; overflow-x: auto; overflow-y: auto; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200906/08.jpg" alt="1. Victoria and Lance; 2. Victoria and Bill with Lance and his family" width="600" height="200" /&gt;&lt;p class="captionleft" style="color: rgb(44, 107, 109); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: bold; text-align: left; margin-left: 30px; margin-right: 30px; margin-top: 5px; margin-bottom: 5px; "&gt;Victoria and Lance&lt;/p&gt;&lt;p class="captionright" style="color: rgb(44, 107, 109); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: bold; text-align: left; margin-left: 200px; margin-right: 20px; margin-top: 5px; margin-bottom: 5px; "&gt;Victoria and Bill today, with Lance and his family&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Persahabatan dengan Allah, sang Sumber kehidupan, memperdalam respek kita akan kehidupan di dalam rahim. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_036.htm?bk=ps;chp=36;vs=9;citation#bk9"&gt;Mazmur 36:9&lt;/a&gt;) Selain itu, Allah bisa menyediakan ”kuasa yang melampaui apa yang normal” untuk membantu seorang wanita dan keluarganya menghadapi kehamilan yang tidak direncanakan. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2co/chapter_004.htm?bk=2co;chp=4;vs=7;citation#bk7"&gt;2 Korintus 4:7&lt;/a&gt;) Sewaktu mengenang kembali, bagaimana perasaan orang-orang yang memperlihatkan respek akan pandangan Allah tentang kehidupan mengenai keputusan mereka&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 21px; border-bottom-style: double; border-bottom-width: initial; border-bottom-color: initial; "&gt;Tidak Ada Penyesalan&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Para orang tua tersebut tidak dihantui perasaan bersalah atau kesedihan serta kehilangan yang berkepanjangan. Belakangan, mereka benar-benar memandang ”buah kandungan” sebagai upah, bukan kutukan! (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_127.htm?bk=ps;chp=127;vs=3;citation#bk3"&gt;Mazmur 127:3&lt;/a&gt;) Connie, yang disebutkan sebelumnya, mengakui hal ini hanya dua jam setelah melahirkan! Dengan gembira, ia menelepon rekan sekerjanya, Kay, dan memberi tahu dia betapa senangnya dia karena bakal membesarkan gadis ciliknya. Dengan perasaan bahagia, Connie menambahkan, ”Memang benar bahwa Allah memberkati orang-orang yang melakukan apa yang menyenangkan Dia.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mengapa bertindak selaras dengan pandangan Allah tentang kehidupan begitu bermanfaat? Karena, sebagai Sumber kehidupan, Allah menetapkan hukum-hukum dan standar-standar-Nya dalam Alkitab ”demi kebaikan [kita]”, atau ”demi kesejahteraan [kita]”.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/de/chapter_010.htm?bk=de;chp=10;vs=13;citation#bk13"&gt;Ulangan 10:13&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;New Revised Standard Version.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Menurut Victoria dan Bill, yang pengalamannya disebutkan pada awal artikel ini dan artikel pertama, keputusan untuk tidak melakukan aborsi merupakan titik balik dalam kehidupan mereka. Mereka menjelaskannya sebagai berikut, ”Kami terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dan mungkin sudah mati seandainya kami terus melakukannya. Namun, karena merespek kehidupan anak kami yang belum lahir, kami mulai memikirkan kehidupan kami sendiri. Dengan bantuan Saksi-Saksi Yehuwa, kami berubah.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lance, putra mereka, kini berusia sekitar 34 tahun dan telah menikah lebih dari 12 tahun. Lance menjelaskan, ”Sejak masa kanak-kanak, orang tua saya mengajar saya untuk membuat keputusan berdasarkan Alkitab. Hal ini telah memberi manfaat kepada saya, istri saya, dan anak saya sehingga kami merasa sangat bahagia.” Ayahnya, yang awalnya ingin agar Victoria menggugurkan kandungan, mengatakan, ”Kami bergidik sewaktu menyadari bahwa kami nyaris tidak memiliki putra kami yang berharga&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="floatleft" style="float: left; margin-right: 10px; background-color: rgb(190, 195, 159); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-width: initial; border-color: initial; width: 164px; border-top-color: rgb(44, 107, 109); border-right-color: rgb(44, 107, 109); border-bottom-color: rgb(44, 107, 109); border-left-color: rgb(44, 107, 109); border-top-width: thick; border-right-width: thick; border-bottom-width: thick; border-left-width: thick; padding-top: 10px; padding-right: 10px; padding-bottom: 10px; padding-left: 10px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200906/09.jpg" alt="Monica and Leon" width="164" height="200" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Monica dan putranya Leon sangat bersyukur bahwa ia menolak tekanan untuk menggugurkannya 36 tahun yang lalu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Perhatikan kembali Monica, yang menolak melakukan aborsi meski ditekan oleh ibunya. ”Dua minggu setelah putra saya lahir,” ia melaporkan, ”saya dihubungi Saksi-Saksi Yehuwa dan belajar cara mengubah kehidupan saya agar selaras sepenuhnya dengan hukum-hukum Allah. Saya pun mulai mengajar putra saya, Leon, manfaatnya menaati Allah, dan ia semakin memperkembangkan kasih yang kuat kepada Allah. Leon sekarang menjadi rohaniwan keliling dari Saksi-Saksi Yehuwa.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika merenungkan apa yang telah dilakukan ibunya, Leon mengatakan, ”Ia begitu menyayangi saya sehingga ia membiarkan saya hidup meski ia menghadapi tekanan. Karena itu, saya ingin menggunakan kehidupan saya dengan cara terbaik untuk memperlihatkan penghargaan saya kepada Allah atas karunia kehidupan yang menakjubkan ini.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Banyak orang yang akhirnya memahami pandangan Allah tentang kehidupan tidak menyesali keputusan mereka untuk mempertahankan kehidupan anak yang kini mereka sayangi. Dari hati yang diliputi perasaan syukur, mereka bisa mengatakan, ”Kami &lt;i&gt;tidak&lt;/i&gt; memilih aborsi&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;hr style="width: 100px; height: 1px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(0, 0, 0); background-color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p class="fnt"&gt;&lt;a name="fnt1" href="http://www.watchtower.org/e/200906/article_03.htm#fnt1_src" style="color: rgb(0, 0, 204); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;*&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;span class="Apple-style-span" &gt;Jika &lt;i&gt;pada saat persalinan&lt;/i&gt; harus dibuat pilihan antara nyawa si ibu atau si anak, pihak-pihak yang langsung terkaitlah yang harus membuat pilihan itu. Namun, kemajuan dalam prosedur medis di banyak negeri telah membuat situasi seperti ini sangat jarang terjadi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; " &gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="appeared" style="background-color: rgb(51, 51, 51); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 600px; "&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Appeared in &lt;cite&gt;Awake!&lt;/cite&gt;  June 2009&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="footer" style="background-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 600px; padding-top: 2px; padding-right: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 1em; margin-right: 2px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Copyright&lt;/a&gt; © 2011 from Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-5110197253422195134?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/5110197253422195134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/5110197253422195134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/01/aborsimengapa-harus-dipermasalahkan.html' title='Aborsi—Mengapa Harus Dipermasalahkan?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-3763311069247081048</id><published>2010-12-21T12:54:00.009+07:00</published><updated>2010-12-22T08:42:14.610+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memperoleh Keamanan dalam Dunia yang Sarat Risiko'/><title type='text'>Memperoleh Keamanan dalam Dunia yang Sarat Risiko</title><content type='html'>&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-style: solid none none; border-top: 1px solid rgb(51, 51, 51); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: medium;"&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; padding: 2px 5px; margin: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial,helvetica,sans-serif; text-decoration: none;"&gt;Formats an Article from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table style="font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: medium;" bgcolor="#ffffff" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="600"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="TOP"&gt;&lt;td colspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" align="CENTER" bgcolor="#cccccc" width="164"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20010201/fp01_cover.jpg" alt="Couple holding baby" border="0" height="150" width="150" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="160"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 10px;"&gt;&lt;b&gt;In this series:&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 10px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20010201/article_01.htm"&gt;Living With Risks&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 10px;"&gt;&lt;span&gt;Finding Security in a Risk-Filled World&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 10px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20010201/diagram_01.htm"&gt;Better Health and Security&lt;span class="em"  style="font-family:arial,helvetica;"&gt;—&lt;/span&gt;Thanks to the Bible&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="160"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 10px;"&gt;&lt;b&gt;Related topic:&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 10px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20001201/article_02.htm"&gt;The Bible&lt;span class="em"  style="font-family:arial,helvetica;"&gt;—&lt;/span&gt;A Textbook for Living&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/p/alkitab-buku-panduan-kehidupan.html"&gt;Alkitab&lt;span class="em"  style="font-family:arial,helvetica;"&gt;—Buku Panduan Kehidupan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 10px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/19990822/article_01.htm"&gt;Is the Nuclear Threat Over?&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="15"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" border="0" height="1" width="15" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="410"&gt;&lt;p face="arial,helvetica,sans-serif" style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;BERJALAN di ladang ranjau dapat mengancam jiwa. Namun, bagaimana jika saudara memiliki peta lokasi ranjau-ranjau darat itu? Selain itu, bagaimana jika saudara telah dilatih untuk mengenali beraneka ranjau? Jelaslah, pengetahuan demikian akan sangat mengurangi risiko cedera atau tewas.&lt;/p&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20010201/fp03_mother_daughter.jpg" alt="Mother with two daughters" align="right" border="0" height="105" vspace="3" width="141" /&gt;&lt;p face="arial,helvetica,sans-serif" style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Alkitab dapat dibandingkan dengan peta itu, lengkap dengan pelatihan tentang pengenalan ranjau. Alkitab berisi hikmat yang tiada tanding dalam menghindari bahaya dan menangani masalah dalam kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Perhatikanlah janji yang meyakinkan, yang terdapat di Amsal 2:10, 11, ”Bila hikmat masuk ke dalam hatimu dan pengetahuan menyenangkan jiwamu, kesanggupan berpikir akan terus menjaga engkau, daya pengamatan akan melindungi engkau.” Hikmat dan daya pengamatan yang disebutkan di sini tidak berasal dari manusia, tetapi dari sumber ilahi. ”Orang yang mendengarkan [hikmat ilahi], ia akan berdiam dengan aman dan tidak terganggu oleh kegentaran terhadap malapetaka.” (Amsal 1:33) Marilah kita lihat bagaimana Alkitab dapat meningkatkan keamanan kita dan membantu kita menghindari banyak masalah.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 14pt; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Menghindari Kecelakaan yang Mematikan&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20010201/fp04_accident.jpg" alt="Man peering out car window" align="left" border="0" height="95" vspace="3" width="105" /&gt;....... Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mempublikasikan angka kematian tahunan global akibat kecelakaan lalu lintas, yaitu sekitar 1.171.000. Hampir 40 juta korban lainnya cedera, dan lebih dari 8 juta korban menderita cacat jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Meskipun mustahil kita bisa memperoleh keamanan mutlak sewaktu berkendara, keamanan pribadi kita akan sangat meningkat apabila kita menaati peraturan lalu lintas. Tentang pemerintah, yang adalah pembuat dan penegak peraturan lalu lintas, Alkitab mengatakan, ”Hendaklah setiap jiwa tunduk kepada kalangan berwenang yang lebih tinggi.” (Roma 13:1) Pengendara yang mematuhi nasihat ini akan mengurangi risiko kecelakaan, yang sering kali akibatnya mengerikan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Motivasi lain untuk berkendara dengan aman adalah respek terhadap kehidupan. Alkitab mengatakan tentang Allah Yehuwa, ”Karena padamu ada sumber kehidupan.” (Mazmur 36:9) Jadi, kehidupan adalah karunia ilahi. Dengan demikian, kita tidak berhak untuk merenggut karunia itu dari orang lain atau untuk bersikap tidak respek terhadap kehidupan, yang tentu saja termasuk kehidupan kita sendiri.—Kejadian 9:5, 6.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Oleh karena itu, jika kita merespek kehidupan, kita akan memastikan bahwa kendaraan dan rumah kita sedapat mungkin bebas bahaya. Di Israel zaman dahulu, faktor keselamatan menempati prioritas tinggi dalam segala aspek kehidupan. Misalnya, sewaktu sebuah rumah dibangun, Hukum Allah menuntut agar atap rumah—tempat dilangsungkannya acara keluarga—harus dipagari tembok yang rendah. ”Engkau harus membuat pagar tembok yang rendah untuk atap rumahmu, agar engkau tidak mendatangkan utang darah atas rumahmu bila seseorang jatuh dari situ.” (Ulangan 22:8) Jika seseorang jatuh karena hukum tentang keselamatan ini tidak ditaati, Allah menuntut pertanggungjawaban dari pemiliknya. Tidak diragukan, penerapan prinsip pengasih yang termaktub dalam hukum ini akan meminimalkan risiko kecelakaan di tempat kerja atau bahkan sewaktu berekreasi.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 14pt; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Memerangi Kecanduan yang Mematikan&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20010201/fp05_smoking.jpg" alt="Cigarette being extinguished" align="left" border="0" height="114" vspace="3" width="105" /&gt;Menurut WHO, sekarang ada lebih dari satu miliar perokok di dunia, dan sekitar empat juta kematian per tahun disebabkan oleh tembakau. Angka ini diperkirakan akan meningkat sekitar 10 juta dalam 20 atau 30 tahun ke depan. Jutaan perokok lain, termasuk pengguna narkoba, akan merusak kesehatan dan mutu kehidupan mereka gara-gara kecanduan.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Meskipun Firman Allah tidak secara spesifik menyebutkan penggunaan tembakau dan penyalahgunaan narkoba, prinsip-prinsipnya dapat melindungi kita dari praktek-praktek ini. Misalnya, 2 Korintus 7:1 menasihatkan, ”Biarlah kita membersihkan diri dari setiap pencemaran daging dan roh.” Tidak ada keraguan bahwa tembakau dan narkoba mencemari tubuh dengan banyak bahan kimia yang berbahaya. Selain itu, Allah ingin tubuh kita ”kudus”, yang berarti murni dan bersih. (Roma 12:1) Tidakkah saudara setuju bahwa menerapkan prinsip-prinsip ini akan mengurangi risiko yang signifikan dalam kehidupan?&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 14pt; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Menghentikan Kebiasaan Berisiko&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20010201/fp06_drinking.jpg" alt="Woman drinking" align="right" border="0" height="126" vspace="3" width="105" /&gt;Banyak orang tidak seimbang dalam soal makan dan minum. Akibat makan berlebihan, seseorang dapat terkena diabetes, kanker, dan penyakit jantung. Penyalahgunaan alkohol mengakibatkan masalah lain, seperti kecanduan alkohol, sirosis, keluarga berantakan, dan kecelakaan lalu lintas. Pada ekstrem lainnya, diet yang berlebihan juga dapat berbahaya dan mengakibatkan penyakit yang membahayakan nyawa, seperti anoreksia nervosa.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Meskipun bukan buku kedokteran, Alkitab memberikan nasihat yang tepat tentang perlunya kesahajaan dalam makan dan minum. ”Engkau, hai, putraku, dengarlah dan jadilah berhikmat, dan pimpinlah hatimu di jalan itu. Jangan ada di antara para peminum-berat anggur, di antara para pemakan daging yang gelojoh. Karena pemabuk dan orang gelojoh akan jatuh miskin.” (Amsal 23:19-21) Namun, Alkitab mengatakan bahwa makan dan minum seharusnya menyenangkan. ”Setiap orang hendaknya makan dan tentu saja minum serta menikmati hal-hal baik untuk semua kerja kerasnya. Itu pun pemberian Allah.”—Pengkhotbah 3:13.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Alkitab juga menganjurkan sikap yang seimbang terhadap latihan fisik, menegaskan bahwa ”pelatihan bagi tubuh jasmani sedikit manfaatnya”. Namun Alkitab menambahkan, ”Pengabdian yang saleh bermanfaat untuk segala hal, karena mengandung janji untuk kehidupan sekarang dan yang akan datang.” (1 Timotius 4:8) Saudara mungkin bertanya, ’Bagaimana pengabdian yang saleh bermanfaat bahkan sekarang?’ Ada banyak aspek. Selain memberikan aspek rohani yang sangat penting ke dalam kehidupan, pengabdian yang saleh memupuk sifat-sifat yang bermanfaat seperti kasih, sukacita, kedamaian, dan pengendalian diri—yang semuanya turut menghasilkan sudut pandang positif dan kesehatan yang baik.—Galatia 5:22, 23.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-weight: bold;"&gt;Konsekuensi Pahit dari Perbuatan Amoral&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Dewasa ini, jutaan orang telah mengabaikan semua batas moral. Epidemi AIDS adalah salah satu konsekuensinya. Menurut WHO, lebih dari 16 juta orang telah meninggal sejak mulainya epidemi AIDS, dan sekarang, sekitar 34 juta orang tertular HIV, virus yang menyebabkan AIDS. Banyak penderita AIDS menularkan penyakit itu lewat promiskuitas seksual, jarum suntik yang terkontaminasi yang digunakan oleh para pecandu narkoba, atau transfusi darah yang tercemar.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Konsekuensi lain dari moral bebas adalah penyakit herpes, gonore, hepatitis B dan C, serta sifilis. Meskipun istilah-istilah medis demikian tidak digunakan pada zaman Alkitab, namun pada waktu itu telah diketahui organ-organ tubuh yang dirongrong penyakit kotor. Misalnya, Amsal 7:23 melukiskan konsekuensi yang menakutkan dari percabulan sebagai ’anak panah yang membelah liver hingga terbuka’. Sifilis umumnya menyerang liver, sebagaimana halnya hepatitis. Ya, sungguh tepat waktu dan pengasihnya nasihat Alkitab bahwa orang-orang Kristen hendaknya ’menjauhkan diri dari darah dan percabulan’!—Kisah 15:28, 29&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 14pt; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Jerat Cinta Akan Uang&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20010201/fp07_financial.jpg" alt="Man with bowed head and crumpled paper in hand" align="left" border="0" height="137" vspace="3" width="105" /&gt;IKarena ingin cepat kaya, banyak orang berani mengambil risiko besar demi mendapat uang banyak. Namun sayang, mengambil risiko demikian sering kali mengakibatkan kerugian atau kebangkrutan finansial. Akan tetapi, bagi hamba Allah, Alkitab mengatakan, ”Biarlah orang yang mencuri tidak mencuri lagi, tetapi sebaliknya biarlah ia bekerja keras, melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya, agar ia memiliki sesuatu untuk dibagikan kepada orang yang membutuhkan.” (Efesus 4:28) Memang, pekerja keras tidak selalu hidup makmur. Namun, ia memiliki kedamaian pikiran, martabat, dan mungkin bahkan dana yang dapat ia sumbangkan untuk tujuan yang berguna.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Alkitab memperingatkan, ”Orang yang bertekad untuk menjadi kaya jatuh dalam godaan dan jerat dan banyak keinginan yang hampa dan menyakitkan, yang menjerumuskan orang-orang ke dalam kebinasaan dan keruntuhan. Sebab cinta akan uang adalah akar segala macam perkara yang mencelakakan, dan dengan memupuk cinta ini beberapa orang telah disesatkan dari iman dan menikam diri mereka dengan banyak kesakitan.” (1 Timotius 6:9, 10) Tidak disangkal bahwa banyak ”yang bertekad untuk menjadi kaya” memang menjadi kaya. Tetapi, apa yang dikorbankan? Bukankah kesehatan, keluarga, kerohanian, dan bahkan tidur nyenyak mereka, mesti dikorbankan?—Pengkhotbah 5:12.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Seseorang yang bijaksana sadar bahwa ”kehidupan bukanlah hasil dari perkara-perkara yang ia miliki”. (Lukas 12:15) Uang dan harta merupakan hal yang terpenting dalam kebanyakan masyarakat. Bahkan, Alkitab mengatakan bahwa ”uang adalah untuk perlindungan”, namun Alkitab juga menambahkan, ”keuntungan pengetahuan adalah bahwa hikmat membuat para pemiliknya terpelihara hidup”. (Pengkhotbah 7:12) Tidak seperti uang, pengetahuan dan hikmat yang benar dapat membantu kita dalam segala situasi, khususnya dalam hal-hal yang mempengaruhi kehidupan kita.—Amsal 4:5-9.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 14pt; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Sewaktu Hanya Hikmat yang Melindungi Kita&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Tidak lama lagi, hikmat sejati akan ’membuat pemiliknya terpelihara hidup’ dengan cara yang sama sekali berbeda dengan biasanya—perlindungan terhadap ”kesengsaraan besar” yang mendekat dengan cepat, sewaktu Allah membinasakan orang fasik. (Matius 24:21) Pada waktu itu orang akan melempar uang mereka ke jalan sebagai ”sesuatu yang memuakkan”, menurut Alkitab. Mengapa? Karena mereka akan menuai pelajaran pahit bahwa emas dan perak tidak akan dapat membelikan mereka kehidupan selama ”hari kemurkaan Yehuwa”. (Yehezkiel 7:19) Di pihak lain, ”suatu kumpulan besar”, yang dengan arif ’menimbun harta mereka di surga’ dengan mendahulukan perkara-perkara rohani dalam kehidupan mereka, akan mendapat manfaat dari investasi mereka yang pasti dan memperoleh kehidupan abadi di bumi firdaus.—Penyingkapan 7:9, 14; 21:3, 4; Matius 6:19, 20.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20010201/fp08_bible.jpg" alt="The Bible" align="right" border="0" height="63" vspace="3" width="105" /&gt;Bagaimana kita dapat memperoleh masa depan yang aman ini? Yesus menjawab, ”Ini berarti kehidupan abadi, bahwa mereka terus memperoleh pengetahuan mengenai dirimu, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenai pribadi yang engkau utus, Yesus Kristus.” (Yohanes 17:3) Jutaan orang telah menemukan pengetahuan ini dalam Firman Allah, Alkitab. Orang-orang ini tidak hanya memiliki harapan gemilang untuk masa depan tetapi juga mengalami kedamaian dan keamanan hingga taraf tertentu pada masa sekarang. Ini tepat seperti yang pemazmur katakan, ”Dengan damai aku akan berbaring dan tidur, karena hanya engkaulah, oh, Yehuwa, yang membuat aku tinggal dengan aman.”—Mazmur 4:8.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Apakah saudara sependapat bahwa tidak ada sumber informasi lain yang dapat membantu mengurangi risiko terhadap kesehatan dan kehidupan saudara yang setingkat dengan Alkitab? Tidak ada buku lain yang seberwenang Alkitab, dan tidak ada buku lain yang dapat membantu saudara menemukan keamanan sejati dalam dunia yang sarat risiko sekarang ini. Mengapa tidak memeriksanya lebih jauh?&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" align="RIGHT"&gt;&lt;a href="https://watch002.securesites.net/in/contact/submit.htm"&gt;&lt;b&gt;Would you welcome a free Bible study?&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" width="410"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="TOP"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20010201/fp09_flowers.jpg" alt="Flowers alongside the water" border="0" height="110" width="150" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" valign="middle"&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px;" align="CENTER"&gt; "I, Jehovah, am your God, the One teaching you to benefit yourself."—ISAIAH 48:17&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="11"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" border="0" height="1" width="11" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" bgcolor="#cccccc"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan="3" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:medium;"  &gt;&lt;table bg="" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="600"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="TOP"&gt;&lt;td colspan="2" bg="" align="CENTER" width="164"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="15"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" border="0" height="1" width="15" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;" width="410"&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2   style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:19pt;"&gt;Kesehatan dan Keamanan yang Lebih Baik&lt;span class="em"  style="font-family:arial,helvetica;"&gt;—Berkat Bantuan Alkitab&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Sebagai pelarian dari kenyataan hidup, seorang wanita muda bernama Sita&lt;a name="footnote1_source" href="http://www.watchtower.org/e/20010201/diagram_01.htm#footnote1"&gt;*&lt;/a&gt;  terbiasa menggunakan mariyuana, tembakau, kokain, amfetamin, LSD, dan obat-obat lainnya. Ia juga peminum berat.&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20010201/fp10_couple.jpg" alt="Wife embracing husband" align="right" border="0" height="108" hspace="5" vspace="5" width="137" /&gt; Menurut Sita, suaminya juga begitu. Masa depan mereka tampak suram. Kemudian, Sita bertemu dengan Saksi-Saksi Yehuwa. Ia mulai menghadiri perhimpunan Kristen dan membaca Menara Pengawal serta majalah pendampingnya, Sedarlah!, yang ia lakukan bersama suaminya. Mereka berdua mulai belajar Alkitab dengan Saksi. Seraya mereka memperkembangkan penghargaan akan standar-standar Allah yang tinggi, mereka berhenti menyalahgunakan semua bahan yang mencandu. Hasilnya? ”Kehidupan kami yang baru menghadirkan banyak sekali sukacita”, tulis Sita beberapa tahun kemudian. ”Saya sangat bersyukur kepada Yehuwa atas kuasa pembersih dari Firman-Nya dan atas kehidupan yang sehat dan tak terbebani yang sekarang dapat kami miliki.”&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Gunanya menjadi seorang karyawan yang jujur diilustrasikan dengan baik dalam kasus Kurt, yang pekerjaannya berhubungan dengan penanganan sistem komputer. Perusahaan membutuhkan perlengkapan baru, dan majikan Kurt memberinya tugas untuk membeli perlengkapan itu dengan harga yang memadai. Kurt menemukan pemasok yang cocok, dan harga telah disetujui. Akan tetapi, kasir pemasok itu salah hitung, sehingga harganya berkurang hingga hampir 40.000 dolar (AS). Mengetahui adanya kesalahan, Kurt menghubungi perusahaan itu, dan sang manajer mengatakan bahwa dalam kariernya yang sudah 25 tahun, ia belum pernah melihat kejujuran seperti ini. Kurt menjelaskan bahwa hati nuraninya dibentuk oleh Alkitab. Hasilnya, sang manajer meminta 300 eksemplar terbitan Sedarlah! yang membahas tentang kejujuran dalam bisnis, sehingga ia dapat membagikan majalah-majalah itu kepada rekan-rekannya. Sehubungan dengan Kurt, kejujurannya menghasilkan promosi jabatan.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;____________&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;a name="footnote1" href="http://www.watchtower.org/e/20010201/diagram_01.htm#footnote1_source"&gt;*&lt;/a&gt; &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nama-nama telah diubah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Return to: &lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2010/12/hidup-memang-dengan-risiko.html"&gt;Living with Risks&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="11"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" border="0" height="1" width="11" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" bgcolor="#cccccc"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan="3" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="color: rgb(0, 0, 0);" bg="" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="600"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="550"&gt;&lt;div class="appeared" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm"&gt;Copyright&lt;/a&gt; © 2010 from Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;span&gt;Appeared in &lt;i&gt;The Watchtower&lt;/i&gt;  February 1, 2001&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-3763311069247081048?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/3763311069247081048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/3763311069247081048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/12/memperoleh-keamanan-dalam-dunia-yang.html' title='Memperoleh Keamanan dalam Dunia yang Sarat Risiko'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-1501184264215352598</id><published>2010-12-14T22:49:00.008+07:00</published><updated>2010-12-14T23:30:40.336+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Siapa Patut Dipersalahkan—Saudara atau Gen Saudara?'/><title type='text'>Siapa Patut Dipersalahkan—Saudara atau Gen Saudara?</title><content type='html'>&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table width="600" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" bgcolor="#ffffff" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td width="164" align="center" nowrap="" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;table width="160" cellpadding="2" cellspacing="0" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'ms sans serif', geneva, arial, helvetica, 'sans serif'; font-size: 10px; "&gt;&lt;b&gt;Related topics:&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'ms sans serif', geneva, arial, helvetica, 'sans serif'; font-size: 10px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20100315/article_01.htm"&gt;Remaining in God’s Favor Despite Changes&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/12/mengatasi-perubahan-dalam-kehidupan.html"&gt;Tetap Diperkenan Allah Meski Mengalami Perubahan&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'ms sans serif', geneva, arial, helvetica, 'sans serif'; font-size: 10px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/19990908a/article_01.htm"&gt;Unraveling the Mystery of Your Genes&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://k3tour.blogspot.com/2010/06/menguak-misteri-gen-gen-anda.html"&gt;Menguak Misteii Gen-Gen Anda&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'ms sans serif', geneva, arial, helvetica, 'sans serif'; font-size: 10px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20021108/article_01.htm"&gt;Will God Overlook Our Weaknesses?&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="10" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/ffffff.gif" width="10" height="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="415"&gt;&lt;table width="196" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" bgcolor="#ffffff" align="right" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td width="196" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20020601a/fp_09_03.jpg" width="196" height="201" alt="Adam and Eve" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PARA ilmuwan bekerja keras mencari penyebab genetis dari alkoholisme, homoseksualitas, promiskuitas, kekerasan, perilaku menyimpang lainnya, dan bahkan kematian. Tidakkah melegakan kalau kita mendapati bahwa kita tidak bertanggung jawab terhadap tindakan kita tetapi cuma menjadi korban biologis? Adalah kecenderungan manusia untuk menyalahkan seseorang atau sesuatu atas kesalahannya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika yang harus disalahkan adalah gen, para ilmuwan menawarkan kemungkinan untuk mengubah gen itu, menghapus sifat-sifat yang tidak diinginkan lewat rekayasa genetika. Keberhasilan baru-baru ini dalam memetakan seluruh genom manusia telah memberikan daya pendorong baru bagi aspirasi demikian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akan tetapi, skenario ini didasarkan pada pemikiran bahwa karunia genetis kita sesungguhnya merupakan biang keladi semua dosa dan kesalahan kita. Apakah para detektif ilmiah ini telah menemukan cukup bukti untuk memperkarakan gen kita? Jelaslah, jawabannya akan sangat mempengaruhi cara kita memandang diri sendiri dan masa depan kita. Akan tetapi, sebelum memeriksa bukti-buktinya, marilah kita lihat asal mula manusia, yang pasti akan membuka pikiran kita tentang hal ini.&lt;/p&gt;&lt;h2 style="font-size: 19px; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 19px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2 style="font-size: 19px; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 19px; "&gt;Bagaimana Asal Mulanya&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="11" nowrap="" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 19px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td width="164"&gt;&lt;p class="caption" style="margin-left: 4px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px;"&gt;&lt;b&gt;Apakah Adam dan Hawa cenderung berdosa karena kerusakan gen&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; font-weight: bold; "&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="10" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt; &lt;/td&gt;&lt;td width="415"&gt;&lt;p&gt;Kebanyakan orang mengenal, atau setidaknya pernah mendengar, kisah tentang jatuhnya pasangan manusia pertama, Adam dan Hawa, ke dalam dosa di Taman Eden. Apakah sewaktu mereka dibuat, gen mereka sudah memiliki cacat bawaan, semacam kesalahan rancangan yang membuat mereka cenderung berdosa dan tidak taat?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pencipta mereka, Allah Yehuwa, yang semua pekerjaan-Nya sempurna, menyatakan bahwa ciptaan-Nya yang terakhir di bumi ”sangat baik”. (Kejadian 1:31; Ulangan 32:4) Sebagai bukti lebih jauh kepuasan Allah atas karya-Nya, Ia memberkati pasangan pertama itu dan memerintahkan mereka untuk bertambah banyak, memenuhi bumi dengan manusia, dan mengurus ciptaan-Nya di bumi—ini sama sekali bukan tindakan seseorang yang meragukan karya tangannya.—Kejadian 1:28.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengenai penciptaan pasangan manusia pertama, Alkitab memberi tahu kita, ”Allah menciptakan manusia menurut gambarnya, menurut gambar Allah diciptakannya dia; laki-laki dan perempuan diciptakannya mereka.” (Kejadian 1:27) Hal ini tidak berarti manusia dibuat seperti Allah secara fisik, karena ”Allah adalah Roh”. (Yohanes 4:24) Sebaliknya, hal itu berarti manusia dikaruniai sifat-sifat ilahi dan perasaan moral, hati nurani. (Roma 2:14, 15) Dan juga, mereka adalah makhluk yang bebas memilih, mampu mempertimbangkan suatu hal dan memutuskan tindakan apa yang harus diambil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akan tetapi, orang tua kita yang pertama bukannya tidak diberi penuntun. Sebaliknya, mereka diperingatkan tentang konsekuensi perbuatan salah. (Kejadian 2:17) Jadi, bukti ini mengindikasikan bahwa sewaktu Adam harus mengambil keputusan moral, ia memilih untuk melakukan apa yang baginya tampak berfaedah dan menguntungkan pada saat itu. Ia mengikuti istrinya melakukan perbuatan salah dan bukannya mempertimbangkan hubungan dirinya dengan Penciptanya atau efek jangka panjang tindakannya. Belakangan, ia juga mencoba menyalahkan Yehuwa, dengan mengatakan bahwa istri yang Ia sediakanlah yang telah menyesatkannya.—Kejadian 3:6, 12; 1 Timotius 2:14.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanggapan Allah terhadap dosa Adam dan Hawa menyingkapkan banyak hal. Ia tidak berupaya memperbaiki ’kesalahan rancangan’ dalam gen mereka. Sebaliknya, Ia melaksanakan apa yang sudah Ia katakan sebagai konsekuensi tindakan mereka, yang akhirnya mengakibatkan kematian. (Kejadian 3:17-19) Sejarah awal ini banyak memberikan penerangan tentang sifat dasar manusia.&lt;a name="footnote1" href="http://www.watchtower.org/e/20020601a/article_01.htm#footnote1_src"&gt;*&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;table width="415" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" bgcolor="#ffffff" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="244" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20020601a/fp_10.jpg" width="244" height="355" alt="1) Drug user 2) Man abusing alcohol 3) Men arguing" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="171" align="left"&gt;&lt;p class="caption2" style="margin-left: 10px; margin-bottom: 10px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="caption2" style="margin-left: 10px; margin-bottom: 10px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="caption2" style="margin-left: 10px; margin-bottom: 10px; "&gt;&lt;b&gt;Haruskah setiap orang bertanggung jawab atas keputusannya&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; font-weight: bold; "&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="caption2" style="margin-left: 10px; margin-bottom: 10px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; font-weight: bold; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="caption2" style="margin-left: 10px; margin-bottom: 10px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; font-weight: bold; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;h2 style="margin-top: 19px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 19px;"&gt;Bukti Tersebut Lawan Biologi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Sudah lama, para ilmuwan berkutat dengan tugas raksasa untuk menemukan penyebab dan obat genetis bagi penyakit dan perilaku manusia. Setelah sepuluh tahun bekerja, enam tim peneliti berhasil mengidentifikasi gen yang dihubungkan dengan penyakit Huntington, meskipun mereka tidak tahu caranya gen ini menyebabkan penyakit itu. Akan tetapi, sewaktu melaporkan tentang penelitian ini, Scientific American mengutip biolog Evan Balaban dari Harvard, yang mengatakan bahwa ”menemukan gen yang menyebabkan kelainan perilaku akan jauh lebih sulit”.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, penelitian yang berupaya menghubungkan gen tertentu dengan perilaku manusia telah menemui kegagalan. Misalnya, dalam Psychology Today, sebuah laporan tentang upaya untuk menemukan penyebab genetis dari depresi menyatakan, ”Dari data epidemiologik tentang berbagai penyakit mental utama, tampak jelas bahwa penyebabnya tidak dapat semata-mata dikaitkan dengan gen.” Laporan itu memberi contoh, ”Orang Amerika yang lahir sebelum tahun 1905 memiliki tingkat depresi 1 persen pada usia 75 tahun. Di antara orang Amerika yang lahir setengah abad kemudian, 6 persennya menjadi depresi pada usia 24 tahun!” Jadi, laporan itu menyimpulkan bahwa perubahan sedrastis ini dalam waktu sesingkat itu hanya dapat diakibatkan oleh faktor eksternal atau sosial.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa yang diperlihatkan oleh penelitian ini maupun banyak penelitian lain? Meskipun gen memainkan peranan dalam membentuk kepribadian kita, jelaslah ada berbagai pengaruh lain. Faktor utamanya adalah lingkungan kita, yang telah mengalami perubahan radikal di zaman modern ini. Mengenai apa yang dihadapi kaum muda sekarang dalam hiburan populer, buku Boys Will Be Boys mengatakan bahwa kecil kemungkinan anak-anak mengembangkan prinsip moral yang sehat jika mereka ”bertumbuh dewasa sambil menyaksikan puluhan ribu jam tayangan TV dan film yang menyajikan adegan orang-orang yang diserang, ditembak, ditusuk, dikeluarkan isi perutnya, dicincang, dikuliti, atau dibuntungi, jika anak-anak bertumbuh dewasa sambil mendengarkan musik yang memuja pemerkosaan, bunuh diri, narkoba, alkohol, dan kefanatikan”.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jelaslah, Setan, ”penguasa dunia ini”, telah membentuk suatu lingkungan yang memenuhi berbagai hasrat bejat manusia. Dan, siapa yang mampu menyangkal pengaruh kuat yang dilancarkan lingkungan semacam itu terhadap kita semua?—Yohanes 12:31; Efesus 6:12; Penyingkapan 12:9, 12.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 19px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 19px; font-weight: bold; "&gt;Akar Masalah Manusia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="11" nowrap="" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 19px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td width="164"&gt;&lt;p class="caption" style="margin-left: 4px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px;"&gt;&lt;b&gt;Upaya-upaya untuk menemukan penyebab genetis dari perilaku manusia telah menemui kegagalan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="10" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt; &lt;/td&gt;&lt;td width="415"&gt;&lt;p&gt;Sebagaimana telah kita lihat, masalah manusia dimulai sewaktu pasangan manusia pertama berdosa. Akibatnya? Meskipun generasi-generasi keturunan Adam tidak bertanggung jawab terhadap dosa Adam, mereka semua lahir dalam keadaan berdosa, tidak sempurna, dan mewarisi kematian. Alkitab menjelaskan, ”Itulah sebabnya, sebagaimana dosa masuk ke dalam dunia melalui satu orang dan kematian, melalui dosa, demikianlah kematian menyebar kepada semua orang karena mereka semua telah berbuat dosa.”—Roma 5:12.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketidaksempurnaan manusia membuat mereka berada dalam keadaan yang jelas-jelas merugikan. Namun, hal itu tidak membebaskannya dari semua tanggung jawab moral. Alkitab memperlihatkan bahwa orang-orang yang menaruh iman pada persediaan Yehuwa untuk meraih kehidupan dan menyesuaikan kehidupan mereka dengan standar Allah akan memiliki perkenan-Nya. Karena kebaikan hati-Nya yang penuh kasih, Yehuwa membuat persediaan yang pengasih untuk menebus manusia, seolah-olah untuk membeli kembali apa yang telah Adam hilangkan. Persediaan ini adalah korban tebusan putra-Nya yang sempurna, Yesus Kristus, yang mengatakan, ”Allah begitu mengasihi dunia ini, ia memberikan Putra satu-satunya yang diperanakkan, agar setiap orang yang memperlihatkan iman akan dia tidak akan dibinasakan melainkan memperoleh kehidupan abadi.”—Yohanes 3:16; 1 Korintus 15:21, 22.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rasul Paulus menyatakan penghargaannya yang dalam atas persediaan ini. Ia berseru, ”Aku ini manusia sengsara! Siapakah yang akan menyelamatkan aku dari tubuh yang pasti akan mati ini? Syukur kepada Allah melalui Yesus Kristus, Tuan kita!” (Roma 7:24, 25) Paulus tahu bahwa seandainya ia tunduk kepada dosa karena kelemahan, ia dapat meminta pengampunan Allah atas dasar korban tebusan Yesus Kristus.&lt;a name="footnote2" href="http://www.watchtower.org/e/20020601a/article_01.htm#footnote2_src"&gt;#&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dewasa ini, sebagaimana pada abad pertama, banyak orang yang tadinya menjalani kehidupan yang sangat buruk atau yang situasinya seolah-olah tanpa harapan, telah memperoleh pengetahuan yang saksama tentang kebenaran Alkitab, membuat perubahan yang perlu, dan menjadi layak mendapat berkat Allah. Perubahan yang harus mereka buat tidaklah mudah, dan banyak yang masih harus berjuang melawan kecenderungan yang membahayakan. Namun, dengan bantuan Allah, mereka sanggup mempertahankan integritas dan menemukan sukacita dalam melayani-Nya. (Filipi 4:13) Perhatikan satu saja contoh seseorang yang membuat perubahan drastis demi melayani Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pengalaman yang Membesarkan Hati&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Sewaktu saya masih anak-anak di sekolah asrama, saya terlibat dalam praktek homoseksual, meski saya tidak pernah memandang diri saya sebagai homo. Orang tua saya bercerai, padahal saya sangat membutuhkan kasih sayang orang tua yang belum pernah saya rasakan. Setelah tamat sekolah, saya ikut wajib militer. Di barak sebelah saya, ada sekelompok homo. Saya menjadi iri dengan gaya hidup mereka, sehingga saya mulai bergaul dengan mereka. Setelah melakukannya selama setahun, saya mulai memandang diri saya sebagai seorang homo. ’Beginilah saya,’ pikir saya, ’dan tidak ada yang dapat saya lakukan untuk mengubahnya.’&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya mulai belajar lingo (bahasa kaum homo) dan pergi ke klub-klub homo, tempat narkoba dan alkohol tersedia bebas. Meskipun kelihatannya sangat menarik dan menyenangkan, semua ini sebenarnya memuakkan. Dalam hati, saya merasa bahwa hubungan semacam ini tidak wajar dan tidak punya masa depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Di sebuah kota kecil, saya melewati Balai Kerajaan Saksi-Saksi Yehuwa sewaktu perhimpunan sedang berlangsung. Saya masuk dan menyimak khotbahnya, yang sedang membahas tentang keadaan Firdaus di masa depan. Kemudian, saya bertemu dengan beberapa Saksi dan diundang menghadiri kebaktian. Saya pergi, dan di sanalah pikiran saya terbuka—melihat keluarga-keluarga yang bahagia beribadat bersama. Saya mulai mempelajari Alkitab bersama Saksi-Saksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Meski disertai perjuangan, saya mulai menerapkan apa yang saya pelajari dari Alkitab. Saya berhasil membebaskan diri dari praktek-praktek saya yang najis. Setelah belajar selama 14 bulan, saya membaktikan kehidupan saya kepada Yehuwa dan dibaptis. Untuk pertama kalinya dalam kehidupan saya, saya memiliki sahabat-sahabat sejati. Saya dapat membantu orang-orang lain belajar kebenaran dari Alkitab, dan sekarang saya melayani sebagai hamba pelayanan di sidang Kristen. Yehuwa benar-benar telah memberkati saya.”&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2 style="font-size: 19px; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 19px; "&gt;Kita Bertanggung Jawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;table width="160" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" bgcolor="#ffffff" align="right" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="160" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20020601a/fp_12.jpg" width="160" height="160" alt="Bible" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="160"&gt;&lt;p class="caption" align="center" style="margin-left: 4px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px;"&gt;&lt;b&gt;Menerapkan apa yang Alkitab katakan dapat membantu orang yang tulus untuk berubah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p&gt;Mencoba mengkambinghitamkan gen-gen kita atas perbuatan tercela yang kita lakukan jelas bukanlah solusinya. Bukannya membantu kita mengatasi masalah kita, kata Psychology Today, tindakan itu ”mungkin akan mengajar kita ketidakberdayaan yang justru merupakan akar dari banyak masalah kita. Alih-alih mengurangi timbulnya masalah-masalah ini, hal itu tampaknya malah memicu perkembangannya”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memang, kita harus bergumul dengan kekuatan-kekuatan besar yang merugikan, termasuk kecenderungan kita sendiri yang berdosa dan upaya Setan untuk memalingkan kita dari menaati Allah. (1 Petrus 5:8) Tidak salah juga untuk mengatakan bahwa gen kita dapat mempengaruhi kita dengan satu atau lain cara. Namun, yang pasti, kita bukannya tidak berdaya. Orang Kristen sejati memiliki sekutu yang kuat—Yehuwa, Yesus Kristus, roh kudus Allah, Firman-Nya Alkitab, dan sidang Kristen.—1 Timotius 6:11, 12; 1 Yohanes 2:1.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum bangsa Israel memasuki Tanah Perjanjian, Musa mengingatkan umat itu akan tanggung jawab mereka kepada Allah, dengan mengatakan, ”Aku menaruh kehidupan dan kematian di hadapan engkau, berkat dan laknat; dan pilihlah kehidupan agar engkau tetap hidup, engkau dan keturunanmu, dengan mengasihi Yehuwa, Allahmu, dengan mendengarkan perkataannya dan dengan berpaut padanya.” (Ulangan 30:19, 20) Demikian pula dewasa ini, setiap individu yang bertanggung jawab wajib membuat keputusan pribadi berkenaan dengan melayani Allah dan memenuhi tuntutan-Nya. Pilihannya ada di tangan Saudara.—Galatia 6:7, 8.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;______________&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20020601a/article_01.htm#footnote1" name="footnote1_src" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; "&gt;*&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; "&gt;Awake!&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt; of September 22, 1996, pages 3-8. ”Itu Bukan Salah Saya”:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;SEBERAPA sering dewasa ini Anda mendengar orang mengatakan, ’Maafkan saya. Itu adalah kesalahan saya. Saya sepenuhnya bertanggung jawab!’? Sudah sangat jarang kejujuran sederhana itu terdengar. Malahan, dalam banyak kasus, bahkan meskipun sudah didapati bersalah, segala cara dilakukan untuk melemparkan kesalahan kepada orang lain atau kepada keadaan-keadaan yang meringankan yang menurut si pelanggar tidak sanggup ia kendalikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;Beberapa bahkan menyalahkan gen mereka! Tetapi apakah ini masuk akal? Buku Exploding the Gene Myth mempertanyakan tujuan dan keefektifan dari beberapa aspek riset genetika. Seorang jurnalis Australia, Bill Deane, dalam ulasannya mengenai buku tersebut, menarik kesimpulan yang bijaksana ini, ”Tampaknya para determinis sosial akhir-akhir ini mulai percaya bahwa mereka telah menemukan bukti yang hampir tidak meleset untuk mendukung filsafat mereka bahwa tidak seorang pun hendaknya dinyatakan bertanggung jawab atas tindakannya: ’Terdakwa tidak kuasa menahan diri sampai-sampai menggorok leher sang korban, Yang Mulia—itu memang sudah pembawaan gennya.’”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;Sebenarnya Bukan Kecenderungan Baru&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;Seraya generasi ini berkembang pesat menjadi apa yang seorang penulis sebut generasi ”bukan-salah-saya”, kecenderungan ini mungkin tampak meningkat. Akan tetapi, dokumentasi sejarah mengungkapkan bahwa melemparkan kesalahan kepada orang lain, dengan dalih ”sebenarnya bukan saya yang harus dipersalahkan”, telah ada sejak awal keberadaan manusia. Reaksi Adam dan Hawa setelah dosa mereka yang pertama, karena makan buah yang telah Allah larang, merupakan contoh klasik dari melemparkan kesalahan. Catatan di buku Kejadian melaporkan percakapan yang terjadi, sewaktu Allah mulai berbicara, ”’Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?’ Manusia itu menjawab: ’Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.’ Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: ’Apakah yang telah kauperbuat ini?’ Jawab perempuan itu: ’Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.’”—Kejadian 3:11-13.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;Sejak saat itu, umat manusia telah merancang berbagai bentuk kepercayaan dan telah mencari bermacam-macam dalih yang dapat melepaskan mereka dari tanggung jawab nyata akibat tindakan mereka. Yang paling menonjol dari antaranya adalah kepercayaan purba berkenaan nasib. Seorang wanita Buddha yang dengan tulus percaya akan Karma mengatakan, ”Saya pikir sungguh tidak masuk akal jika saya harus menderita untuk sesuatu yang saya bawa sejak lahir sedangkan saya tidak tahu apa-apa tentangnya. Saya mau tak mau menerima itu sebagai nasib saya.” Karena dicekoki dengan doktrin tentang takdir seperti yang diajarkan oleh John Calvin, kepercayaan tentang nasib juga umum dalam Susunan Kristen. Para pemimpin agama sering mengatakan kepada keluarga yang berdukacita bahwa kejadian tertentu adalah kehendak Allah. Selain itu, beberapa orang Kristen yang berniat baik menyalahkan Setan atas segala sesuatu yang tidak beres dalam kehidupan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;Sekarang kita mulai menyaksikan adanya perilaku tak bertanggung jawab yang disetujui secara hukum maupun secara sosial. Kita hidup pada suatu era yang semakin menjunjung hak dan semakin melemahkan tanggung jawab dari masing-masing individu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;Riset terhadap perilaku manusia telah menghasilkan apa yang diduga sebagai bukti ilmiah bahwa beberapa orang merasa perlu meleluasakan perilakunya mulai dari perbuatan amoral hingga pembunuhan. Ini merupakan cerminan antusiasme masyarakat untuk melemparkan kesalahan kepada apa saja atau kepada siapa saja kecuali diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;Kita membutuhkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut ini: Apa yang sebenarnya telah ditemukan oleh sains? Apakah perilaku manusia semata-mata ditentukan oleh gen-gen kita? Atau apakah kekuatan dari dalam maupun dari luar mengendalikan perilaku kita? Apa yang sebenarnya diperlihatkan oleh bukti-buktinya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20020601a/article_01.htm#footnote2" name="footnote2_src"&gt;#&lt;/a&gt; See the book &lt;i&gt;Knowledge That Leads to Everlasting Life,&lt;/i&gt; pages 62-9, published by Jehovah's Witnesses.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="11" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="4" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table width="600" cellpadding="2" cellspacing="0" bg="" border="0" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="550" class="appeared" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; "&gt;&lt;span&gt;Appeared in &lt;i&gt;The Watchtower&lt;/i&gt;  June 1, 2002&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-1501184264215352598?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/1501184264215352598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/1501184264215352598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/12/siapa-patut-dipersalahkansaudara-atau_14.html' title='Siapa Patut Dipersalahkan—Saudara atau Gen Saudara?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-5504235357777569079</id><published>2010-11-24T09:39:00.003+07:00</published><updated>2010-11-24T09:52:05.977+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dapatkah planet Bumi diselamatkan?'/><title type='text'>Dapatkah planet Bumi diselamatkan?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOx8sob4OBI/AAAAAAAAGqs/AtZ2cmKhroM/s1600/IMG_0010%2Bb.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 159px; height: 250px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOx8sob4OBI/AAAAAAAAGqs/AtZ2cmKhroM/s400/IMG_0010%2Bb.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542942347596675090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnpk-fme.blogspot.com/2010/11/blog-post.html"&gt;Artikel Sebelumnya&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dapatkah planet Bumi diselamatkan? Jawabannya adalah ya! Sebagai pengelola ciptaan Allah, kita harus berupaya sebisa-bisanya untuk merespek lingkungan. (Mazmur 115:16) Namun, hanya melalui campur tangan Allah ekosistem tersebut dapat diseimbangkan kembali. ’Pembuat Agung’ kita berjanji bahwa Ia akan mengalihkan perhatian-Nya ke bumi dan ”memberinya kelimpahan”. (Ayub 35:10; Mazmur 65:9-13) Ini mencakup lautan dan segala sesuatu di dalamnya karena sebagai Pencipta, Allah Yehuwa berkuasa atas lautan. (Mazmur 95:5; 104:24-31) Dan, apa yang Ia janjikan pasti terlaksana karena Allah ”tidak dapat berdusta”.—Titus 1:2.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengetahui bahwa bumi akan mampu menghidupi generasi mendatang sangatlah menenteramkan hati. Hal ini mendorong semua orang yang takut akan Allah untuk memuji Dia atas hikmat, kuasa, serta kebaikan-Nya yang limpah dan untuk menyanjung Dia atas segala kasih-Nya terhadap karya ciptaan-Nya.—Mazmur 150:1-6.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 16px; "&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title" style="margin-top: 0.75em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; position: relative; font: normal normal normal 22px/normal Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; "&gt;&lt;a href="http://iblogronnpk-fme.blogspot.com/2010/11/dapatkah-kita-menyelamatkan-lingkungan.html"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;Dapatkah Kita Menyelamatkan Lingkungan Hidup?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-5504235357777569079?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/5504235357777569079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/5504235357777569079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/dapatkah-planet-bumi-diselamatkan.html' title='Dapatkah planet Bumi diselamatkan?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOx8sob4OBI/AAAAAAAAGqs/AtZ2cmKhroM/s72-c/IMG_0010%2Bb.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-7617853242080714073</id><published>2010-11-21T17:16:00.004+07:00</published><updated>2010-11-21T22:34:27.138+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemberian Abadi dari sang Pencipta'/><title type='text'>Pemberian Abadi dari sang Pencipta</title><content type='html'>&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="background-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 600px; padding-bottom: 1em; "&gt;&lt;div class="title" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; background-color: rgb(32, 3, 23); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;h1 style="font-size: 20px; color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial, helvetica; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 1em; padding-right: 11px; padding-bottom: 1em; padding-left: 179px; font-weight: normal; "&gt;BUMI—Ideal untuk Kita&lt;/h1&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20070215/07.jpg" alt="1. Planet Earth; 2. A happy woman standing in a field of flowers" width="600" height="260" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; margin-right: 2px; width: 160px; float: left; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-weight: normal; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20070215/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Enjoy Our Beautiful Earth&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-weight: normal; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20070215/article_02.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Our Unique Solar System—How It Got Here&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2010/11/bumiadakah-planet-lain-yang-ideal.html"&gt;Nikmati Bumi Kita yang Indah; &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; "&gt;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2010/11/bumiadakah-planet-lain-yang-ideal.html"&gt;Tata Surya Kita yang Unik—Asal Mulanya&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20070215/article_03.htm"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;An Everlasting Gift From the Creator&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200609a/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Does Science Contradict the Genesis Account?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aptb.blogspot.com/2010/08/science-and-genesis.html"&gt;Apakah Sains Bertentangan dengan Catatan Kejadian?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200609/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Is There a Creator?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://k3tour.blogspot.com/2010/02/apa-yang-alam-ajarkan.html"&gt;Apakah Ada Pencipta?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20080501/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;What Does Creation Reveal About God?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2010/11/lihat-dulu-baru-percaya.html"&gt;Apa yang Ciptaan Singkapkan tentang Allah?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;h2 style="font-size: 22px; color: rgb(34, 57, 125); font-family: arial, helvetica; margin-top: 0px; font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;BUKANKAH mengherankan bahwa faktor-faktor yang menurut para ilmuwan penting untuk kehidupan di sebuah planet disebutkan atau langsung tersirat dalam pasal pertama Alkitab? Apa faktor-faktor itu?&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Agar kehidupan berkembang, harus ada banyak air, seperti disebutkan di &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_001.htm?bk=ge;chp=1;vs=2;citation#bk2"&gt;Kejadian 1:2&lt;/a&gt;. Suhunya harus tepat agar air di planet itu tetap cair. Karena itu, jarak planet tersebut dengan mataharinya harus tepat. Catatan Kejadian berulang kali menarik perhatian ke matahari dan pengaruhnya atas bumi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Agar dapat dihuni oleh manusia, sebuah planet harus mempunyai atmosfer dengan campuran gas tertentu. Aspek penting ini disebutkan di &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_001.htm?bk=ge;chp=1;vs=6-8;citation#bk6"&gt;Kejadian 1:6-8&lt;/a&gt;. Tumbuh-tumbuhan yang berkembang, seperti dilukiskan di &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_001.htm?bk=ge;chp=1;vs=11-12;citation#bk11"&gt;Kejadian 1:11, 12&lt;/a&gt;, menjadi pemasok utama oksigen. Agar banyak ragam fauna dapat hidup di sebuah planet, perlu ada daratan yang kering, tanah yang produktif, seperti digambarkan di &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_001.htm?bk=ge;chp=1;vs=9-12;citation#bk9"&gt;Kejadian 1:9-12&lt;/a&gt;. Akhirnya, agar cuacanya sedang, sebuah planet harus berada pada kemiringan yang tepat dan tetap pada posisi itu—untuk bumi, hal itu terwujud antara lain karena pengaruh gaya gravitasi bulan. Fungsi bulan sebagai satelit bumi ini serta beberapa manfaatnya ditonjolkan di &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_001.htm?bk=ge;chp=1;vs=14;citation#bk14"&gt;Kejadian 1:14, 16&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Bagaimana Musa, seorang penulis zaman dulu, tanpa bantuan sains modern, bisa menarik perhatian ke faktor-faktor yang disebutkan di atas? Apakah Musa hanya lebih maju daripada orang sezamannya dalam memahami pentingnya faktor-faktor itu? Penjelasannya adalah ia diilhami oleh sang Pencipta langit dan bumi. Hal ini patut diperhatikan mengingat keakuratan catatan Kejadian secara ilmiah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Alkitab menegaskan bahwa ada tujuan di balik keajaiban-keajaiban yang kita lihat di alam semesta di sekitar kita. ”Mengenai langit, langit adalah milik Yehuwa,” kata &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_115.htm?bk=ps;chp=115;vs=16;citation#bk16"&gt;Mazmur 115:16&lt;/a&gt;, ”tetapi bumi telah diberikannya kepada putra-putra manusia.” Sebuah mazmur lain mengatakan, ”Ia telah menjadikan bumi di tempatnya yang tetap; yang tidak akan digoyahkan sampai waktu yang tidak tertentu, atau selama-lamanya.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_104.htm?bk=ps;chp=104;vs=5;citation#bk5"&gt;Mazmur 104:5&lt;/a&gt;) Jika alam semesta dan planet kita yang indah dirancang dan dibuat oleh Pencipta, tentu masuk akal jika kita percaya bahwa Ia juga mempunyai kesanggupan untuk memelihara hal-hal tersebut. Ini berarti bahwa saudara dapat dengan yakin menantikan penggenapan janji yang luar biasa ini, ”Orang-orang adil-benar akan memiliki bumi, dan mereka akan mendiaminya selama-lamanya.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_037.htm?bk=ps;chp=37;vs=29;citation#bk29"&gt;Mazmur 37:29&lt;/a&gt;) Yang pasti, Allah ”tidak menciptakan [bumi] dengan percuma”, tetapi ”membentuknya untuk didiami” selamanya oleh orang-orang yang dengan penuh penghargaan mengakui perbuatan-perbuatan-Nya.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_045.htm?bk=isa;chp=45;vs=18;citation#bk18"&gt;Yesaya 45:18&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Menurut Alkitab, Yesus datang ke bumi untuk mengajar kita tentang Allah dan maksud-tujuan-Nya untuk mengaruniakan kehidupan abadi kepada umat manusia yang taat. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_003.htm?bk=joh;chp=3;vs=16;citation#bk16"&gt;Yohanes 3:16&lt;/a&gt;) Kita diyakinkan bahwa Allah segera akan ”membinasakan orang-orang yang sedang membinasakan bumi”, sedangkan orang-orang dari segala bangsa yang cinta damai dan menerima persediaannya untuk keselamatan akan tetap hidup. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_007.htm?bk=re;chp=7;vs=9;citation#bk9"&gt;Penyingkapan 7:9, 14&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_011.htm?bk=re;chp=11;vs=18;citation#bk18"&gt;11:18&lt;/a&gt;) Sungguh menyenangkan kehidupan ini kelak sewaktu manusia terus menemukan dan menikmati keajaiban-keajaiban ciptaan Allah selamanya!—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_003.htm?bk=ec;chp=3;vs=11;citation#bk11"&gt;Pengkhotbah 3:11&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ro/chapter_008.htm?bk=ro;chp=8;vs=21;citation#bk21"&gt;Roma 8:21&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table width="600" cellpadding="2" cellspacing="0" border="0" class="appeared" style="background-color: rgb(51, 51, 51); clear: both; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="550" class="appeared"&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;Appeared in &lt;cite style="font-style: italic; "&gt;The Watchtower&lt;/cite&gt;  February 15, 2007&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; "&gt;Salinan © 2010 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-7617853242080714073?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/7617853242080714073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/7617853242080714073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/pemberian-abadi-dari-sang-pencipta.html' title='Pemberian Abadi dari sang Pencipta'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-395416303618180295</id><published>2010-11-14T21:28:00.005+07:00</published><updated>2010-11-14T23:14:56.672+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cara Melindungi Anak-Anak Anda'/><title type='text'>Cara Melindungi Anak-Anak Anda</title><content type='html'>&lt;div class="topnavigation" style="position: relative; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;div class="site" style="position: relative; background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;table width="600" cellpadding="2" cellspacing="1" border="0" style="background-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="40" class="nobar" style="font-size: 12px; color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; border-left-width: initial; border-left-style: none; border-left-color: initial; border-right-style: none; border-right-width: initial; border-right-color: initial; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(238, 238, 238); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/home.gif" border="0" alt="Home" width="19" height="15" style="display: inline; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="font-size: 12px; color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="font-size: 12px; color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="font-size: 12px; color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="font-size: 12px; color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="font-size: 12px; color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="font-size: 12px; color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="font-size: 12px; color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="font-size: 12px; color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="position: relative; background-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 600px; padding-bottom: 1em; "&gt;&lt;div class="title" style="position: relative; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200710/01.jpg" width="200" height="336" alt="A secure and happy girl" style="float: left; " /&gt;&lt;h1 style="font-size: 30px; color: rgb(0, 157, 181); font-family: 'Rockwell Extra Bold', Rockwell, 'Times New Roman', serif; text-align: center; margin-top: 0px; margin-right: 50px; margin-bottom: 1em; margin-left: 250px; padding-top: 1em; "&gt;Lindungilah Anak-Anak Anda!&lt;/h1&gt;&lt;hr style="color: rgb(0, 157, 181); background-color: rgb(0, 157, 181); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 300px; height: 1px; margin-top: 0px; margin-right: 50px; margin-bottom: 0px; margin-left: 50px; text-align: center; "&gt;&lt;h2 style="font-size: 30px; color: rgb(244, 117, 34); font-family: Rockwell, 'Times New Roman', serif; text-align: center; margin-top: 0px; margin-right: 50px; margin-bottom: 1em; margin-left: 250px; padding-top: 1em; "&gt;Cara Melindungi Anak-Anak Anda&lt;/h2&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="linktext" style="position: relative; margin-left: 2px; margin-right: 2px; width: 160px; float: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200710/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;A Danger That Concerns Every Parent&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/08/penyebab-ekstrem-hilangnya-kasih-sayang.html" style="text-decoration: none; color: rgb(30, 68, 24); "&gt;Bahaya yang Meresahkan Setiap Orang Tua&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200710/article_02.htm"&gt;How to Protect Your Children&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/cara-melindungi-anak-anak-anda.html" style="text-decoration: none; color: rgb(103, 78, 167); "&gt;Cara Melindungi Anak Anda&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200710/article_03.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Make Your Family a Safe Haven&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/08/jadikan-keluarga-anda-tempat-yang-aman.html" style="text-decoration: underline; color: rgb(35, 13, 160); "&gt;Jadikan Keluarga Anda Tempat yang Aman&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/19850122/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Child Molesting—You Can Protect Your Child&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200708/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Seven Steps to Better Parenting&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="position: relative; margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;KEBANYAKAN dari kita tidak ingin berlama-lama memikirkan pelecehan seksual pada anak. Membayangkannya saja sudah membuat para orang tua bergidik! Namun, hal itu adalah kenyataan yang menakutkan dan tidak menyenangkan di dunia dewasa ini, dan pengaruhnya atas anak-anak bisa menghancurkan. Apakah ada gunanya membahas pokok ini? Coba pikirkan, seberapa besarkah pengorbanan yang rela Anda lakukan demi keselamatan anak Anda? Mencari tahu tentang kenyataan yang tidak menyenangkan mengenai pelecehan pastilah pengorbanan yang tidak seberapa. Pengetahuan ini justru dapat sangat bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Jangan biarkan masalah ini menjadi momok yang merampas keberanian Anda. Setidak-tidaknya, Anda memiliki kelebihan yang tidak dimiliki anak Anda—kesanggupan yang baru bisa diperoleh anak Anda setelah bertahun-tahun, atau bahkan puluhan tahun. Karena telah hidup lebih lama, Anda telah memiliki aset berupa pengetahuan, pengalaman, dan hikmat. Kuncinya adalah menambah aset tersebut serta menggunakannya untuk melindungi anak Anda. Kita akan membahas tiga langkah dasar yang dapat diambil setiap orang tua. Langkah-langkah itu adalah: (1) Jadilah garis pertahanan pertama bagi anak Anda, (2) beri anak Anda cukup informasi tentang seks dan (3) perlengkapi anak Anda dengan beberapa petunjuk dasar untuk melindungi diri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 24px; font-weight: normal;"&gt;Apakah Anda Menjadi Garis Pertahanan Pertama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-weight: normal; font-size: 24px; color: rgb(0, 157, 181); "&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Tanggung jawab utama untuk melindungi anak-anak dari pelecehan ada pada orang tua, bukan pada anak-anak. Karena itu, orang tua harus terdidik sebelum bisa mendidik anak. Jika Anda orang tua, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Anda perlu mengetahui ciri-ciri pelaku dan bagaimana modusnya. Orang tua sering membayangkan pelaku sebagai orang tak dikenal yang mengintai di kegelapan, mencari-cari cara untuk menculik dan memperkosa anak-anak. Orang jahat seperti itu memang ada. Media berita sering kali melaporkan tentang mereka. Namun, secara relatif mereka jarang ada. Dalam sekitar 90 persen kasus pelecehan seksual anak, pelakunya adalah orang yang sudah dikenal dan dipercaya oleh si anak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="box" style="position: relative; background-color: rgb(238, 238, 238); border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-right-color: rgb(51, 51, 51); border-bottom-color: rgb(51, 51, 51); border-left-color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 1em; margin-right: 30px; margin-bottom: 1em; margin-left: 30px; padding-bottom: 1em; "&gt;&lt;h4 style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; font-weight: normal; color: rgb(255, 255, 255); background-color: rgb(51, 51, 51); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 5px; padding-right: 30px; padding-bottom: 5px; padding-left: 30px; margin-top: 0px; "&gt;PELECEHAN SEKSUAL&lt;br /&gt;—PROBLEM GLOBAL&lt;/h4&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 30px; padding-bottom: 0px; padding-left: 30px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;Pada tahun 2006, sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerahkan kepada Majelis Umum PBB sebuah laporan sedunia tentang kekerasan terhadap anak-anak yang telah disusun oleh seorang pakar independen untuk PBB. Menurut laporan tersebut, selama satu tahun belakangan diperkirakan ada 150 juta anak perempuan dan 73 juta anak lelaki di bawah usia 18 tahun yang mengalami ”hubungan seks yang dipaksakan atau bentuk kekerasan seksual lainnya”. Angka-angka itu mengejutkan, tetapi laporan tersebut menyatakan, ”Angka sebenarnya pasti lebih tinggi.” Sebuah kajian atas penelitian dari 21 negeri menunjukkan bahwa di beberapa tempat, sebanyak 36 persen wanita dan 29 persen pria pernah menjadi korban salah satu bentuk pelecehan seksual semasa kanak-kanak. Mayoritas pelakunya adalah sanak keluarga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; "&gt;Sewajarnya, Anda tidak mau berpikir bahwa tetangga, guru, tenaga medis, pelatih olahraga, atau kerabat yang baik hati bisa bernafsu kepada anak Anda. Dan, kebanyakan orang memang tidak begitu. Anda tidak perlu mencurigai setiap orang di sekitar Anda. Namun, Anda dapat melindungi anak Anda dengan mengetahui taktik khas seorang pelaku pelecehan.—Lihat kotak di bawah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article1" style="position: relative; margin-left: 179px; margin-right: 11px; padding-right: 7px; border-right-width: 2px; border-right-style: dotted; border-right-color: rgb(244, 117, 34); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200710/square-orange.gif" width="10" height="10" class="sq" style="display: block; margin-top: 0px; position: absolute; top: 0px; right: -6px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="bl-right" style="position: relative; width: 160px; float: right; padding-top: 0px; padding-right: 10px; padding-bottom: 10px; padding-left: 10px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(244, 117, 34); font-family: Rockwell, 'Times New Roman', times, serif; font-size: 22px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: right; "&gt;Jadilah Garis Pertahanan Pertama Anak Anda&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;a name="q4_01" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Dengan mengenali taktik-taktik tersebut, Anda sebagai orang tua dapat lebih siap untuk bertindak sebagai garis pertahanan pertama. Misalnya, jika seseorang, yang tampak lebih berminat pada anak-anak ketimbang orang dewasa, memberikan perhatian khusus dan hadiah-hadiah kepada anak Anda atau menawarkan untuk menjaganya tanpa bayaran atau bertamasya berduaan dengan anak Anda, apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda langsung menyimpulkan bahwa ia pasti seorang pemerkosa? &lt;i&gt;Jangan cepat-cepat menarik kesimpulan&lt;/i&gt;. Ia mungkin tidak mempunyai maksud apa-apa. Meskipun demikian, hal itu bisa membuat Anda waspada. Alkitab mengatakan, ”Orang yang kurang berpengalaman percaya pada setiap perkataan, tetapi orang yang cerdik mempertimbangkan langkah-langkahnya.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_014.htm?bk=pr;chp=14;vs=15;citation#bk15"&gt;Amsal 14:15&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Ingat, tawaran apa pun yang kedengaran muluk-muluk mungkin tidak tulus. Dengan cermat perhatikan setiap orang yang menawarkan diri untuk berduaan saja bersama anak Anda. Beri tahu dia bahwa Anda dari waktu ke waktu biasa memonitor kegiatan anak Anda. Mimi dan Tono, orang tua muda dengan tiga anak lelaki, berhati-hati saat harus meninggalkan anaknya berduaan dengan orang dewasa. Sewaktu salah seorang anaknya les musik di rumah, Mimi memberi tahu sang guru, ”Saya akan keluar masuk ruangan ini selama Bapak mengajar.” Sikap waspada tersebut terkesan ekstrem, tetapi orang tua ini lebih rela repot sekarang ketimbang menyesal di kemudian hari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="position: relative; margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;div class="fl-right" style="position: relative; width: 200px; float: right; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 10px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200710/05.jpg" width="200" height="160" alt="A mother observing son's piano lesson" /&gt;&lt;p style="color: rgb(244, 117, 34); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: 14px; margin-top: 5px; margin-right: 0px; margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; text-align: right; "&gt;Libatkan diri dengan kegiatan anak Anda&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Libatkan diri secara aktif dengan kegiatan, persahabatan, dan tugas sekolah anak Anda. Pelajari semua perincian tentang setiap acara jalan-jalan yang direncanakan. Seorang pakar kesehatan mental yang selama 33 tahun menangani kasus-kasus pelecehan seksual mengatakan bahwa ia telah melihat tak terhitung banyaknya kasus yang semestinya bisa dihindari kalau saja orang tua sedikit berhati-hati. Ia mengutip kata-kata seorang pelaku yang terbukti bersalah, ”Orang tua sendiri yang menyerahkan anak-anak mereka. . . . Mereka membuatnya mudah bagi saya.” Ingat, kebanyakan pelaku lebih menyukai target yang mudah dimangsa. Anak-anak yang orang tuanya terlibat aktif dalam kehidupan mereka akan menjadi target yang sulit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Cara lain untuk bertindak sebagai garis pertahanan pertama anak Anda adalah dengan menjadi pendengar yang baik. Anak-anak jarang mau menceritakan pelecehan yang dialami; mereka terlalu malu dan cemas akan reaksinya. Maka, dengarkan dengan cermat, bahkan petunjuk yang samar-samar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;a name="fnt1_src" href="http://www.watchtower.org/e/200710/article_02.htm#fnt1" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;*&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Jika anak Anda mengatakan sesuatu yang meresahkan Anda, dengan tenang ajukan pertanyaan untuk memancingnya berbicara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;a name="fnt2_src" href="http://www.watchtower.org/e/200710/article_02.htm#fnt2" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;sup class="fnt" style="font-size: 13px; "&gt;#&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Jika ia mengatakan tidak mau dijaga pengasuh tertentu, tanyakan mengapa. Jika ia mengatakan ada orang dewasa yang melakukan permainan aneh dengannya, tanyakan, ”Permainan apa? Apa yang dilakukan orang itu?” Jika ia mengadu ada yang menggelitiknya, tanyakan, ”Di bagian mana kamu digelitik?” Jangan cepat menganggap remeh jawaban seorang anak. Para pelaku memberi tahu si anak bahwa tidak ada yang akan percaya kepadanya; sering kali, hal itu benar. Dan, jika seorang anak menjadi korban pelecehan, langkah besar untuk sembuh adalah bila ia dipercaya dan didukung oleh orang tua&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 24px; color: rgb(0, 157, 181); font-weight: normal; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Beri Anak Anda Informasi tentang Seks&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Sebuah karya referensi tentang pokok penganiayaan anak mengutip kata-kata seorang pelaku yang terbukti bersalah, ”Anak yang tidak tahu apa-apa tentang seks akan menjadi korban empuk berikutnya.” Kata-kata menyeramkan tersebut merupakan pengingat yang berguna bagi para orang tua. Anak-anak yang kurang pengetahuan tentang seks jauh lebih mudah dibodohi oleh para penganiaya. Alkitab mengatakan bahwa pengetahuan dan hikmat dapat melepaskan kita ”dari orang yang mengatakan hal-hal sesat”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_002.htm?bk=pr;chp=2;vs=10-12;citation#bk10"&gt;Amsal 2:10-12&lt;/a&gt;) Pasti Anda ingin anak Anda memiliki pengetahuan dan hikmat demikian, bukan? Maka, sebagai langkah dasar kedua untuk melindunginya, jangan segan mengajarkan pokok penting ini kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Namun, bagaimana caranya? Banyak orang tua merasa risi untuk membahas topik seks dengan anak-anak. Anak Anda mungkin lebih risi lagi, dan kemungkinan besar ia tidak akan memulainya. Jadi, ambillah prakarsa. Mimi mengatakan, ”Kami mulai sejak dini dengan menyebutkan bagian-bagian tubuh. Kami memakai bahasa yang benar, bukan bahasa anak-anak, untuk memperlihatkan kepada mereka bahwa tidak ada satu bagian pun dari tubuh mereka yang aneh atau memalukan.” Petunjuk untuk menghindari pelecehan menyusul dengan sendirinya. Banyak orang tua memberi tahu anak-anak bahwa bagian tubuh yang tertutup pakaian renang bersifat pribadi dan khusus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article2" style="position: relative; margin-left: 7px; margin-right: 0px; border-left-width: 2px; border-left-style: dotted; border-left-color: rgb(0, 157, 181); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200710/square-blue.gif" width="10" height="10" class="sq-bl" style="display: block; margin-top: 0px; position: absolute; top: 0px; left: -6px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="bl-left" style="position: relative; width: 160px; float: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 157, 181); font-family: Rockwell, 'Times New Roman', times, serif; font-size: 22px; margin-top: 0px; margin-right: 11px; margin-bottom: 0px; margin-left: 7px; "&gt;Beri anak Anda informasi tentang seks&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 170px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Mona, yang disebutkan dalam artikel sebelumnya, mengatakan, ”Saya dan Adin memberi tahu anak kami bahwa penisnya adalah milik pribadi, dan bukan mainan. Tidak boleh dijadikan mainan oleh siapa pun—Mama, Papa, bahkan dokter. Sewaktu kami membawanya ke dokter, saya menjelaskan bahwa dokter hanya mau memeriksa dan karena itu boleh memegangnya.” Kedua orang tua ikut dalam pembicaraan singkat ini dari waktu ke waktu, dan meyakinkan si anak bahwa ia bisa memberi tahu mereka kapan saja jika ada yang menyentuhnya dengan cara yang tidak benar atau yang membuatnya merasa risi. Para pakar dalam bidang pengasuhan anak dan pencegahan penganiayaan menyarankan agar semua orang tua mengadakan percakapan serupa dengan anak-anak mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 170px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Banyak yang mendapati bahwa buku &lt;i&gt;Belajarlah dari sang Guru Agung&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;a name="fnt3_src" href="http://www.watchtower.org/e/200710/article_02.htm#fnt3" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;sup class="fnt" style="font-size: 13px; "&gt;%&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;sangat berguna untuk mengajarkan pokok bahasan ini. Pasal 32, ”Bagaimana Yesus Dilindungi”, memuat pesan yang terus terang tetapi menghibur bagi anak-anak tentang bahaya penganiayaan dan pentingnya melindungi diri. ”Buku ini telah memberi kami cara yang tepat sekali untuk menegaskan apa yang telah kami sampaikan kepada anak-anak secara pribadi,” kata Mimi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fl-left" style="position: relative; float: left; width: 170px; margin-left: 7px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200710/07.jpg" width="160" height="140" alt="A mother and daughter talking" /&gt;&lt;p class="cap" style="color: rgb(0, 157, 181); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: 14px; margin-top: 5px; margin-right: 0px; margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; "&gt;Jangan segan mengajarkan anak Anda tentang seks&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="position: relative; margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Di dunia dewasa ini, anak-anak perlu tahu bahwa ada yang suka meraba anak-anak atau menyuruh anak-anak meraba mereka dengan cara yang salah. Peringatan ini tidak perlu membuat anak-anak ketakutan atau mencurigai semua orang dewasa. ”Itu semacam petunjuk keamanan saja,” kata Mona. ”Dan, itu hanya satu di antara banyak petunjuk lain, yang sebagian besar tidak berkaitan dengan pelecehan. Anak saya sama sekali tidak ketakutan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Anak Anda juga harus diajar untuk memiliki pandangan yang seimbang tentang ketaatan. Mengajar anak untuk taat adalah pelajaran yang penting dan sulit. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/col/chapter_003.htm?bk=col;chp=3;vs=20;citation#bk20"&gt;Kolose 3:20&lt;/a&gt;) Namun, pelajaran tersebut bisa menjadi ekstrem. Jika seorang anak diajar bahwa ia harus selalu taat kepada semua orang dewasa, tidak soal keadaannya, ia rentan terhadap pelecehan. Para pelaku jeli mengenali anak-anak yang terlalu penurut. Orang tua yang bijaksana mengajar anak-anak mereka bahwa ketaatan bersifat relatif. Bagi orang Kristen, mengajarkan hal itu tidaklah serumit yang dibayangkan. Cukup mengatakan kepada mereka, ”Kalau ada yang menyuruh kamu melakukan sesuatu yang Allah Yehuwa katakan salah, kamu tidak usah melakukannya. Bahkan Mama atau Papa tidak pernah boleh menyuruh kamu melakukan sesuatu yang Yehuwa katakan salah. Dan, kamu bisa cerita kepada Mama atau Papa kapan saja kalau ada yang mencoba menyuruh kamu melakukan sesuatu yang salah.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Akhirnya, katakan kepada anak Anda bahwa tidak ada yang boleh menyuruhnya merahasiakan sesuatu dari orang tua. Beri tahu dia bahwa kalau ada yang menyuruhnya merahasiakan sesuatu dari Anda, dia harus selalu memberi tahu Anda. Tidak soal apa yang orang katakan kepadanya—sekalipun ada ancaman yang menyeramkan atau apabila dia sendiri berbuat salah—dia selalu bebas menceritakan semuanya kepada Mama atau Papa. Petunjuk seperti itu tidak perlu membuat anak Anda takut. Anda dapat meyakinkannya bahwa kebanyakan orang tidak akan pernah melakukan hal-hal seperti itu—merabanya di bagian yang tidak semestinya, memintanya tidak menaati Allah, atau memintanya merahasiakan sesuatu. Bagaikan merencanakan rute untuk menyelamatkan diri kalau-kalau terjadi kebakaran, petunjuk ini hanya untuk berjaga-jaga dan mungkin tidak akan pernah diperlukan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 24px; font-weight: normal;"&gt;Perlengkapi Anak Anda dengan Beberapa Petunjuk Dasar untuk Melindungi Diri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; "&gt;Langkah ketiga yang akan kita bahas adalah mengajarkan beberapa tindakan sederhana yang harus dilakukan anak Anda andaikata seseorang mencoba memanfaatkan dia sewaktu Anda tidak ada di dekatnya. Salah satu metode yang sering disarankan adalah seperti permainan. Para orang tua mengajukan pertanyaan ”Bagaimana kalau . . . ?”, dan si anak menjawab. Anda dapat bertanya, ”Bagaimana kalau kita sedang jalan-jalan di toko lalu tahu-tahu kamu terpisah? Bagaimana kamu bisa menemukan Mama?” Jawaban si anak mungkin tidak persis seperti yang Anda harapkan, tetapi Anda bisa membimbingnya dengan pertanyaan lain, misalnya ”Apa lagi yang bisa dilakukan supaya lebih aman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article1" style="position: relative; margin-left: 179px; margin-right: 11px; padding-right: 7px; border-right-width: 2px; border-right-style: dotted; border-right-color: rgb(244, 117, 34); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200710/square-orange.gif" width="10" height="10" class="sq" style="display: block; margin-top: 0px; position: absolute; top: 0px; right: -6px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="bl-right" style="position: relative; width: 160px; float: right; padding-top: 0px; padding-right: 10px; padding-bottom: 10px; padding-left: 10px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(244, 117, 34); font-family: Rockwell, 'Times New Roman', times, serif; font-size: 22px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: right; "&gt;Perlengkapi anak Anda dengan beberapa petunjuk dasar&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Anda bisa menggunakan pertanyaan-pertanyaan serupa untuk menanyai si anak apa reaksi paling aman kalau ada yang mencoba merabanya dengan cara yang salah. Jika si anak mudah ketakutan oleh pertanyaan semacam itu, coba ceritakan tentang anak lain. Sebagai contoh, ”Seorang gadis cilik sedang bersama kerabat lelaki yang ia sayangi, tetapi kemudian orang itu mencoba meraba bagian tubuhnya yang semestinya tidak boleh. Nah, apa yang harus dia lakukan supaya tidak diganggu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Apa yang hendaknya Anda ajarkan agar dilakukan anak Anda dalam situasi seperti di atas? Seorang penulis menjelaskan, ”Kata-kata yang tegas seperti ’Tidak!’ atau ’Jangan!’ atau ’Pergi!’ bisa sangat ampuh untuk membuat takut si perayu sehingga mengurungkan niatnya dan mencari korban lain.” Bantu anak Anda melakonkan skenario singkat supaya ia tidak ragu-ragu untuk menolak dengan suara lantang, untuk cepat lari, dan melaporkan kepada Anda apa pun yang terjadi. Anak yang kelihatannya memahami betul latihan itu bisa melupakannya dengan mudah setelah lewat beberapa minggu atau bulan. Jadi, ulangi latihan tersebut secara teratur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="position: relative; margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;div class="fl-right" style="position: relative; width: 200px; float: right; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 10px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200710/08.jpg" width="200" height="180" alt="Parents teaching daughter to defend herself" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin-top: 5px; margin-right: 0px; margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; text-align: right; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;b&gt;Ajar anak Anda untuk tegas dan berani jika suatu saat ia berhadapan dengan pelaku pelecehan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; "&gt;Semua orang yang secara langsung mengasuh si anak, termasuk pria—tidak soal ayah, ayah tiri, atau kerabat lelaki lainnya—harus ikut dalam diskusi ini. Mengapa? Karena semua yang terlibat dalam pengajaran tersebut seolah-olah berjanji kepada si anak bahwa mereka tidak akan pernah melakukan tindak pelecehan. Yang menyedihkan, banyak pelecehan seksual terjadi justru di lingkungan keluarga. Artikel berikut akan membahas bagaimana Anda dapat membuat keluarga Anda menjadi tempat yang aman di dunia yang keji&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;hr style="color: rgb(0, 157, 181); background-color: rgb(0, 157, 181); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 100px; height: 1px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p class="fnt"&gt;&lt;a name="fnt1" href="http://www.watchtower.org/e/200710/article_02.htm#fnt1_src" style="color: rgb(0, 0, 204); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;*&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;  Para pakar mengatakan bahwa banyak korban pelecehan memberi petunjuk nonverbal bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Misalnya, jika seorang anak tiba-tiba kembali ke kebiasaan yang sudah ia tinggalkan beberapa waktu sebelumnya, seperti mengompol, tidak mau pisah dari orang tua, atau takut sendirian, ia mungkin mengisyaratkan adanya hal serius yang meresahkannya. Gejala-gejala seperti itu hendaknya tidak dianggap sebagai bukti bahwa pasti telah terjadi pelecehan. Dengan tenang, pancing anak Anda berbicara agar dapat mengetahui penyebab keresahannya sehingga ia dapat dihibur, ditenteramkan, dan dilindungi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="fnt" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;a name="fnt2" href="http://www.watchtower.org/e/200710/article_02.htm#fnt2_src" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;sup&gt;#&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt;  For the sake of simplicity, both the abuser and the victim are referred to here as males. Regardless of gender, though, the same principles apply.&lt;/p&gt;&lt;p class="fnt" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;a name="fnt3" href="http://www.watchtower.org/e/200710/article_02.htm#fnt3_src" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;sup&gt;%&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt;  Published by Jehovah’s Witnesses.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="box" style="position: relative; background-color: rgb(238, 238, 238); border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-right-color: rgb(51, 51, 51); border-bottom-color: rgb(51, 51, 51); border-left-color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 1em; margin-right: 30px; margin-bottom: 1em; margin-left: 30px; padding-bottom: 1em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;a name="box" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;h4 style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 18px; font-weight: normal; color: rgb(255, 255, 255); background-color: rgb(51, 51, 51); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 5px; padding-right: 30px; padding-bottom: 5px; padding-left: 30px; margin-top: 0px; "&gt;POLA RAYUAN&lt;/h4&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 30px; padding-bottom: 0px; padding-left: 30px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;  Seorang pemerkosa kemungkinan besar terlalu lihai sehingga tidak akan memaksa korbannya. Sebaliknya, ia mungkin lebih suka merayu anak-anak secara bertahap. Mula-mula, ia memilih calon korbannya, sering kali anak yang kelihatan tidak berdaya dan penurut, dengan demikian secara relatif mudah dikendalikan. Kemudian, ia memberikan perhatian khusus kepada anak itu. Ia mungkin juga mencoba mendapatkan kepercayaan orang tuanya. Para pemerkosa sering kali mahir berpura-pura menaruh minat yang tulus kepada si anak dan keluarganya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 30px; padding-bottom: 0px; padding-left: 30px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;  Akhirnya, si pemerkosa akan mulai mempersiapkan si anak untuk dijadikan korban. Sedikit demi sedikit, ia mulai lebih banyak mengadakan kontak badan dengan si anak melalui pertunjukan kasih sayang, gulat-gulatan, dan gelitikan yang tampaknya polos. Ia mungkin menghujani si anak dengan hadiah dan mulai memisahkannya dari teman-teman, kakak adik, dan orang tua, supaya bisa berduaan saja dengan si anak. Pada suatu waktu, ia mungkin meminta si anak tidak menceritakan rahasia kecil kepada orang tua—mungkin tentang suatu hadiah atau rencana jalan-jalan. Taktik-taktik tersebut melicinkan jalan untuk rayuan. Sewaktu si pemerkosa telah mendapatkan kepercayaan si anak serta orang tuanya, ia siap beraksi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 30px; padding-bottom: 0px; padding-left: 30px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;  Sekali lagi, caranya mungkin sekali tidak kentara, tidak kejam atau memaksa. Ia mungkin memanfaatkan keingintahuan wajar si anak tentang seks, menawarkan untuk menjadi ”guru”, atau ia mungkin mengajaknya mengadakan ”permainan istimewa” yang tidak boleh diketahui orang lain. Ia mungkin mencoba memperlihatkan pornografi kepada si anak supaya perilaku demikian tampak normal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 0px; padding-right: 30px; padding-bottom: 0px; padding-left: 30px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;  Jika ia berhasil memperkosa si anak, ia sekarang ingin sekali memastikan bahwa si anak tidak menceritakannya kepada siapa-siapa. Ia mungkin menggunakan berbagai taktik, misalnya dengan mengancam, memeras, dan menyalahkan, atau mungkin dengan mengkombinasikan cara-cara itu. Contohnya, ia mungkin mengatakan, ”Salah kamu sendiri. Kamu sih tidak menyuruh saya berhenti.” Ia mungkin menambahkan, ”Kalau kamu beri tahu Mama Papa, mereka akan memanggil polisi dan saya dipenjarakan untuk selamanya.” Atau, ia mungkin mengatakan, ”Ini rahasia kita berdua. Kalau kamu cerita, tidak ada yang bakal percaya. Awas kalau Mama Papa sampai tahu, akan saya hajar mereka.” Ada banyak sekali taktik licik dan jahat yang akan diupayakan orang-orang ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table width="600" cellpadding="2" cellspacing="0" border="0" class="appeared" style="background-color: rgb(51, 51, 51); clear: both; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="550" class="appeared"&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;Appeared in &lt;cite style="font-style: italic; "&gt;Awake!&lt;/cite&gt;  October 2007&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; "&gt;Salinan © 2010 from Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-395416303618180295?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/395416303618180295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/395416303618180295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/cara-melindungi-anak-anak-anda.html' title='Cara Melindungi Anak-Anak Anda'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-271155489049134896</id><published>2010-11-12T21:11:00.017+07:00</published><updated>2010-11-14T07:58:54.542+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kebersihan—Apa Arti Sebenarnya?'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Kebersihan—Apa Arti Sebenarnya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-style: solid none none; border-top: 1px solid rgb(51, 51, 51); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: medium;"&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; padding: 2px 5px; margin: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial,helvetica,sans-serif; text-decoration: none;"&gt;Article and Formats from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table style="font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: medium;" bgcolor="#ffffff" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="600"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" bgcolor="#99ccff" width="164"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20020201/collage1.jpg" alt="1. A girl on swing; 2. A mother giving baby a bath; 3. A woman washing her face; 4. A man and woman dining; 5. A doctor wearing mask" height="151" width="164" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="436"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20020201/collage2.jpg" alt="1. A girl on swing; 2. A mother giving baby a bath; 3. A woman washing her face; 4. A man and woman dining; 5. A doctor wearing mask" height="120" width="436" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="15"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="421"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table style="font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: medium;" bgcolor="#ffffff" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="600"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td bgcolor="#99ccff"&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; width: 160px;"&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px;"&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin: 0px 0px 1em -35px;"&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-weight: normal;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20020201/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;How Important Is Cleanliness?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li  style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-weight: normal;font-family:arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;font-family:Arial,Tahoma,Helvetica,FreeSans,sans-serif;" &gt;&lt;h3 class="post-title entry-title" style="margin: 0px; position: relative; font: 18px Arial,Tahoma,Helvetica,FreeSans,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/11/seberapa-pentingkah-kebersihan.html"&gt;Seberapa Pentingkah Kebersihan?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-weight: normal;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20020201/article_02.htm"&gt;Cleanliness—What Does It Really Mean?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:12px;"&gt;(Bahasa) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:12px;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/kebersihanapa-arti-sebenarnya-article.html"&gt;Kebersihan&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/kebersihanapa-arti-sebenarnya-article.html"&gt;ApA Arti Sebenarnya?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:12px;"&gt;Related topics:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin: 0px 0px 1em -35px;"&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-weight: normal;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20081201/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;Cleanliness—Why Is It Important?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:12px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/kebersihanmengapa-penting.html"&gt;Kebersihan—&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:12px;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/kebersihanmengapa-penting.html"&gt;Mengapa Penting?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-weight: normal;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060801/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;You Cannot Save It, so Use It Well&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-weight: normal;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/kebersihanmengapa-penting.html"&gt;Anda Tidak Bisa Menyimpannya, Jadi Gunakan Sebaik-Baiknya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-weight: normal;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/19980522/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;Five Ways to Improve the Quality of Your Life&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;h1   style="color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 0px;font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:24px;"&gt;Kebersihan&lt;br /&gt;&lt;span class="sm"  style="font-size:18px;"&gt;Apa Arti Sebenarnya?&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;p&gt;KARENA kondisi tidak higienis yang mengejutkan di Eropa dan Amerika Serikat selama abad ke-18 dan 19, para misionaris pada masa itu mengabarkan apa yang mungkin diistilahkan sebagai ”doktrin kebersihan”. Doktrin ini menyetarakan kejorokan dengan dosa, sedangkan kebersihan dikatakan lebih mendekatkan seseorang kepada Allah. Mungkin inilah yang mempopulerkan aksioma ”Kebersihan berdampingan dengan kesalehan”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pandangan ini digunakan oleh Bala Keselamatan, yang didirikan oleh William dan Catherine Booth. Menurut buku &lt;i&gt;Health and Medicine in the Evangelical Tradition&lt;/i&gt;, salah satu slogan mereka yang paling awal adalah: ”Sabun, Sup, dan Keselamatan” (”Soap, Soup, and Salvation”). Kemudian, sewaktu Louis Pasteur dan lainnya membuktikan dengan pasti hubungan antara penyakit dan bakteri, hal itu semakin menambah daya dorong dan dasar ilmiah untuk proyek perencanaan kesehatan masyarakat yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa langkah yang langsung diambil mencakup tidak menuntut seorang saksi di pengadilan untuk mencium Alkitab dan meniadakan cangkir minum bersama di sekolah dan stasiun kereta api. Upaya bahkan dibuat untuk mengganti cangkir bersama di pertemuan ibadat dengan cangkir pribadi. Ya, para penggagas itu tampaknya cukup sukses dalam mengubah sikap orang-orang terhadap kebersihan. Begitu suksesnya sampai-sampai seorang penulis menyebut hasilnya sebagai ”sebuah percintaan dengan kebersihan”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, ”percintaan dengan kebersihan” ini tampaknya hanya di permukaan saja. Tidak lama kemudian, para pengusaha swasta mengubah sabun biasa menjadi sebuah produk kecantikan. Iklan yang lihai membuat para konsumen percaya bahwa menggunakan produk higiene tertentu akan memberi penggunanya status sosial yang lebih tinggi daripada orang-orang yang tidak menggunakannya. Televisi melanjutkan fantasi ini. Orang-orang sukses dan glamor yang ditampilkan dalam iklan dan opera sabun jarang terlihat membersihkan rumah, menyapu halaman, membuang sampah, atau menyingkirkan kotoran anjing dan kucing peliharaan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada juga yang bernalar bahwa yang menghasilkan uang untuk dapat hidup adalah pergi bekerja, sedangkan tugas rumah tangga atau pekerjaan pembersihan lainnya tidak mempunyai nilai finansial. Dan, karena tidak ada imbalan uang, mengapa repot-repot memelihara lingkungan? Salah satu akibatnya adalah bahwa sejumlah orang dewasa ini berpikir bahwa kebersihan hanyalah soal higiene pribadi saja.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 19px; color: rgb(51, 102, 153); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Pandangan Allah tentang Kebersihan&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Tidak diragukan bahwa upaya-upaya awal yang dilakukan untuk mengajarkan kebersihan memang turut memperbaiki kondisi hidup orang-orang. Dan memang demikianlah seharusnya, karena kebersihan adalah sifat yang dimiliki dan berasal dari Allah yang kudus serta bersih, Yehuwa. Ia mengajar kita untuk menjadi kudus dan bersih dalam segala jalan kita sehingga kita memperoleh manfaat.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_048.htm?bk=isa;chp=48;vs=17;citation#bk17"&gt;Yesaya 48:17&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1pe/chapter_001.htm?bk=1pe;chp=1;vs=15;citation#bk15"&gt;1 Petrus 1:15&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Yehuwa merupakan teladan dalam hal ini. Kebersihan, sebagaimana sifat-sifat Allah lainnya yang tidak kelihatan, jelas terlihat melalui ciptaan-Nya yang kelihatan. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ro/chapter_001.htm?bk=ro;chp=1;vs=20;citation#bk20"&gt;Roma 1:20&lt;/a&gt;) Kita dapat melihat bahwa ciptaan itu sendiri tidak menimbulkan polusi yang tidak bisa hilang. Bumi dengan segala siklus ekologinya merupakan suatu keajaiban yang mampu membersihkan diri sendiri, dan ini dirancang untuk kehidupan yang bersih dan sehat. Karya yang bersih demikian hanya dapat berasal dari Perancang yang berpikiran bersih. Oleh karena itu, dari hal ini kita dapat menyimpulkan bahwa para penyembah Allah harus bersih dalam segala aspek kehidupan mereka.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 19px; color: rgb(51, 102, 153); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Empat Aspek Kebersihan&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Alkitab mengidentifikasi empat aspek kebersihan yang hendaknya diupayakan oleh para penyembah Allah. Mari kita perhatikan satu per satu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Rohani.&lt;/b&gt; Hal ini dapat dianggap sebagai kebersihan yang terpenting karena berhubungan dengan prospek seseorang untuk hidup abadi. Akan tetapi, aspek inilah yang paling sering diabaikan oleh kebanyakan orang. Singkatnya, agar dapat bersih secara rohani, jangan pernah melanggar batas yang Allah tentukan antara ibadat yang benar dan palsu, karena Allah memandang ibadat palsu jenis apa pun najis. Rasul Paulus menulis, ”’Karena itu keluarlah dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu,’ kata Yehuwa, ’dan berhentilah menyentuh perkara yang najis’; ’dan aku akan menerima kamu.’” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2co/chapter_006.htm?bk=2co;chp=6;vs=17;citation#bk17"&gt;2 Korintus 6:17&lt;/a&gt;) Yakobus sang murid juga sangat spesifik berkenaan dengan hal ini, dengan mengatakan, ”Bentuk ibadat yang bersih dan tidak tercemar dari sudut pandangan Allah dan Bapak kita adalah ini: . . . menjaga agar dirinya tidak dinodai oleh dunia.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jas/chapter_001.htm?bk=jas;chp=1;vs=27;citation#bk27"&gt;Yakobus 1:27&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah dengan jelas mempertunjukkan ketidaksenangan-Nya terhadap percampuran ibadat yang palsu dengan ibadat yang sejati kepada-Nya. Ibadat palsu sering kali melibatkan praktek-praktek najis dan berhala serta ilah-ilah yang memuakkan. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jer/chapter_032.htm?bk=jer;chp=32;vs=35;citation#bk35"&gt;Yeremia 32:35&lt;/a&gt;) Jadi, orang-orang Kristen sejati didesak untuk menjauhkan diri dari segala keterlibatan dengan ibadat yang najis.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1co/chapter_010.htm?bk=1co;chp=10;vs=20-21;citation#bk20"&gt;1 Korintus 10:20, 21&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_018.htm?bk=re;chp=18;vs=4;citation#bk4"&gt;Penyingkapan (Wahyu) 18:4&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Moral. &lt;/b&gt;Dalam hal ini, Allah juga menentukan batas yang jelas antara apa yang bersih dan apa yang najis. Secara keseluruhan, dunia telah menjadi seperti yang digambarkan di &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/eph/chapter_004.htm?bk=eph;chp=4;vs=17-19;citation#bk17"&gt;Efesus 4:17-19&lt;/a&gt;, ”Mereka berada dalam kegelapan secara mental, dan terasing dari kehidupan seperti yang Allah miliki . . . Karena tidak memiliki perasaan moral, mereka menyerahkan diri kepada tingkah laku bebas untuk melakukan setiap jenis kenajisan dengan tamak.” Pemikiran yang amoral demikian termanifestasikan dalam banyak cara, yang terang-terangan maupun yang halus, maka orang-orang Kristen harus waspada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Orang-orang yang mengasihi Allah tahu bahwa prostitusi, homoseksualitas, seks pranikah, dan pornografi adalah pelanggaran terhadap standar kebersihan moral Yehuwa. Akan tetapi, wujud praktek-praktek itu begitu umum dalam dunia hiburan dan mode. Oleh karena itu, orang-orang Kristen harus waspada terhadap tren demikian. Mengenakan pakaian minim yang seronok di perhimpunan atau pertemuan sosial menarik perhatian yang tidak perlu pada tubuh dan memperlihatkan bahwa seseorang, setidaknya dalam hal ini, sudah mulai menyimpang dari kemurnian. Selain menimbulkan pemikiran duniawi yang tidak bersih dalam pergaulan Kristen, berpakaian dengan cara seperti itu berpotensi untuk merangsang pikiran yang tidak bersih dari orang lain. Inilah bidang yang di dalamnya orang-orang Kristen perlu berjuang untuk memperlihatkan ”hikmat yang datang dari atas”.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jas/chapter_003.htm?bk=jas;chp=3;vs=17;citation#bk17"&gt;Yakobus 3:17&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Mental.&lt;/b&gt; Dalam benak seseorang yang terdalam, hendaknya tidak tersimpan pikiran yang tidak bersih. Yesus memperingatkan sehubungan dengan pikiran yang tidak bersih sewaktu ia berkata, ”Setiap orang yang terus memandang seorang wanita sehingga mempunyai nafsu terhadap dia sudah berbuat zina dengan dia dalam hatinya.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_005.htm?bk=mt;chp=5;vs=28;citation#bk28"&gt;Matius 5:28&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mr/chapter_007.htm?bk=mr;chp=7;vs=20-23;citation#bk20"&gt;Markus 7:20-23&lt;/a&gt;) Kata-kata ini juga berlaku sewaktu melihat gambar dan film porno, membaca cerita tentang aktivitas seks yang cabul, dan mendengarkan lirik lagu yang tidak senonoh. Jadi, orang-orang Kristen tidak boleh mencemari diri dengan memupuk pikiran-pikiran yang tidak bersih yang dapat menimbulkan tutur kata dan tindakan yang tidak bersih dan tidak kudus.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_012.htm?bk=mt;chp=12;vs=34;citation#bk34"&gt;Matius 12:34&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_015.htm?bk=mt;chp=15;vs=18;citation#bk18"&gt;15:18&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Jasmani.&lt;/b&gt; Dalam Alkitab, kekudusan dan kebersihan jasmani sangat erat kaitannya. Misalnya, Paulus menulis, ”Saudara-saudara yang kami kasihi, . . . biarlah kita membersihkan diri dari setiap pencemaran daging dan roh, menyempurnakan kekudusan dengan takut akan Allah.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2co/chapter_007.htm?bk=2co;chp=7;vs=1;citation#bk1"&gt;2 Korintus 7:1&lt;/a&gt;) Oleh karena itu, orang Kristen sejati hendaknya berupaya menjaga tubuh, rumah, dan lingkungan mereka tetap bersih dan rapi, sejauh keadaan memungkinkan. Bahkan apabila air untuk mencuci dan mandi tidak banyak tersedia, orang Kristen hendaknya berupaya sebisa-bisanya untuk menjaga diri tetap bersih dan sedap dipandang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebersihan jasmani juga menutup kemungkinan untuk menggunakan tembakau dalam bentuk apa pun, minum minuman beralkohol secara berlebihan, dan penyalahgunaan narkoba dalam bentuk apa pun, yang mengotori dan merusak tubuh. Sang gembala yang digambarkan di Kidung Agung senang dengan keharuman pakaian gadis Sulamit. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ca/chapter_004.htm?bk=ca;chp=4;vs=11;citation#bk11"&gt;Kidung Agung 4:11&lt;/a&gt;) Memelihara higiene pribadi adalah hal yang pengasih untuk dilakukan, karena kita tidak mau menyebarkan bau yang tidak sedap kepada orang-orang di sekitar kita. Parfum dan cologne mungkin memang bagus, tetapi itu bukan berarti kita tidak perlu lagi mandi dan membersihkan pakaian secara teratur.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 19px; color: rgb(51, 102, 153); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Memelihara Pandangan yang Seimbang&lt;/h3&gt;&lt;table style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" align="right" border="0" cellpadding="5" cellspacing="0" width="135"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" align="center"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20020201/fall.jpg" alt="A waterfall" height="278" width="125" /&gt;&lt;p class="cap" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 13px; font-weight: bold; margin-top: 0px;"&gt;The earth is a self-cleaning marvel&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p&gt;Dalam hal kebersihan jasmani, orang-orang bisa saja bersikap ekstrem. Di satu sisi, bersikap fanatik tentang kebersihan dapat merampas sukacita dalam kehidupan. Hal itu juga dapat menyita banyak waktu yang berharga. Di sisi lain, rumah yang kotor dan berantakan mungkin membutuhkan banyak biaya untuk perbaikannya. Jalan tengahnya yang praktis dan seimbang adalah menjaga rumah kita bersih dan sedap dipandang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jagalah tetap sederhana&lt;/b&gt;. Rumah atau ruangan yang acak-acakan sulit untuk dibersihkan, dan kotoran mungkin tidak mudah dideteksi dalam lingkungan yang berantakan demikian. Rumah yang sederhana dan tertata rapi &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/kebersihanmengapa-penting.html"&gt;tidak butuh banyak waktu&lt;/a&gt; membersihkannya. Gaya hidup yang sederhana sangat direkomendasikan dalam Alkitab, ”Dengan mempunyai makanan, pakaian dan penaungan, hendaknya kita puas dengan perkara-perkara ini.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1ti/chapter_006.htm?bk=1ti;chp=6;vs=8;citation#bk8"&gt;1 Timotius 6:8&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jagalah tetap rapi&lt;/b&gt;. Rumah yang bersih adalah tanggung jawab setiap penghuninya. Rumah yang tidak rapi biasanya bermula dari ruangan yang tidak rapi. Kerapian berarti segala sesuatu berada pada tempat yang sepatutnya. Tempat untuk pakaian kotor, misalnya, seharusnya tidak berada di lantai kamar tidur. Dan yang lebih serius, mainan serta peralatan yang dibiarkan tergeletak sembarangan bisa membahayakan. Banyak kecelakaan di rumah diakibatkan oleh kebiasaan yang tidak rapi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jelaslah, kebersihan tidak terpisahkan dari jalan hidup Kristen. Mengenai jalan hidup yang saleh, nabi Yesaya berbicara tentang ”Jalan Kekudusan”. Dan, ia menambahkan gagasan yang menggugah hati bahwa ”orang najis tidak akan melewatinya”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_035.htm?bk=isa;chp=35;vs=8;citation#bk8"&gt;Yesaya 35:8&lt;/a&gt;) Ya, memupuk kebiasaan yang baik untuk hidup bersih sekarang memberikan bukti kuat iman kita akan janji Allah bahwa Ia akan segera mewujudkan bumi firdaus yang bersih. Kemudian, di seluruh penjuru planet yang indah ini, semua orang akan memuliakan Allah Yehuwa dengan hidup selaras sepenuhnya dengan standar-standar-Nya yang sempurna tentang kebersihan.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_007.htm?bk=re;chp=7;vs=9;citation#bk9"&gt;Penyingkapan 7:9&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" bgcolor="#99ccff"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan="3" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="appeared" style="background-color: rgb(51, 51, 51); clear: both; font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: medium;" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="600"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="appeared" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="550"&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px; margin: 0px;"&gt;Appeared in &lt;i&gt;The Watchtower&lt;/i&gt;  February 1, 2002&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-271155489049134896?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/271155489049134896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/271155489049134896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/kebersihanapa-arti-sebenarnya-article.html' title=''/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-4980545812960399940</id><published>2010-11-10T14:32:00.010+07:00</published><updated>2010-11-10T23:07:48.871+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dapatkah Kita Menjadikan Dunia Ini Tempat yang Lebih Baik?'/><title type='text'>Dapatkah Kita Menjadikan Dunia Ini Tempat yang Lebih Baik?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:medium;"  &gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-style: solid none none; border-top: 1px solid rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; padding: 2px 5px; margin: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial,helvetica,sans-serif; text-decoration: none;"&gt;Article and Formats from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table bgcolor="#c9ca84" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="600"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="164"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20011015/fp01a.jpg" alt="Pollution" height="106" hspace="2" width="160" /&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" height="2" width="160" /&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20011015/fp01b.jpg" alt="Shantytown" height="106" hspace="2" width="160" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="127"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20011015/fp01c.jpg" alt="Filtering dirty water" border="0" height="214" width="127" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="309"&gt;&lt;table background="http://www.watchtower.org/images/20011015/bg01.jpg" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="309"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;" height="218" width="309"&gt;&lt;h1   style="color: rgb(51, 0, 0); margin-top: 20px;font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:32px;" align="center"&gt;Can We Create a&lt;br /&gt;&lt;span class="title"  style="font-size:34px;"&gt;BETTER WORLD?&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table bgcolor="#ffffff" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="600"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" bgcolor="#c9ca84" width="164"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" height="10" width="164" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="15"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="410"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="11"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" bgcolor="#c9ca84"&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; width: 160px; float: left;"&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px;"&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin: 0px 0px 1em -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20011015/article_01.htm"&gt;Can You Make the World a Better Place?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20011015/article_02.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;The Key to a Happy World&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px;"&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin: 0px 0px 1em -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20030801/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;Poverty—What Can Be Done About It?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2009/12/orang-miskin-tambah-miskin.html"&gt;Kemiskinan—Apa yang Dapat Dilakukan?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20010408/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;Cities—Why in Crisis?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200608a/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2010/08/mengapa-ibu-kota-besar-mengalami-krisi.html"&gt;Kota-Kota—Mengapa Mengalami Krisis?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;How Can I Help Those in Need?&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;(Bahasa) &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-ypa.blogspot.com/2010/11/bagaimana-aku-bisa-membantu-orang-yang.html"&gt;Bagaimana Saya Bisa Membantu Orang yang Membutuhkan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;h2 style="font-size: 16pt; color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Dapatkah Saudara Menjadikan Dunia Ini Tempat yang Lebih Baik?&lt;/h2&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p class="quote" style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 10pt; font-weight: bold;"&gt;"Politik tidak sanggup memasang kembali struktur penghubung ke dalam masyarakat. Politik tidak mampu menyusun kembali kepercayaan moral tradisional. Kebijakan-kebijakan yang terbaik pun tidak dapat memulihkan nilai-nilai sehubungan dengan berkencan dan pernikahan, tidak dapat membuat ayah bertanggung jawab terhadap keluarga, dan tidak dapat membuat orang-orang kembali merasa terperangah atau malu seperti dulu. . . . Kebanyakan masalah moral yang mengganggu kita tidak dapat diberantas oleh hukum."&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;APAKAH Saudara sependapat dengan kata-kata mantan pejabat pemerintah AS di atas? Jika demikian, apa solusi bagi banyak masalah dewasa ini yang berasal dari ketamakan, ketiadaan kasih sayang alami dalam keluarga, moral bebas, kebodohan, dan faktor-faktor lain yang merusak struktur masyarakat? Ada yang merasa bahwa solusinya tidak ada, sehingga mereka cuma menyibukkan diri sebisa-bisanya dengan urusan sehari-hari mereka. Yang lain berharap bahwa suatu hari nanti, seorang pemimpin yang berkharisma dan brilian, mungkin seorang pemimpin agama, akan muncul dan membimbing mereka ke arah yang benar.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Kenyataannya, dua ribu tahun yang lalu, orang-orang ingin menjadikan Yesus Kristus sebagai raja mereka karena mereka memahami bahwa ia diutus oleh Allah dan memenuhi syarat untuk menjadi pemimpin yang cakap. Meskipun demikian, sewaktu Yesus melihat maksud mereka, ia segera menyingkir. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_006.htm?bk=joh;chp=6;vs=14-15;citation#bk14"&gt;Yohanes 6:14, 15&lt;/a&gt;) ”Kerajaanku bukan bagian dari dunia ini,” jelas Yesus kepada seorang gubernur Roma. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_018.htm?bk=joh;chp=18;vs=36;citation#bk36"&gt;Yohanes 18:36&lt;/a&gt;) Akan tetapi, dewasa ini, banyak orang tidak mengambil pendirian seperti Yesus—bahkan termasuk para pemimpin agama yang mengaku sebagai pengikutnya. Beberapa di antara mereka telah berupaya menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik, dengan berupaya mempengaruhi para pemimpin sekuler maupun dengan secara langsung memegang jabatan politik. Kita dapat melihat hal itu dengan mengamati peristiwa-peristiwa pada tahun 1960-an dan 1970-an.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 16pt; color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-weight: normal; margin-bottom: -10px;"&gt;Upaya Religius untuk Memperbaiki Dunia&lt;/h3&gt;&lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Di pengujung tahun 1960-an, para teolog tertentu di negeri-negeri Amerika Latin memulai perjuangan membela kaum miskin dan tertindas. Untuk tujuan ini, mereka mengembangkan teologi pembebasan, paham yang memandang Yesus bukan saja sebagai juru selamat dalam pengertian Alkitab melainkan juga dalam hal politik dan ekonomi. Di Amerika Serikat, sejumlah pemimpin gereja yang sangat prihatin akan merosotnya nilai-nilai moral membentuk sebuah organisasi yang disebut Mayoritas Moral. Tujuannya adalah untuk memasukkan orang-orang yang akan mengundangkan nilai-nilai keluarga yang sehat ke pemerintahan. Demikian pula, di banyak negeri Muslim, kelompok-kelompok telah berupaya memerangi korupsi dan penggunaan wewenang yang berlebihan dengan mengajak orang-orang berpaut lebih erat pada Quran.&lt;/p&gt;&lt;p face="arial,helvetica,sans-serif" style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Apakah Saudara percaya bahwa dunia akan menjadi tempat yang lebih baik dengan adanya upaya-upaya demikian? Faktanya memperlihatkan bahwa, secara keseluruhan, nilai-nilai moral masih terus merosot dan jurang pemisah antara orang kaya dan orang miskin semakin bertambah lebar, termasuk di negeri-negeri yang menganut teologi pembebasan.&lt;/p&gt;&lt;p face="arial,helvetica,sans-serif" style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Karena Mayoritas Moral gagal mencapai tujuannya di Amerika Serikat, pendirinya, Jerry Falwell, membubarkan organisasi ini pada tahun 1989. Organisasi-organisasi lain menggantikannya. Meskipun demikian, Paul Weyrich, penemu istilah ”mayoritas moral”, menulis dalam majalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Christianity Today&lt;/span&gt;, ”Meskipun nanti kami menang dalam politik, kemenangan kami gagal untuk mewujudkan jenis kebijakan yang kami yakini penting.” Ia juga menulis, ”Kebudayaan semakin merosot. Kami terperangkap dalam keruntuhan budaya dalam tingkat yang luar biasa, keruntuhan yang begitu besar sampai-sampai politik tidak bisa berbuat apa-apa.”&lt;/p&gt;&lt;p face="arial,helvetica,sans-serif" style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kolumnis dan penulis Cal Thomas menyingkapkan apa yang ia pandang sebagai cacat yang mendasar dalam upaya untuk memperbaiki masyarakat melalui politik, ”Tantangan sebenarnya adalah soal manusianya, bukan soal memenangkan pemilihan, karena problem utama kita bukanlah masalah ekonomi dan politik melainkan masalah moral dan spiritual.”&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Namun, bagaimana Saudara dapat menuntaskan masalah moral dan spiritual dalam dunia yang tidak memiliki standar yang mutlak, yang diisi oleh orang-orang yang memutuskan sendiri apa yang benar dan salah? Jika orang-orang yang berpengaruh dan beritikad baik—religius atau tidak—tidak sanggup menjadikan dunia ini tempat yang benar-benar lebih baik, siapa yang sanggup? Sebagaimana akan kita lihat di artikel berikutnya, tersedia jawaban atas masalah ini. Sebenarnya, jawabannya merupakan alasan utama mengapa Yesus mengatakan bahwa Kerajaannya bukan dari dunia ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2 style="font-size: 16pt; color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Kunci Menuju Dunia yang Bahagia&lt;/h2&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p class="quote" style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 10pt; font-weight: bold;"&gt;”SATU-SATUNYA tokoh yang paling berpengaruh—bukan saja pada kedua milenium ini melainkan juga pada seluruh sejarah manusia—adalah Yesus dari Nazaret,” kata majalah Time. Sewaktu Yesus berada di bumi, ribuan orang yang berhati jujur mengenali, bukan hanya kebesarannya, melainkan juga kepeduliannya terhadap orang-orang lain. Oleh karena itu, tidaklah heran jika mereka ingin menjadikannya seorang raja. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_006.htm?bk=joh;chp=6;vs=10;citation#bk10"&gt;Yohanes 6:10, 14, 15&lt;/a&gt;) Namun, sebagaimana disebutkan di artikel sebelumnya, Yesus tidak mau terlibat dalam politik.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;RESPONS Yesus didasarkan atas setidaknya tiga faktor: pandangan Bapaknya terhadap pernyataan manusia yang ingin memerintah diri sendiri, yang mencakup pemerintahan manusia; kesadaran Yesus bahwa ada kuasa yang kuat dan tersembunyi yang sedang berupaya mematahkan bahkan upaya terbaik manusia untuk memerintah; dan maksud-tujuan Allah untuk mendirikan pemerintahan surgawi atas seluruh bumi. Seraya kita membahas lebih jauh ketiga aspek ini, kita akan melihat mengapa upaya manusia untuk menjadikan dunia ini sebagai tempat yang lebih baik telah gagal. Kita juga akan melihat bagaimana keberhasilan dalam hal ini dapat diraih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:medium;"  &gt;&lt;table bgcolor="#ffffff" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="600"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;h2 style="font-size: 16pt; color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" align="center" bgcolor="#c9ca84"&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="caption" style="color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 10pt; font-weight: bold;"&gt;&lt;img style="width: 145px; height: 301px;" src="http://www.watchtower.org/images/20011015/fp05a.jpg" alt="1) Adam and Eve with forbidden fruit. 2) Soldiers at war" /&gt;Sejarah membuktikan bahwa manusia tidak dapat memerintah dengan sukses tanpa Allah&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;h3 class="newrow" style="font-size: 16pt; color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-weight: normal; margin-bottom: -10px; margin-top: 16pt;"&gt;Dapatkah Manusia Memerintah Diri Sendiri?&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Sewaktu Allah menciptakan manusia, Ia memberi mereka wewenang atas dunia binatang. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_001.htm?bk=ge;chp=1;vs=26;citation#bk26"&gt;Kejadian 1:26&lt;/a&gt;) Namun, umat manusia berada di bawah kedaulatan Allah. Pria dan wanita pertama harus meneguhkan ketundukan mereka kepada Allah dengan menaati perintah untuk tidak memakan buah dari pohon tertentu, ”pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_002.htm?bk=ge;chp=2;vs=17;citation#bk17"&gt;Kejadian 2:17&lt;/a&gt;) Sayangnya, Adam dan Hawa menyalahgunakan kebebasan berkehendak mereka dan tidak menaati Allah. Mengambil buah terlarang bukanlah sekadar tindakan pencurian. Itu adalah pemberontakan terhadap kedaulatan Allah. Catatan kaki untuk &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_002.htm?bk=ge;chp=2;vs=17;citation#bk17"&gt;Kejadian 2:17&lt;/a&gt; di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The New Jerusalem Bible &lt;/span&gt;menyatakan bahwa Adam dan Hawa menuntut ”kebebasan moral penuh yang berarti bahwa manusia tidak mau mengakui statusnya sebagai makhluk ciptaan . . . Dosa pertama ini merupakan serangan terhadap kedaulatan Allah”.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Karena sengketa moral yang serius terlibat, Allah membiarkan Adam, Hawa, dan keturunan mereka menentukan jalan hidup mereka sendiri, dan mereka menetapkan standar mereka sendiri berkenaan dengan apa yang benar dan yang salah. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_147.htm?bk=ps;chp=147;vs=19-20;citation#bk19"&gt;Mazmur 147:19, 20&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ro/chapter_002.htm?bk=ro;chp=2;vs=14;citation#bk14"&gt;Roma 2:14&lt;/a&gt;) Intinya, pada saat itu, dimulailah eksperimen manusia untuk memerintah diri sendiri. Berhasilkah eksperimen itu? Dengan melihat apa yang telah terjadi selama ribuan tahun, kita dapat berkata bahwa mereka tidak berhasil! &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_008.htm?bk=ec;chp=8;vs=9;citation#bk9"&gt;Pengkhotbah 8:9&lt;/a&gt; menyatakan, ”Manusia menguasai manusia sehingga ia celaka.” Catatan yang menyedihkan tentang manusia yang memerintah diri sendiri ini meneguhkan kebenaran &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jer/chapter_010.htm?bk=jer;chp=10;vs=23;citation#bk23"&gt;Yeremia 10:23&lt;/a&gt;, ”Aku tahu benar, oh, Yehuwa, bahwa manusia tidak mempunyai kuasa untuk menentukan jalannya sendiri. Manusia, yang berjalan, tidak mempunyai kuasa untuk mengarahkan langkahnya.” Sejarah telah membuktikan bahwa manusia tidak memiliki kapasitas untuk memerintah dengan berhasil tanpa Penciptanya.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Yesus sepenuhnya sependapat dengan hal itu. Keterlepasan dari Allah merupakan suatu kejijikan baginya. ”Aku tidak melakukan sesuatu pun atas prakarsaku sendiri,” katanya. ”Aku selalu melakukan hal-hal yang menyenangkan [Allah].” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_004.htm?bk=joh;chp=4;vs=34;citation#bk34"&gt;Yohanes 4:34&lt;/a&gt;;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_008.htm?bk=joh;chp=8;vs=28-29;citation#bk28"&gt; 8:28, 29&lt;/a&gt;) Oleh karena itu, tanpa adanya otorisasi dari Allah untuk menerima kedudukan raja dari manusia, Yesus bahkan tidak memikirkan untuk menerimanya. Akan tetapi, hal itu tidak berarti bahwa ia enggan membantu rekan-rekan manusianya. Sebaliknya, ia mengerahkan upaya sebesar-besarnya untuk membantu orang-orang menemukan kebahagiaan sejati pada masa itu dan di masa depan. Ia bahkan memberikan nyawanya bagi umat manusia. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_005.htm?bk=mt;chp=5;vs=3-11;citation#bk3"&gt;Matius 5:3-11&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_007.htm?bk=mt;chp=7;vs=24-27;citation#bk24"&gt;7:24-27&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_003.htm?bk=ec;chp=3;vs=1;citation#bk1"&gt;Yohanes 3:16&lt;/a&gt;) Namun, Yesus tahu bahwa ”untuk segala sesuatu ada waktu yang ditetapkan”, termasuk waktu manakala Allah menyatakan kedaulatan-Nya atas umat manusia. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_003.htm?bk=ec;chp=3;vs=1;citation#bk1"&gt;Pengkhotbah 3:1&lt;/a&gt;;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_024.htm?bk=mt;chp=24;vs=14;citation#bk14"&gt; Matius 24:14, 21, 22&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_024.htm?bk=mt;chp=24;vs=36-39;citation#bk36"&gt;36-39&lt;/a&gt;) Namun, ingatlah bahwa di Eden, orang tua kita yang pertama tunduk pada keinginan suatu makhluk roh fasik yang berbicara melalui seekor ular yang kelihatan. Hal ini membawa kita kepada alasan kedua mengapa Yesus tidak ingin terlibat dalam politik.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 16pt; color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-weight: normal; margin-bottom: -10px;"&gt;Penguasa Dunia yang Tak Dikenal&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Menurut Alkitab, Setan menawari Yesus ”semua kerajaan dunia serta kemuliaannya” sebagai ganti satu tindakan penyembahan. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_004.htm?bk=mt;chp=4;vs=8-10;citation#bk8"&gt;Matius 4:8-10&lt;/a&gt;) Pada intinya, Yesus ditawari pemerintahan dunia—tetapi dengan syarat yang ditetapkan si Iblis. Yesus tidak menjadi korban dari godaan ini. Namun, apakah itu benar-benar godaan? Apakah benar bahwa Setan dapat memberikan penawaran yang spektakuler demikian? Ya, karena Yesus sendiri menyebut si Iblis ”penguasa dunia”, dan rasul Paulus menggambarkannya sebagai ”allah sistem ini”.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_014.htm?bk=joh;chp=14;vs=30;citation#bk30"&gt;Yohanes 14:30&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2co/chapter_004.htm?bk=2co;chp=4;vs=4;citation#bk4"&gt;2 Korintus 4:4&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/eph/chapter_006.htm?bk=eph;chp=6;vs=12;citation#bk12"&gt;Efesus 6:12&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Tentu saja, Yesus tahu bahwa pada dasarnya, si Iblis tidak peduli terhadap umat manusia. Ia menggambarkan Setan sebagai ”pembunuh” dan ”bapak dusta dan bapak semua yang palsu”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_008.htm?bk=joh;chp=8;vs=44;citation#bk44"&gt;Yohanes 8:44&lt;/a&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Amplified Bible&lt;/span&gt;) Jelaslah, suatu dunia yang ”berada dalam kuasa” roh fasik seperti itu tidak akan pernah dapat benar-benar bahagia. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1jo/chapter_005.htm?bk=1jo;chp=5;vs=19;citation#bk19"&gt;1 Yohanes 5:19&lt;/a&gt;) Namun, si Iblis tidak akan memegang kekuasaan ini untuk selama-lamanya. Yesus, yang sekarang adalah makhluk roh yang perkasa, tidak lama lagi akan menggulingkan Setan dan menyingkirkan semua pengaruhnya.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/heb/chapter_002.htm?bk=heb;chp=2;vs=14;citation#bk14"&gt;Ibrani 2:14&lt;/a&gt;;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_020.htm?bk=re;chp=20;vs=1-3;citation#bk1"&gt; Penyingkapan 20:1-3&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Setan sendiri tahu bahwa hari-harinya sebagai penguasa dunia semakin sedikit. Oleh karena itu, ia sedang berupaya mati-matian dan habis-habisan untuk merusak manusia hingga tidak dapat diperbaiki lagi, sebagaimana yang ia lakukan sebelum Air Bah pada zaman Nuh. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_006.htm?bk=ge;chp=6;vs=1-5;citation#bk1"&gt;Kejadian 6:1-5&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jude/chapter_001.htm?bk=jude;chp=1;vs=6;citation#bk6"&gt;Yudas 6&lt;/a&gt;) ”Celaka bagi bumi dan bagi laut,” kata &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_012.htm?bk=re;chp=12;vs=12;citation#bk12"&gt;Penyingkapan 12:12&lt;/a&gt;, ”sebab si Iblis telah turun kepadamu dengan kemarahan yang besar, karena ia tahu bahwa waktunya tinggal sedikit.” Nubuat Alkitab dan peristiwa dunia menunjukkan bahwa kita sedang hidup di ambang penutup ’waktu yang tinggal sedikit’ ini. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2ti/chapter_003.htm?bk=2ti;chp=3;vs=1-5;citation#bk1"&gt;2 Timotius 3:1-5&lt;/a&gt;) Kelegaan sudah dekat.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" bgcolor="#c9ca84"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" align="right"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="410"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="bottom"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" align="center" width="231"&gt;&lt;p class="caption" style="color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 10pt; font-weight: bold;"&gt;Karena memerintah atas ”sistem” sekarang ini, Setan dapat menawari Yesus ”semua kerajaan dunia”&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="179"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20011015/fp05b_02.jpg" alt="Jesus" height="127" width="179" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td colspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" align="right"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20011015/fp05b_03.jpg" alt="Satan offering Jesus the kingdoms of the world" height="231" width="400" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" bgcolor="#c9ca84"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;h3 class="newrow" style="font-size: 16pt; color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-weight: normal; margin-bottom: -10px; margin-top: 16pt;"&gt;Suatu Pemerintahan yang Mendatangkan Kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Alasan ketiga mengapa Yesus tidak berkecimpung dalam politik adalah bahwa ia mengetahui bahwa pada saat yang telah ditetapkan di masa depan, Allah akan mendirikan pemerintahan surgawi atas bumi. Alkitab menyebut pemerintahan ini Kerajaan Allah, dan itu adalah tema utama ajaran Yesus. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_004.htm?bk=lu;chp=4;vs=43;citation#bk43"&gt;Lukas 4:43&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_011.htm?bk=re;chp=11;vs=15;citation#bk15"&gt;Penyingkapan 11:15&lt;/a&gt;) Yesus mengajar murid-muridnya untuk berdoa agar Kerajaan itu datang, karena hanya di bawah pemerintahan Allah nanti, ’kehendak Allah terjadi di atas bumi seperti di surga’. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_006.htm?bk=mt;chp=6;vs=9-10;citation#bk9"&gt;Matius 6:9, 10&lt;/a&gt;) Saudara mungkin bertanya-tanya, ’Jika Kerajaan ini akan memerintah atas seluruh bumi, apa yang akan terjadi dengan pemerintahan buatan manusia?’&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Jawabannya terdapat di &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/da/chapter_002.htm?bk=da;chp=2;vs=44;citation#bk44"&gt;Daniel 2:44&lt;/a&gt;, ”Pada zaman raja-raja itu [yang memerintah pada akhir sistem sekarang ini], Allah yang berkuasa atas surga akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan pernah binasa. Dan kerajaan itu tidak akan beralih kepada bangsa lain.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Kerajaan itu akan meremukkan dan mengakhiri semua kerajaan &lt;/span&gt;[&lt;span style="font-style: italic;"&gt;buatan manusia&lt;/span&gt;] &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ini&lt;/span&gt;, dan akan tetap berdiri sampai waktu yang tidak tertentu.” Mengapa Kerajaan Allah harus ”meremukkan” pemerintahan-pemerintahan di bumi? Karena pemerintahan-pemerintahan itu berkeras mempertahankan semangat yang menentang Allah berupa keinginan untuk memerintah diri sendiri yang dipromosikan oleh Setan dahulu di Taman Eden. Selain mengadakan upaya yang berlawanan dengan kepentingan terbaik umat manusia, pemerintahan-pemerintahan yang berupaya mempertahankan sikap tersebut menempatkan diri mereka pada haluan yang melawan Sang Pencipta. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_002.htm?bk=ps;chp=2;vs=6-12;citation#bk6"&gt;Mazmur 2:6-12&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_016.htm?bk=re;chp=16;vs=14;citation#bk14"&gt;Penyingkapan 16:14&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_016.htm?bk=re;chp=16;vs=16;citation#bk16"&gt;16&lt;/a&gt;) Oleh karena itu, kita harus bertanya kepada diri sendiri, ’Apakah kita mendukung atau melawan pemerintahan Allah?'&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 16pt; color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-weight: normal; margin-bottom: -10px;"&gt;Kedaulatan Siapa yang Saudara Pilih?&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Untuk membantu orang-orang membuat keputusan yang didasarkan atas pengetahuan tentang pemerintahan, Yesus menugasi murid-muridnya untuk memberitakan ”kabar baik kerajaan . . . di seluruh bumi yang berpenduduk sebagai suatu kesaksian kepada semua bangsa” sebelum datangnya akhir dari sistem ini. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_024.htm?bk=mt;chp=24;vs=14;citation#bk14"&gt;Matius 24:14&lt;/a&gt;) Siapa dewasa ini yang dikenal di seluruh dunia karena memberitakan Kerajaan Allah? Saksi-Saksi Yehuwa. Sesungguhnya, sampul depan jurnal ini telah lama memuat kata-kata ”Memberitakan Kerajaan Yehuwa”. Dewasa ini, sekitar enam juta Saksi di lebih dari 230 negeri sedang membantu orang-orang memperoleh pengetahuan yang saksama tentang Kerajaan itu.&lt;a name="footnote1" href="http://www.watchtower.org/e/20011015/article_02.htm#footnote1_src" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;*&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 16pt; color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-weight: normal; margin-bottom: -10px;"&gt;Berkat-Berkat bagi Rakyat Kerajaan Allah&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Yesus selalu melakukan berbagai hal menurut cara Allah. Oleh karena itu, alih-alih memilih haluan independen dan berupaya mendukung dan mengembangkan sistem yang ada sekarang ini melalui politik, ia bekerja keras untuk memajukan kepentingan Kerajaan Allah, satu-satunya solusi bagi problem-problem dunia ini. Karena keloyalannya, Ia dianugerahi takhta yang berkemenangan di surga sebagai Raja dari Kerajaan itu. Alangkah menakjubkan pahala yang diterimanya karena tunduk kepada Allah!—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/da/chapter_007.htm?bk=da;chp=7;vs=13-14;citation#bk13"&gt;Daniel 7:13, 14&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Jutaan orang dewasa ini yang meniru Yesus dalam mendahulukan Kerajaan Allah dan dalam menaati kehendak Allah juga menikmati pahala yang menakjubkan—hak istimewa untuk menjadi rakyat Kerajaan Allah di bumi. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_006.htm?bk=mt;chp=6;vs=33;citation#bk33"&gt;Matius 6:33&lt;/a&gt;) Di bawah pemerintahan-Nya yang pengasih, mereka akan dipulihkan kepada kesempurnaan, dengan prospek kehidupan abadi. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_021.htm?bk=re;chp=21;vs=3-4;citation#bk3"&gt;Penyingkapan 21:3, 4&lt;/a&gt;) &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1jo/chapter_002.htm?bk=1jo;chp=2;vs=17;citation#bk17"&gt;Satu Yohanes 2:17&lt;/a&gt; mengatakan, ”Dunia ini sedang berlalu, demikian pula keinginannya, tetapi ia yang melakukan kehendak Allah akan tetap hidup untuk selamanya.” Dengan disingkirkannya Setan dan para pengikutnya dan diubahnya bumi menjadi firdaus global yang bebas dari nasionalisme yang memecah-belah, sistem komersial yang korup, dan agama palsu, alangkah besarnya sukacita yang kita rasakan nanti karena dapat berada di sana untuk selama-lamanya!—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_037.htm?bk=ps;chp=37;vs=29;citation#bk29"&gt;Mazmur 37:29&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_072.htm?bk=ps;chp=72;vs=16;citation#bk16"&gt;72:16&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Ya, Kerajaan Allah adalah kunci yang sebenarnya untuk menuju dunia yang sungguh-sungguh bahagia, dan berita yang mengumumkan hal itu cocok jika disebut sebagai kabar baik. Jika Saudara belum pernah mendengarnya, mengapa tidak menyambut kabar baik ini kalau nanti Saksi-Saksi Yehuwa berkunjung ke rumah Saudara?&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20011015/fp07b.jpg" alt="Jesus teaching about paradise" height="262" width="300" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="caption" style="color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 10pt; font-weight: bold;" align="center"&gt;Yesus mengajarkan bahwa di bawah pengaturan Kerajaan Allah, dunia akan menjadi tempat yang menakjubkan&lt;/p&gt;&lt;p class="caption" style="color: rgb(51, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 10pt; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;hr style="color: rgb(201, 202, 132); background-color: rgb(201, 202, 132); border-style: none; width: 100px; height: 1px; margin: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;p class="fnt" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20011015/article_02.htm#footnote1" name="footnote1_src" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;*&lt;/a&gt;  Dalam mendukung Kerajaan Allah, Saksi-Saksi Yehuwa tidak terlibat dalam politik atau menyulut pemberontakan melawan pemerintahan duniawi, bahkan di negeri-negeri yang melarang dan menindas Saksi-Saksi. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/tit/chapter_003.htm?bk=tit;chp=3;vs=1;citation#bk1"&gt;Titus 3:1&lt;/a&gt;) Sebaliknya, mereka berupaya memberi sumbangsih yang positif, bersifat rohani, dan nonpolitis, sebagaimana yang dilakukan Yesus dan murid-muridnya pada abad pertama. Saksi-Saksi berupaya membantu orang-orang yang memiliki kecenderungan yang benar dalam berbagai tingkatan masyarakat untuk &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/10/prinsip-prinsip-moral-yang-unggul.html"&gt;menerapkan norma-norma Alkitab&lt;/a&gt;, seperti kasih kekeluargaan, kejujuran, kebersihan moral, dan etika kerja yang baik. Yang terutama, mereka berupaya mengajar orang-orang cara mengikuti prinsip-prinsip Alkitab dan cara memandang Kerajaan Allah sebagai harapan sejati umat manusia.&lt;/p&gt;&lt;p class="fnt" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;Related Topic [Klik Judul Artikel dibawah ini]: &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h1 style="margin: 0px; padding: 8px 10px; color: rgb(255, 255, 255); text-align: center; border-style: none; background-color: rgb(101, 96, 64); font-size: 22px;"&gt;&lt;a style="color: rgb(192, 192, 192);" href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/10/zaman-yang-lebih-baiksudah-dekat.html"&gt;Are Better Times Just Ahead? (teks bahasa Indonesia)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" bgcolor="#c9ca84"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan="3" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="appeared" style="background-color: rgb(51, 51, 51); clear: both;" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="600"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="appeared" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="550"&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px; margin: 0px;"&gt;Appeared in &lt;i&gt;The Watchtower&lt;/i&gt;  October 15, 2001&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-4980545812960399940?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/4980545812960399940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/4980545812960399940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/dapatkah-kita-menjadikan-dunia-ini.html' title='Dapatkah Kita Menjadikan Dunia Ini Tempat yang Lebih Baik?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-3137113939532742654</id><published>2010-11-07T19:17:00.017+07:00</published><updated>2010-11-07T20:48:04.194+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Segera—Akhir Semua Bencana'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;                          &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;table width="600" cellpadding="2" cellspacing="1" border="0" style="background-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="40" class="nobar" style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: initial; border-left-style: none; border-left-color: initial; border-right-style: none; border-right-width: initial; border-right-color: initial; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table width="600" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" class="title" style="background-image: url(http://www.watchtower.org/images/20050722/bg_article.jpg); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(235, 234, 229); background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="series" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; background-image: url(http://www.watchtower.org/images/20050722/bg_top.jpg); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; height: 50px; width: 600px; background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;&lt;h1 style="font-size: 14px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial, helvetica; text-align: right; padding-top: 10px; padding-right: 15px; padding-bottom: 0px; padding-left: 15px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://iblogronnpk-fme.blogspot.com/2010/11/bencana-alamsemakin-parahkah.html"&gt;Bencana ALam—Semakin Parahkah?&lt;/a&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;h2 style="font-size: 40px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'Arial Black', Arial, sans-serif; width: 545px; border-bottom-style: solid; border-bottom-color: rgb(51, 51, 51); border-bottom-width: 5px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-top-width: 5px; margin-top: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 15px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-left: 8px; margin-right: 17px; margin-bottom: 0.85em; "&gt;SEGERA—AKHIR&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table width="600" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" class="main" style="background-image: url(http://www.watchtower.org/images/20050722/bg_article.jpg); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(235, 234, 229); background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td class="left" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-left: 5px; border-right-style: solid; border-right-color: rgb(51, 51, 51); border-right-width: 1px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="article"&gt;&lt;p class="quote" style="margin-top: 0px; margin-left: 25px; margin-right: 25px; text-indent: 0px; text-align: justify; margin-bottom: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 10px; padding-bottom: 10px; padding-left: 10px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-right-color: rgb(51, 51, 51); border-bottom-color: rgb(51, 51, 51); border-left-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;“Anak-anak dan cucu-cucu. Dengarlah! . . . Cepat atau lambat gunung ini akan mulai mengeluarkan api. Tetapi, sebelum itu terjadi akan ada bunyi gemuruh dan guntur serta gempa bumi. Asap, lidah api, dan kilat akan menyambar-nyambar, udara bergetar dan bergemuruh serta menderu. Larilah selagi bisa . . . Jika kamu menganggap remeh gunung itu, jika barang dan harta benda lebih berharga daripada nyawa, gunung itu akan menghukum sikapmu yang ceroboh dan tamak. Jangan khawatirkan rumah serta kenyamanannya, tetapi larilah tanpa ragu-ragu.”&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 8px; margin-right: 17px; text-indent: 25px; text-align: justify; "&gt;PERINGATAN ini, yang berasal dari buku Earth Shock karya Andrew Robinson, tertera pada batu peringatan di Portici—sebuah kota di kaki Gunung Vesuvius, Italia—setelah gunung berapi ini meletus pada tahun 1631. Letusan tersebut menelan korban lebih dari 4.000 jiwa. ”Secara tak terduga,” kata Robinson, ”letusan tahun 1631 itu . . . membuat Vesuvius menjadi terkenal.” Bagaimana hal ini terjadi? Sewaktu Portici dibangun kembali, ditemukanlah Herculaneum dan Pompeii. Kedua kota ini tertimbun sewaktu Gunung Vesuvius meletus pada tahun 79 M.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 8px; margin-right: 17px; text-indent: 25px; text-align: justify; "&gt;Plinius Muda, seorang Romawi yang selamat dari bencana itu dan belakangan menjadi gubernur, menulis tentang getaran bumi yang tidak lazim sebagai peringatan. Ia, ibunya, dan yang lain-lain mengindahkan peringatan tersebut dan selamat.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 21px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial, helvetica; text-align: center; margin-top: 1.5em; margin-left: 8px; margin-right: 17px; "&gt;Tanda Peringatan untuk Zaman Kita&lt;/h3&gt;&lt;p style="margin-left: 8px; margin-right: 17px; text-indent: 25px; text-align: justify; "&gt;Dewasa ini, dengan cepat kita sedang mendekati akhir dari sistem ekonomi, sosial, dan politik dunia ini. Bagaimana kita mengetahui hal itu? Karena Yesus Kristus menubuatkan serangkaian perkembangan dunia yang akan menjadi tanda bahwa hari perhitungan Allah telah dekat. Bagaikan gunung berapi yang bergemuruh, berasap, dan memuntahkan abu, tanda majemuk tersebut mencakup peperangan besar, gempa bumi, bala kelaparan, dan sampar—semuanya telah merusak dunia ini dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak tahun 1914.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_024.htm?bk=mt;chp=24;vs=3-8;citation#bk3"&gt;Matius 24:3-8&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_021.htm?bk=lu;chp=21;vs=10-11;citation#bk10"&gt;Lukas 21:10, 11&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_006.htm?bk=re;chp=6;vs=1-8;citation#bk1"&gt;Penyingkapan (Wahyu) 6:1-8&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 8px; margin-right: 17px; text-indent: 25px; text-align: justify; "&gt;Akan tetapi, tanda peringatan dari Yesus juga mencakup berita pengharapan. ”Kabar baik kerajaan ini,” katanya, ”akan diberitakan di seluruh bumi yang berpenduduk sebagai suatu kesaksian kepada semua bangsa; dan kemudian akhir itu akan datang.” (Matius 24:14) Perhatikan bahwa Yesus menyebut berita Kerajaan sebagai ”kabar baik”. Memang, itu adalah kabar baik karena Kerajaan Allah, suatu pemerintahan surgawi di tangan Kristus Yesus, akan melenyapkan semua kerusakan akibat ulah manusia dan memulihkan keadaan. Selain itu, di bawah Kerajaan ini, bencana alam tidak akan ada lagi.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_004.htm?bk=lu;chp=4;vs=43;citation#bk43"&gt;Lukas 4:43&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_021.htm?bk=re;chp=21;vs=3-4;citation#bk3"&gt;Penyingkapan 21:3, 4&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="right" style="float: right; width: 150px; padding-top: 1em; padding-right: 17px; padding-bottom: 10px; padding-left: 15px; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20050722/10.jpg" alt="Two women discussing a Bible-based brochure" width="150" height="170" /&gt;&lt;p class="cap" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-indent: 0px; text-align: left; font-size: 13px; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; "&gt;Are you taking note of the warning that the present world is in its last days?&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 8px; margin-right: 17px; text-indent: 25px; text-align: justify; "&gt;Sebenarnya, sewaktu hidup sebagai manusia di bumi, Yesus menunjukkan kuasanya atas unsur-unsur alam dengan menenangkan badai yang membahayakan kehidupan. Dengan rasa takjub, murid-muridnya yang sedang ketakutan mengatakan, ”Siapakah sebenarnya orang ini, karena ia memberikan perintah bahkan kepada angin dan air, dan mereka taat kepadanya?” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_008.htm?bk=lu;chp=8;vs=22-25;citation#bk22"&gt;Lukas 8:22-25&lt;/a&gt;) Dewasa ini, Yesus, bukan lagi seorang manusia, melainkan pribadi roh yang penuh kuasa. Maka, tidaklah sulit baginya untuk mengendalikan unsur-unsur alam agar tidak membahayakan rakyatnya!—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_002.htm?bk=ps;chp=2;vs=6-9;citation#bk6"&gt;Mazmur 2:6-9&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_011.htm?bk=re;chp=11;vs=15;citation#bk15"&gt;Penyingkapan 11:15&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 8px; margin-right: 17px; text-indent: 25px; text-align: justify; "&gt;Ada orang yang memandang semua hal ini sebagai impian belaka. Tetapi, ingatlah bahwa tidak seperti janji dan ramalan manusia, nubuat Alkitab selalu tergenap tanpa kecuali, termasuk nubuat-nubuat yang telah kita saksikan penggenapannya sejak tahun 1914. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_046.htm?bk=isa;chp=46;vs=10;citation#bk10"&gt;Yesaya 46:10&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_055.htm?bk=isa;chp=55;vs=10-11;citation#bk10"&gt;55:10, 11&lt;/a&gt;) Ya, masa depan bumi yang penuh damai pasti akan terwujud. Masa depan kita pun akan terjamin jika kita mencamkan Firman Allah dan mengindahkan peringatannya yang pengasih sehubungan dengan peristiwa-peristiwa yang akan segera mengguncang bumi kita.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_024.htm?bk=mt;chp=24;vs=42;citation#bk42"&gt;Matius&lt;span class="Apple-style-span"&gt; 24:42&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20050722/article_03.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;44&lt;/a&gt;; &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_017.htm?bk=joh;chp=17;vs=3;citation#bk3"&gt;John 17:3&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" align="center" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;table class="box" style="width: 550px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-right-color: rgb(51, 51, 51); border-bottom-color: rgb(51, 51, 51); border-left-color: rgb(51, 51, 51); border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; margin-top: 1em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 7px; padding-right: 7px; padding-bottom: 7px; padding-left: 7px; border-collapse: collapse; text-align: left; "&gt;&lt;h4 style="font-size: 16px; color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: center; "&gt;APA HARAPAN BAGI ORANG-ORANG TERCINTA YANG MENINGGAL?&lt;/h4&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 7px; padding-right: 7px; padding-bottom: 7px; padding-left: 7px; border-collapse: collapse; text-align: left; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20050722/11.jpg" alt="Jesus resurrecting Lazarus" width="170" height="170" style="margin-top: 0px; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding-top: 7px; padding-right: 7px; padding-bottom: 7px; padding-left: 7px; text-align: left; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; font-size: 14px;"&gt;KETIKA kita kehilangan orang yang dikasihi dalam kematian, kita bisa dirundung rasa duka. Alkitab mengatakan bahwa Yesus menangis ketika Lazarus, sahabat yang dikasihinya, meninggal. Namun, beberapa menit kemudian Yesus mengadakan mukjizat yang mencengangkan—ia menghidupkan kembali Lazarus! (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_011.htm?bk=joh;chp=11;vs=32-44;citation#bk32"&gt;Yohanes 11:32-44&lt;/a&gt;) Dengan melakukan hal itu, ia memberi umat manusia dasar yang teguh untuk memiliki iman akan janji menakjubkan yang ia ucapkan pada awal pelayanannya, ”Jamnya akan tiba ketika semua orang yang di dalam makam peringatan akan mendengar suaranya lalu keluar.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_005.htm?bk=joh;chp=5;vs=28-29;citation#bk28"&gt;Yohanes 5:28, 29&lt;/a&gt;) Semoga harapan yang sangat berharga tentang kebangkitan untuk hidup di bumi firdaus ini menghibur semua orang yang telah kehilangan orang-orang tercinta dalam kematian.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ac/chapter_024.htm?bk=ac;chp=24;vs=15;citation#bk15"&gt;Kisah 24:15&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; font-size: 14px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ac/chapter_024.htm?bk=ac;chp=24;vs=15;citation#bk15"&gt;.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" class="lower" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; background-image: url(http://www.watchtower.org/images/20050722/bg_lower.jpg); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; width: 600px; height: 42px; background-position: 0% 100%; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table width="600" cellpadding="2" cellspacing="0" border="0" class="appeared" style="background-color: rgb(51, 51, 51); clear: both; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="550" class="appeared" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; font-size: 12px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;Appeared in &lt;cite style="font-style: italic; "&gt;Awake!&lt;/cite&gt;  July 22, 2005&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 20px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Salinan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt; © 2010 from Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-3137113939532742654?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/3137113939532742654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/3137113939532742654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/segeraakhir-semua-bencana.html' title=''/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-7937850204161004687</id><published>2010-11-06T20:23:00.005+07:00</published><updated>2010-11-07T23:14:22.823+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apakah Allah yang Bertanggung Jawab atas Bencana Alam?'/><title type='text'>Apakah Allah yang Bertanggung Jawab atas Bencana Alam?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div class="topnavigation" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="background-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 600px; "&gt;&lt;div class="title" style="background-color: rgb(191, 119, 48); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200709/01_n_02.jpg" alt="A sad and lonely disaster survivor" width="600" height="223" style="display: block; " /&gt;&lt;h1 class="shadow" style="font-size: 26px; color: rgb(255, 255, 255); font-family: 'trebuchet ms', arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; padding-top: 0.1em; padding-right: 0px; padding-bottom: 0.1em; padding-left: 0px; width: 598px; "&gt;IS GOD RESPONSIBLE FOR NATURAL DISASTERS?&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="padding-bottom: 1em; margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; margin-right: 2px; width: 160px; float: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200709/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Broken Hearts, Shattered Faith&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/08/lagi-lagi-bencana-alamtanggung-jawab.html"&gt;Hati Remuk, Iman Hancur&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200709/article_02.htm"&gt;Is God Responsible?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200709/article_03.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Disasters Are Nearing Their End&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/apakah-allah-yang-bertanggung-jawab.html"&gt;Apakah Allah Bertanggung Jawab; Bencana-Bencana akan Segera Berakhir&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060915/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Are We Living in “the Last Days”?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20050722/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Natural Disasters—Are They Getting Worse?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt;(Bahasa) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px; "&gt;&lt;a href="http://iblogronnpk-fme.blogspot.com/2010/11/bencana-alamsemakin-parahkah.html" style="text-decoration: none; color: rgb(41, 122, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;Bencana Alam—Semakin Parahkah?&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;h2 style="font-size: 24px; color: rgb(17, 20, 25); font-family: 'trebuchet ms', arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; "&gt;Apakah Allah yang Bertanggung Jawab?&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;”ALLAH adalah kasih,” kata Alkitab. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1jo/chapter_004.htm?bk=1jo;chp=4;vs=8;citation#bk8"&gt;1 Yohanes 4:8&lt;/a&gt;) Ia juga adil dan berbelas kasihan. ”Gunung Batu, sempurna kegiatannya, sebab segala jalannya adil. Allah yang setia, padanya tidak ada ketidakadilan; Dia adil-benar dan lurus hati.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/de/chapter_032.htm?bk=de;chp=32;vs=4;citation#bk4"&gt;Ulangan 32:4&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Sebagai Pencipta, Allah Yehuwa mempunyai kemampuan untuk mengantisipasi segala sesuatu yang dapat menimbulkan bahaya, dan Ia mempunyai kuasa untuk mencegahnya. Mengingat fakta ini dan sifat-sifat yang dimiliki Allah seperti yang disebut di dalam Alkitab, dapat dimengerti jika banyak orang bertanya, Mengapa Allah membiarkan bencana alam terjadi?&lt;span class="Apple-style-span"&gt;*&lt;/span&gt; Jutaan orang yang dengan tulus mengajukan pertanyaan itu telah mengetahui bahwa Allah sendiri telah menyediakan jawaban yang paling masuk akal di dalam Firman-Nya yang tertulis. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2ti/chapter_003.htm?bk=2ti;chp=3;vs=16;citation#bk16"&gt;2 Timotius 3:16&lt;/a&gt;) Silakan pertimbangkan hal berikut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 20px; color: rgb(17, 20, 25); font-family: 'trebuchet ms', arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Mereka Menolak Kasih Allah&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Alkitab memberi tahu kita bahwa Allah memberikan kepada orang tua kita yang pertama semua hal yang mereka butuhkan untuk menikmati kehidupan yang bahagia dan aman. Selain itu, seraya mereka dan keturunan mereka menaati perintah Allah untuk ’beranakcucu dan bertambah banyak dan memenuhi bumi’, keluarga manusia yang bertambah besar dapat merasa yakin bahwa Allah akan terus memelihara mereka.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_001.htm?bk=ge;chp=1;vs=28;citation#bk28"&gt;Kejadian 1:28&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Namun sungguh menyedihkan, Adam dan Hawa sengaja mengabaikan Pencipta mereka dengan tidak menaati-Nya dan memilih haluan melepaskan diri dari Allah. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_001.htm?bk=ge;chp=1;vs=28;citation#bk28"&gt;Kejadian 1:28&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_003.htm?bk=ge;chp=3;vs=1-6;citation#bk1"&gt;3:1-6&lt;/a&gt;) Mayoritas keturunan mereka mengikuti jejak mereka. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_006.htm?bk=ge;chp=6;vs=5-6;citation#bk5"&gt;Kejadian 6:5, 6, 11, 12&lt;/a&gt;) Singkatnya, umat manusia secara keseluruhan telah memilih untuk menjadi majikan bagi diri sendiri dan bagi rumah mereka, yaitu bumi ini, tanpa bimbingan apa pun dari Allah. Sebagai Allah kasih yang merespek prinsip kebebasan memilih, Yehuwa tidak memaksakan kedaulatan-Nya atas umat manusia, meskipun haluan mereka bisa mendatangkan celaka.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Meskipun demikian, Yehuwa tidak meninggalkan keluarga manusia. Hingga hari ini ”dia membuat mataharinya terbit atas orang-orang yang fasik dan yang baik dan menurunkan hujan atas orang-orang yang adil-benar dan yang tidak adil-benar”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_005.htm?bk=mt;chp=5;vs=45;citation#bk45"&gt;Matius 5:45&lt;/a&gt;) Selain itu, Allah memberikan kepada umat manusia kemampuan untuk mempelajari bumi ini serta berbagai siklusnya, dan hingga taraf tertentu pengetahuan ini telah memungkinkan manusia meramalkan perubahan cuaca yang ekstrem dan bahaya-bahaya yang bisa terjadi, seperti letusan gunung berapi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Manusia juga telah mengetahui bagian-bagian mana di bumi ini yang lebih rawan gempa atau mengalami perubahan cuaca yang ekstrem. Di beberapa negeri, pengetahuan ini telah membantu menyelamatkan nyawa melalui pendidikan dan juga pengembangan metode konstruksi dan sistem peringatan dini yang lebih baik. Walaupun demikian, jumlah bencana alam yang dilaporkan setiap tahun kian meningkat. Faktor penyebabnya banyak dan rumit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;Tinggal di Daerah Berisiko Tinggi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Parahnya suatu bencana tidak selalu berkaitan dengan besarnya kekuatan alam itu sendiri. Kepadatan penduduk di daerah yang terimbas sering kali menentukan parahnya bencana itu. Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh Bank Dunia, di lebih dari 160 negeri, lebih dari seperempat penduduknya tinggal di daerah-daerah yang rawan bencana alam dengan angka kematian yang tinggi. ”Seraya semakin banyak penduduk tinggal di daerah yang berisiko tinggi, sesuatu yang tadinya hanya kejadian alam dapat menjadi bencana,” kata ilmuwan Klaus Jacob dari Universitas Columbia di Amerika Serikat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Faktor-faktor lain yang memperparah keadaan ialah urbanisasi yang cepat dan tidak terencana, penggundulan hutan, dan penutupan banyak sekali lahan dengan beton sehingga menghambat peresapan air. Khususnya kedua hal yang terakhir itu dapat menimbulkan tanah longsor yang menghancurkan dan banjir besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Faktor manusia juga dapat membuat gempa bumi menjadi bencana besar, karena bukan gelombang kejut berkekuatan besar yang menimbulkan banyak korban jiwa dan cedera melainkan bangunan-bangunan yang runtuh. Maka para seismolog mempunyai alasan yang kuat untuk mengatakan, ”Gempa bumi tidak menewaskan orang. Bangunan-bangunan-lah yang membuat orang tewas.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Ketidakbecusan pemerintah dapat menambah jumlah korban. Di sebuah negeri di Amerika Selatan, gempa-gempa bumi telah menghancurkan ibu kotanya tiga kali dalam kurun waktu 400 tahun terakhir. Dan sejak gempa terakhir, yang terjadi pada tahun 1967, jumlah penduduknya telah berlipat ganda menjadi lima juta orang. ”Tetapi ketentuan untuk izin bangunan yang dapat melindungi penduduk kurang memadai atau tidak ditegakkan,” kata majalah New Scientist.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Pernyataan terakhir ini memang tepat sekali untuk kota New Orleans, di Louisiana, AS, yang dibangun di daerah yang rendah dan rawan banjir. Meskipun daerah itu dilengkapi dengan tanggul dan pompa, bencana yang ditakuti banyak orang akhirnya terjadi pada tahun 2005 sewaktu Badai Katrina melanda. ”Peringatan yang sudah lama diberikan” diabaikan atau ”ditanggapi dengan setengah hati,” kata sebuah laporan dalam USA Today.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Tanggapan setengah hati seperti itu juga diperlihatkan terhadap pemanasan global, yang menurut banyak ilmuwan dapat meningkatkan bencana yang berkaitan dengan cuaca dan naiknya permukaan laut. Jelaslah, faktor politik, sosial dan ekonomi—hal-hal yang tidak dibentuk oleh Allah—harus dipertimbangkan. Faktor-faktor manusiawi ini mengingatkan kita akan kebenaran Alkitab bahwa manusia tidak mempunyai kuasa ”untuk mengarahkan langkahnya”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jer/chapter_010.htm?bk=jer;chp=10;vs=23;citation#bk23"&gt;Yeremia 10:23&lt;/a&gt;) Faktor manusia lainnya adalah sikap orang terhadap peringatan yang diberikan—oleh alam maupun oleh kalangan berwenang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 20px; color: rgb(17, 20, 25); font-family: 'trebuchet ms', arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Belajar Mengenali Tanda Peringatan&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Pertama-tama harus diakui bahwa bencana alam dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa peringatan. ”Waktu dan kejadian yang tidak terduga menimpa [kita] semua,” kata &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_009.htm?bk=ec;chp=9;vs=11;citation#bk11"&gt;Pengkhotbah 9:11&lt;/a&gt;. Tetapi, sering kali ada beberapa petunjuk—dari alam maupun dari kalangan berwenang—bahwa bahaya sedang mengancam. Karena itu, bila orang-orang mengenali tanda bahayanya, mereka dapat memperbesar kemungkinan untuk selamat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Sewaktu tsunami menghantam Pulau Simeulue di Indonesia pada tahun 2004, hanya tujuh orang yang tewas dari sekian ribu penduduk. Karena mereka tahu bahwa surutnya air laut secara tidak normal bisa mendahului terjadinya tsunami, kebanyakan penduduk sudah melarikan diri sebelum air laut kembali lagi. Demikian pula, ada orang-orang yang selamat dari amukan badai dan letusan gunung berapi oleh karena mengindahkan peringatan. Karena peringatan dari alam biasanya mendahului peringatan dari kalangan berwenang, maka ada baiknya untuk mengenali kedua-duanya, terutama jika Anda tinggal di daerah yang rawan bencana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Namun sungguh menyedihkan, bahwa ada ”kecenderungan masyarakat untuk menyangkal bahaya meskipun hal itu sudah jelas,” kata seorang pakar vulkanologi. Hal ini khususnya demikian jika tanda bahaya yang keliru sudah umum atau bencana semacam itu terjadi di masa lampau. Dan, kadang-kadang mereka sama sekali tidak mau meninggalkan harta benda mereka, meskipun bahaya itu sudah di depan mata mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Di banyak daerah penduduknya begitu miskin sehingga tidak mampu pindah ke daerah yang lebih aman. Tetapi, sebaliknya dari memberi kesan yang salah tentang Pencipta kita, realitas kemiskinan justru menunjukkan kegagalan manusia. Sebagai contoh, para penguasa telah menghabiskan dana yang besar untuk persenjataan tetapi tidak berbuat banyak untuk membantu rakyat miskin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Meskipun demikian, sejumlah bantuan tersedia bagi kebanyakan orang, tidak soal bagaimana keadaan mereka. Bagaimana mungkin? Karena Allah, melalui Firman-Nya yang tertulis, Alkitab, telah memberi kita banyak prinsip bagus yang jika diterapkan dapat menyelamatkan kehidupan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 20px; color: rgb(17, 20, 25); font-family: 'trebuchet ms', arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Prinsip-Prinsip yang Menyelamatkan Kehidupan&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;Jangan Menguji Allah.&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; “”Jangan menguji Yehuwa, Allahmu,” kata &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/de/chapter_006.htm?bk=de;chp=6;vs=16;citation#bk16"&gt;Ulangan 6:16&lt;/a&gt;. Orang Kristen sejati tidak menganut pandangan hidup yang bersifat takhayul, beranggapan bahwa Allah akan selalu melindungi mereka dari bahaya fisik. Karena itu, bila bahaya mengancam, mereka mengindahkan nasihat terilham, ”Cerdiklah orang yang melihat malapetaka kemudian menyembunyikan diri, tetapi orang yang kurang berpengalaman berjalan terus dan pasti menderita hukuman.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_022.htm?bk=pr;chp=22;vs=3;citation#bk3"&gt;Amsal 22:3&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;Hargai Kehidupan Melebihi Harta Benda.&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; ”Bahkan jika seseorang berkelimpahan, kehidupannya bukanlah hasil dari perkara-perkara yang ia miliki.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_012.htm?bk=lu;chp=12;vs=15;citation#bk15"&gt;Lukas 12:15&lt;/a&gt;) Ya, hal-hal materi ada manfaatnya, tetapi bagi orang yang sudah mati hal itu tidak bernilai lagi. Karena itu, orang-orang yang mengasihi kehidupan dan menghargai hak istimewa melayani Allah tidak mengambil risiko yang tidak perlu demi melindungi harta benda.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_115.htm?bk=ps;chp=115;vs=17;citation#bk17"&gt;Mazmur 115:17&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Pada tahun 2004, Tadashi, yang tinggal di Jepang, meninggalkan rumahnya segera setelah terjadi gempa bumi dan sebelum pemerintah memberikan petunjuk. Baginya, kehidupan jauh lebih berharga ketimbang rumah dan harta miliknya. Akira, yang tinggal di daerah yang sama, menulis bahwa ”jumlah kerugian yang sesungguhnya bergantung, bukan pada harta benda yang hilang, melainkan pada sudut pandang seseorang. Saya memandang bencana ini sebagai kesempatan yang baik untuk menyederhanakan kehidupan saya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;Indahkan Peringatan Pemerintah.&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; “Tunduk [lah] kepada kalangan berwenang yang lebih tinggi.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ro/chapter_013.htm?bk=ro;chp=13;vs=1;citation#bk1"&gt;Roma 13:1&lt;/a&gt;) Jika ada perintah resmi untuk evakuasi atau untuk mengikuti beberapa prosedur keamanan lainnya, adalah bijaksana untuk menaatinya. Tadashi menghindar dari zona berbahaya karena menaati perintah evakuasi dan dengan demikian terhindar dari cedera atau kematian akibat gempa susulan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Jika tidak ada peringatan resmi tentang bahaya yang mengancam, orang-orang harus memutuskan sendiri kapan dan cara bertindak dengan mempertimbangkan semua fakta yang ada. Di beberapa daerah, pemerintah setempat mungkin menyediakan petunjuk yang sangat membantu dalam menghadapi bencana. Jika informasi demikian tersedia di daerah Anda, apakah Anda sudah mengetahuinya? Apakah Anda telah membahasnya bersama keluarga Anda? (Lihat kotak sisipan.) Di banyak bagian dunia ini, di bawah pengarahan kantor cabang Saksi-Saksi Yehuwa setempat, sidang-sidang jemaat &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/01/bencana-alam-semakin-parahkah-global.html"&gt;Saksi-Saksi telah menetapkan prosedur keadaan darurat (link ini hanya sebuah contoh kasus. &lt;i&gt;red&lt;/i&gt;) &lt;/a&gt;yang dapat diikuti seandainya bencana mengancam atau terjadi, dan prosedur ini telah terbukti sangat berguna&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="box" style="padding-top: 7px; padding-right: 7px; padding-bottom: 7px; padding-left: 7px; margin-top: 20px; margin-right: 50px; margin-bottom: 20px; margin-left: 50px; background-color: rgb(230, 206, 115); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;div class="border" style="padding-top: 17px; padding-right: 25px; padding-bottom: 17px; padding-left: 25px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; background-color: rgb(230, 206, 115); border-top-width: 2px; border-right-width: 2px; border-bottom-width: 2px; border-left-width: 2px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(244, 245, 236); border-right-color: rgb(244, 245, 236); border-bottom-color: rgb(244, 245, 236); border-left-color: rgb(244, 245, 236); "&gt;&lt;h4 style="font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'trebuchet ms', arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; text-align: center; "&gt;ARE YOU EQUIPPED TO FLEE?&lt;/h4&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200709/07.jpg" alt="A family following an evacuation plan" width="175" height="137" style="display: block; float: right; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;Kantor Manajemen Keadaan Darurat di kota New York menyarankan kepada para keluarga agar dalam perencanaan evakuasi, mereka memasukkan semua barang penting untuk keadaan darurat ke dalam sebuah tas yang kuat, praktis dan mudah dibawa-bawa. Termasuk di antaranya adalah barang-barang berikut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;:&lt;a name="fnt3_src" href="http://www.watchtower.org/e/200709/article_02.htm#fnt3" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;sup class="fnt" style="font-size: 11px; "&gt;%&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="margin-left: -25px; list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; margin-bottom: 0.5em; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;Salinan-salinan dokumen penting dalam wadah yang kedap air&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-left: -25px; list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; margin-bottom: 0.5em; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;Kunci duplikat mobil dan rumah&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-left: -25px; list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; margin-bottom: 0.5em; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;Kartu kredit atau debet serta uang tunai&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-left: -25px; list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; margin-bottom: 0.5em; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;Air botol dan makanan kering atau yang tidak cepat rusak&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-left: -25px; list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; margin-bottom: 0.5em; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;Senter beberapa, Radio AM/FM, telepon genggam (jika Anda memiliki), baterei ekstra&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-left: -25px; list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; margin-bottom: 0.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;Obat-obatan sedikitnya untuk keperluan satu minggu, daftar dosis, salinan resep, nama-nama dokter dan nomor telepon mereka. (Pastikan agar obat-obatan itu belum kedaluwarsa)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-left: -25px; list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; margin-bottom: 0.5em; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;Perlengkapan P3K&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-left: -25px; list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; margin-bottom: 0.5em; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;Sepatu yang kuat dan nyaman, serta jas hujan&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-left: -25px; list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; margin-bottom: 0.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;Informasi  tentang kontak dan tempat pertemuan bagi anggota keluarga, dan juga peta daerah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-left: -25px; list-style-type: square; list-style-position: initial; list-style-image: initial; margin-bottom: 0.5em; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;Persediaan untuk perawatan anak&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;hr style="color: rgb(0, 0, 0); background-color: rgb(0, 0, 0); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 100px; height: 1px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="fnt3" href="http://www.watchtower.org/e/200709/article_02.htm#fnt3_src" style="color: rgb(0, 0, 204); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;&lt;sup&gt;%&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt; Daftar di atas berdasarkan daftar yang dikeluarkan oleh kalangan resmi, namun memuat sedikit perubahan. Bisa jadi tidak semua barang di atas diperlukan dalam situasi Anda atau untuk keadaan setempat, dan beberapa barang mungkin perlu ditambahkan. Misalnya, ada barang-barang lain yang khusus dibutuhkan oleh para lansia dan penyandang cacat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;p&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;Perlihatkan Kasih Kristen.&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; "&gt; “&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; "&gt;Aku memberikan kepadamu perintah baru,” kata Yesus, ”agar kamu mengasihi satu sama lain . . . sebagaimana aku telah mengasihi kamu.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ro/chapter_013.htm?bk=ro;chp=13;vs=1;citation#bk1"&gt;Yohanes 13:34&lt;/a&gt;) Orang-orang yang memperlihatkan kasih yang rela berkorban seperti Kristus, berbuat sebisa mungkin untuk saling membantu membuat persiapan menghadapi bencana alam atau untuk luput darinya. Di kalangan Saksi-Saksi Yehuwa, para penatua sidang bekerja tanpa lelah menghubungi semua anggota jemaat untuk memastikan bahwa mereka selamat atau dapat menjangkau tempat yang aman. Selain itu, para penatua juga memastikan agar setiap orang mendapat kebutuhan pokok, seperti air minum yang bersih, makanan, pakaian, dan pengobatan yang perlu. Sementara itu, keluarga-keluarga Saksi yang tinggal di daerah yang aman membuka rumah mereka untuk menampung rekan Saksi yang mengungsi. Kasih seperti itu benar-benar merupakan ”ikatan pemersatu yang sempurna”.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/col/chapter_003.htm?bk=col;chp=3;vs=14;citation#bk14"&gt;Kolose 3:14&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Apakah bencana alam akan bertambah parah, seperti yang diramalkan? Mungkin saja, tetapi hanya untuk sementara waktu. Mengapa? Karena era tragis umat manusia yang melepaskan diri dari Allah akan segera berakhir. Setelah itu, seluruh bumi dan penduduknya akan sepenuhnya berada di bawah kedaulatan yang pengasih dari Yehuwa, dengan hasil-hasil yang menakjubkan, seperti yang akan diperlihatkan dalam artikel berikut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;hr style="color: rgb(0, 0, 0); background-color: rgb(0, 0, 0); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 100px; height: 1px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p class="fnt"&gt;&lt;a name="fnt1" href="http://www.watchtower.org/e/200709/article_02.htm#fnt1_src" style="color: rgb(0, 0, 204); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;*&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt; Gempa bumi, perubahan cuaca yang ekstrem, letusan gunung berapi, dan sebagainya, sebenarnya bukanlah bencana. Hal itu baru disebut bencana alam jika berpengaruh atas kehidupan manusia dan harta-benda secara merugikan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="fnt"&gt;&lt;a name="fnt2" href="http://www.watchtower.org/e/200709/article_02.htm#fnt2_src" style="color: rgb(0, 0, 204); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;sup&gt;#&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt; Untuk pembahasan yang lebih terperinci tentang alasan Allah untuk sementara membiarkan penderitaan dan kejahatan, lihatlah rangkaian artikel yang berjudul &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/09/mengapamenjawab-pertanyaan-yang-paling.html"&gt;”Mengapa?’—Menjawab Pertanyaan yang Paling Sulit”&lt;/a&gt;, dalam majalah ini terbitan bulan November 2006, dan juga &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/bh/article_11.htm"&gt;pasal 11 buku Apa yang Sebenarnya Alkitab Ajarkan? &lt;/a&gt;yang diterbitkan oleh Saksi-Saksi Yehuwa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="fnt" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="page" style="background-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 600px; "&gt;&lt;div class="title" style="background-color: rgb(191, 119, 48); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; font-size: medium; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;h1 class="shadow" style="font-size: 26px; color: rgb(255, 255, 255); font-family: 'trebuchet ms', arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; padding-top: 0.1em; padding-right: 0px; padding-bottom: 0.1em; padding-left: 0px; width: 598px; "&gt;IS GOD RESPONSIBLE FOR NATURAL DISASTERS?&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="padding-bottom: 1em; margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;h2 style="font-size: 24px; color: rgb(17, 20, 25); font-family: 'trebuchet ms', arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; "&gt;Bencana-Bencana akan Segera Berakhir&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;GEMPA BUMI, peperangan, kelaparan, dan penyakit—hal-hal ini adalah beberapa peristiwa yang dinubuatkan Yesus yang akan menandai ”penutup sistem ini” pada masa hidup kita sekarang. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_024.htm?bk=mt;chp=24;vs=3;citation#bk3"&gt;Matius 24:3, 7, 8&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_021.htm?bk=lu;chp=21;vs=7;citation#bk7"&gt;Lukas 21:7, 10, 11&lt;/a&gt;) Tentu saja, hal-hal tersebut bukanlah perbuatan Allah. Baik Yesus maupun Bapaknya, Allah Yehuwa, tidak bertanggung jawab atas semua hal itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Tetapi Allah akan bertanggung jawab atas peristiwa-peristiwa yang akan menyusul sesudah itu, yakni, kedatangan Kerajaan Allah—suatu pemerintahan surgawi di tangan Yesus Kristus—dan kebinasaan atas semua yang menolak kedaulatan Yehuwa. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/da/chapter_002.htm?bk=da;chp=2;vs=44;citation#bk44"&gt;Daniel 2:44&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/e/bible/da/chapter_007.htm?bk=da;chp=7;vs=13-14;citation#bk13"&gt;7:13, 14&lt;/a&gt;) Setelah itu, bumi akan diubah menjadi tempat yang aman dan damai, di mana tidak ada lagi perasaan takut akan bencana alam. Dalam arti yang lengkap, janji Allah akan dipenuhi, ”Umatku akan menetap di tempat tinggal yang penuh damai, di tempat kediaman yang tenteram, di tempat istirahat yang tanpa gangguan.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_032.htm?bk=isa;chp=32;vs=18;citation#bk18"&gt;Yesaya 32:18&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="box" style="padding-top: 7px; padding-right: 7px; padding-bottom: 7px; padding-left: 7px; margin-top: 20px; margin-right: 50px; margin-bottom: 20px; margin-left: 50px; background-color: rgb(230, 206, 115); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;div class="border" style="padding-top: 17px; padding-right: 25px; padding-bottom: 17px; padding-left: 25px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; background-color: rgb(230, 206, 115); border-top-width: 2px; border-right-width: 2px; border-bottom-width: 2px; border-left-width: 2px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(244, 245, 236); border-right-color: rgb(244, 245, 236); border-bottom-color: rgb(244, 245, 236); border-left-color: rgb(244, 245, 236); "&gt;&lt;h4 style="font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'trebuchet ms', arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; text-align: center; "&gt;PENGHIBURAN BAGI YANG BAERKABUNG&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;Apakah ada orang yang Anda cintai yang telah meninggal, mungkin karena bencana alam atau tragedi lainnya? Hampir 2.000 tahun yang lampau, Lazarus, sahabat karib Yesus, meninggal pada usia muda. Setelah mendengar hal ini, Yesus berangkat ke Betani, desa Lazarus, dan membangunkan dia dari ”tidur” kematian.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_011.htm?bk=joh;chp=11;vs=1-44;citation#bk1"&gt;Yohanes 11:1-44&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;  Yesus melakukan mukjizat ini bukan hanya untuk memperlihatkan kasihnya kepada Lazarus dan keluarganya melainkan juga guna menguatkan janji Yesus untuk membangkitkan ”semua orang yang di dalam makam peringatan” selama pemerintahan Kerajaannya. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/joh/chapter_005.htm?bk=joh;chp=5;vs=28-29;citation#bk28"&gt;Yohanes 5:28, 29&lt;/a&gt;) Ya, dalam Firdaus yang akan datang, Yesus akan meniadakan semua kerugian yang ditimbulkan oleh pemberontakan di Eden.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;&lt;a name="fnt1_src" href="http://www.watchtower.org/e/200709/article_03.htm#fnt1" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;*&lt;/a&gt;—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1jo/chapter_003.htm?bk=1jo;chp=3;vs=8;citation#bk8"&gt;1 Yohanes 3:8&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;hr style="color: rgb(0, 0, 0); background-color: rgb(0, 0, 0); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 100px; height: 1px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="fnt1" href="http://www.watchtower.org/e/200709/article_03.htm#fnt1_src" style="color: rgb(0, 0, 204); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;*&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;  Untuk mendapatkan nasihat Alkitab tentang cara menghadapi dan mengatasi perasaan kehilangan karena kematian seorang yang dicintai dan juga untuk pembahasan yang lebih terperinci tentang janji kebangkitan, silakan lihat brosur Bila Seseorang yang Anda Kasihi Meninggal (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;&lt;cite&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/we/index.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); font-style: italic; "&gt;When Someone You Love Dies&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/cite&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;, yang diterbitkan oleh Saksi-Saksi Yehuwa&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;h3 style="font-size: 20px; color: rgb(17, 20, 25); font-family: 'trebuchet ms', arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Dengakan Allah dan Perolehlah Kehidupan!&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; "&gt;Seperti dijelaskan dalam artikel-artikel sebelumnya, mengindahkan peringatan dapat menyelamatkan kehidupan. Prinsip itu berlaku terlebih lagi atas peringatan Allah yang dimuat dalam Alkitab. ”Tetapi orang yang mendengarkan aku,” janji Allah, ”ia akan berdiam dengan aman dan tidak terganggu oleh kegentaran terhadap malapetaka.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_001.htm?bk=pr;chp=1;vs=33;citation#bk33"&gt;Amsal 1:33&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="box" style="padding-top: 7px; padding-right: 7px; padding-bottom: 7px; padding-left: 7px; margin-top: 20px; margin-right: 50px; margin-bottom: 20px; margin-left: 50px; background-color: rgb(230, 206, 115); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;div class="border" style="padding-top: 17px; padding-right: 25px; padding-bottom: 17px; padding-left: 25px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; background-color: rgb(230, 206, 115); border-top-width: 2px; border-right-width: 2px; border-bottom-width: 2px; border-left-width: 2px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(244, 245, 236); border-right-color: rgb(244, 245, 236); border-bottom-color: rgb(244, 245, 236); border-left-color: rgb(244, 245, 236); "&gt;&lt;h4 style="font-size: 20px; color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'trebuchet ms', arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; text-align: center; "&gt;GEMPA BUMI YANG MENGUBAH TUJUAN HIDUP SAYA&lt;/h4&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200709/09.jpg" alt="Colleen Esparza" width="150" height="300" style="display: block; float: right; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;Pada tahun 1971, saya seorang ibu muda yang berharap menjadi penyanyi soprano di opera. Saya telah meninggalkan kota kelahiran saya Winnipeg, Manitoba, Kanada, pada tahun 1957, untuk tinggal di dekat Hollywood, Kalifornia, AS, guna mengejar kecintaan saya yang utama, yakni musik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;  Selama sembilan musim panas, Ibu saya, seorang Saksi-Saksi Yehuwa, datang dari Kanada untuk mengunjungi saya. Ia menggunakan setiap kesempatan untuk berbicara kepada saya tentang Alkitab, meyakinkan saya bahwa buku itu memuat nasihat yang terbaik untuk kebahagiaan dan kehidupan keluarga. Saya mengasihi Ibu dan dengan penuh respek mendengarkannya. Namun, setiap kali dia pulang, saya membuang semua bacaan yang telah diberikannya, karena saya yakin haluan hidup saya sudah benar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;  Lalu, pagi-pagi buta pada hari Selasa bulan Februari 1971, sebuah gempa bumi berkekuatan 6,6 skala Richter mengguncang saya hingga terbangun. Bunyinya memekakkan telinga, dan guncangannya hebat sekali. Dengan ketakutan, saya berlari ke tempat putra saya dan merasa lega ketika mendapati dia aman di tempat tidurnya. Sewaktu guncangan berhenti, pecahan kaca dan semua isi lemari berserakan di lantai, dan air yang ada dalam kolam renang tertumpah ruah ke halaman rumah. Meskipun keluarga saya selamat, saya tidak bisa tidur lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;  Ibu telah berbicara tentang ”hari-hari terakhir”, yang salah satu cirinya adalah ”gempa bumi yang hebat”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2ti/chapter_003.htm?bk=2ti;chp=3;vs=1;citation#bk1"&gt;2 Timotius 3:1&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_021.htm?bk=lu;chp=21;vs=7-11;citation#bk7"&gt;Lukas 21:7-11&lt;/a&gt;) Pada musim panas tahun itu, Ibu berkunjung lagi seperti biasa sekali setahun, tetapi kali ini tanpa bacaan Alkitab. Karena sudah sembilan tahun Ibu memberi kesaksian kepada saya tanpa hasil, ia menganggap saya memang tidak berminat. Ibu sebenarnya keliru! Begitu dia tiba, saya menghujaninya dengan banyak pertanyaan. Tiba-tiba keinginan untuk menjadi penyanyi dan selebriti tidak begitu penting lagi bagi saya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;  Pada pekan itu juga, saya dan Ibu menghadiri pertemuan Kristen di Balai Kerajaan setempat, dan sejak itu saya hampir tidak pernah absen dari perhimpunan. Ibu mengatur agar saya mendapat pelajaran Alkitab di rumah. Saya dibaptis pada tahun 1973, dan kini saya menggunakan rata-rata 70 jam setiap bulan untuk memberitakan kabar baik Kerajaan Allah kepada orang lain. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_024.htm?bk=mt;chp=24;vs=14;citation#bk14"&gt;Matius 24:14&lt;/a&gt;) Ya, gempa bumi itu bukannya menghancurkan iman saya akan Allah, melainkan telah membantu saya membangun iman.—&lt;i&gt;Sebagaimana diceritakan oleh Colleen Esparza&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; font-style: italic; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200709/08.jpg" alt="A married couple studying the Bible" width="200" height="158" class="bottom" style="display: block; float: right; margin-right: -11px; font-size: medium; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Saksi-Saksi Yehuwa berupaya sebisa-bisanya untuk mendengarkan Allah dengan membaca Firman-Nya yang terilham secara teratur dan menerapkan ajaran-ajarannya. Mereka mengundang Anda untuk melakukan hal yang sama. Ya, semua yang dengan taat mendengarkan Yehuwa tidak perlu takut akan masa depan dan malapetaka yang akan menimpa orang fasik. Sebaliknya, mereka dapat berharap untuk menikmati kehidupan kekal dalam Firdaus di bumi, tempat mereka akan ”mendapatkan kesenangan yang besar atas limpahnya kedamaian”.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_037.htm?bk=ps;chp=37;vs=10-11;citation#bk10"&gt;Mazmur 37:10, 11&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table width="600" cellpadding="2" cellspacing="0" border="0" class="appeared" style="background-color: rgb(51, 51, 51); clear: both; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="550" class="appeared"&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;Appeared in &lt;cite style="font-style: italic; "&gt;Awake!&lt;/cite&gt;  September 2007&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="50" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; "&gt;Salinan © 2010 from Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="footer" style="background-color: rgb(255, 255, 255); width: 600px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 2px; padding-right: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-7937850204161004687?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/7937850204161004687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/7937850204161004687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/apakah-allah-yang-bertanggung-jawab.html' title='Apakah Allah yang Bertanggung Jawab atas Bencana Alam?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-750959998144422690</id><published>2010-11-06T10:41:00.010+07:00</published><updated>2010-11-06T14:28:07.268+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DUNIA TANPA  AGAMA—LEBIH BAIK?'/><title type='text'>DUNIA TANPA  AGAMA—LEBIH BAIK?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTgN1AVCvI/AAAAAAAAGhU/7seFl2ZG7N0/s1600/Ateis+MP+November+2010+016.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 521px; height: 248px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTgN1AVCvI/AAAAAAAAGhU/7seFl2ZG7N0/s400/Ateis+MP+November+2010+016.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536296370116561650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;ORANG-ORANG atei&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;s-baru m&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;embayangkan dunia tanpa agama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;tanpa bom bunuh diri, peperangan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;agama, dan penginjil televisi yang menguras dompet kawanan mereka. Apakah gambaran itu menarik bagi Anda? &lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;[Keterangan gambar: (kiri) Dukungan gereja bagi Hitler; (kanan) Tengkorak para korban Khmer Merah, Kamboja]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Sebelum menjawabnya, pikirkan pertanyaan ini, 'Apakah ada bukti bahwa ateisme universal akan menghasilkan dunia yang lebih baik? Perhatikan fakta ini: Sebanyak 1,5 juta orang Kamboja tewas dalam upaya Khmer Merah mendirikan negara Marxis yang tidak bertuhan. Dan, di Uni Soviet yang resmi ateis, pemerintahan Joseph Stalin mengakibatkan kematian puluhan juta orang. Memang, ateisme tidak bisa langsung dipersalahkan atas kejahatan-kejahatan tersebut. Namun, semua itu menunjukan bahwa pemerintahan yang ateis tidak menjamin kedamaian dan keharmonisan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Banyak orang setuju bahwa agama telah mengakibatkan banyak penderitaan. Namun, apakah Allah yang salah? Tidak! Ia tidak bisa dipersalahkan sebagaimana pabrik mobil tidak bisa dipersalahkan atas kecelakaan yang diakibatkan oleh orang yang mengemudi sambil berponsel. Ada banyak penyebab penderitaan manusia, salah satunya lebih mendasar daripada kepercayaan. Alkitab menghubungkannya dengan ketidaksempurnaan bawaan. “Semua orang telah berbuat dosa dan gagal mencapai kemuliaan.” (Roma 3:23) Karena kecenderungan berdosa ini, orang mudah mengembangkan sifat mementingkan diri, keangkuhan, keinginanan untuk kebebasan moral, dan kekerasan. (Kejadian 8:21) Hal itu juga mengakibatkan orang berdalih dan condong kepada kepercayaan yang memperbolehkan perbuatan salah. (Roma 1:24-27) Yesus Kristus dengan tepat mengatakan, “&lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/p/para-yang-dahulu-pelaku-kekerasan-dan.html"&gt;Dari hati keluar pikiran yang fasik, pembunuhan, perzinaan, percabulan, pencurian, kesaksian palsu, hujah&lt;/a&gt;,”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Matius 15:19.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="CENTER"&gt; &lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Perbedaan yang Sangat Penting&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Sekarang perlu dibedakan antara ibadat sejati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;yakni, ibadat yang diperkanan Allah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;dengan ibadat palsu. Ibadat ini akan menganjurkan kasih yang rela berkorban, damai, kebaikan hati, kebaikan, kelemahlembutan, pengendalian diri, keloyalan dan &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/10/apakah-perceraian-jalan-keluarnya.html"&gt;kesetiaan dalam perkawinan&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/09/ada-apa-dengan-tetangga.html"&gt;respek bagi orang lain&lt;/a&gt;. (Galatia 5:22, 23) Sebaliknya, agama palsu akan cenderung &lt;a href="http://iblogronnp-aptb.blogspot.com/2010/08/kebutuhan-yang-kita-semua-miliki.html"&gt;mengikuti tren yang populer&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;—'&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;yang &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/03/pengaruh-agama-di-dunia-dewasa-ini.html"&gt;menggelitik telinga &lt;/a&gt;orang', sebagaimana di katakan Alkitab&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;dengan menyetujui beberapa di antara hal-hal buruk yang Yesus kutuk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;2 Timotius 4:3.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Mungkinkah ateisme juga turut menyebabkan ketidakjelasan atau kebingungan dalam hal moral? “Tidak ada Allah” berarti tidak ada pertanggung jawaban yang harus diberikan kepada suatu wewenang ilahi, ataupun &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/p/apa-yang-menentukan-nilai-nilai-moral.html"&gt;norma-norma objektif&lt;/a&gt; yang wajib kita respek”, kata profesor hukum Phillip Johnson. Dengan demikian, moralitas bersifat relatif, [karena] setiap orang menentukan&lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/08/standar-etika.html"&gt; standar&lt;/a&gt;nya sendiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;itu pun kalau ia mau &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/08/standar-etika.html"&gt;memilki standar&lt;/a&gt;. Tentulah, pemikiran demikian menjadikan ateisme sebuah falsafah yang menarik bagi sejumlah orang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Mazmur 14:1.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm; border-width: medium medium 1pt; border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0); padding: 0cm 0cm 0.07cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Namun, faktanya adalah bahwa Allah tidak akan untuk selamanya menoleransi kepalsuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;ateisme atau religius— dan orang-orang yang mendukungnya.&lt;span class="Apple-style-span"&gt;*&lt;/span&gt; Ia berjanji, “Orang yang lurus hatilah [secara moral dan rohani] yang akan berdiam di bumi, dan orang yang tidak bercelalah yang akan disisakan di situ. Sedangkan orang fasik, mereka akan dimusnahkan dari bumi;  dan mengenai penghianat, mereka akan direnggut dari situ.” (Amsal 2:21, 22) Hasilnya adalah sesuatu yang tidak pernah bisa diwujudkan oleh manusia, falsafah, dan lembaga manusia mana pun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;kedamaian dan kebahagiaan universal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Yesaya 11:9.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:medium;"  &gt;                                                &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:small;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Salinan dari publikasi&lt;i&gt; Awake!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;November 2010  Klik Crop majalah Sedarlah! untuk membaca pengalaman seorang profesor di Praha.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTdog9ZRhI/AAAAAAAAGhM/royXbnL1Fhc/s1600/MP+November+2010+017.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 446px; height: 592px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTdog9ZRhI/AAAAAAAAGhM/royXbnL1Fhc/s400/MP+November+2010+017.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536293530057131538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:small;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTc-mfCHHI/AAAAAAAAGhE/N7AGkMmwl5s/s1600/MP+November+2010+018.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 444px; height: 570px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTc-mfCHHI/AAAAAAAAGhE/N7AGkMmwl5s/s400/MP+November+2010+018.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536292809985891442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm; border-width: medium medium 1pt; border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0); padding: 0cm 0cm 0.07cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;* &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:small;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keterangan Alkitab yang masuk akal tentang mengapa Allah untuk sementara menoleransi kejahatan dan penderitaan terdapat di&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/bh/article_11.htm"&gt; pasal 11 dari alat bantu belajar Apa yang Sebenarnya Alkitab Ajarkan?&lt;/a&gt; Yang diterbitkan oleh Saksi-Saksi Yehuwa.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-750959998144422690?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/750959998144422690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/750959998144422690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/dunia-tanpa-agamalebih-baik.html' title='DUNIA TANPA  AGAMA—LEBIH BAIK?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTgN1AVCvI/AAAAAAAAGhU/7seFl2ZG7N0/s72-c/Ateis+MP+November+2010+016.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-3011784166937967907</id><published>2010-10-27T08:29:00.006+07:00</published><updated>2010-10-27T08:36:35.432+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lanjutan Artikel (Ortodonsia—Apa yang Tersangkut?)'/><title type='text'>Lanjutan Artikel (Ortodonsia—Apa yang Tersangkut?)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TMeA2Qulg6I/AAAAAAAAGZM/tmPgbDG8gjo/s1600/sentum+di+dunia+baru+104325550.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 170px; height: 113px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TMeA2Qulg6I/AAAAAAAAGZM/tmPgbDG8gjo/s400/sentum+di+dunia+baru+104325550.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532532336939598754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Untuk masa sekarang, umat manusia harus menerima ketidaksempurnaan jasmani, beberapa mungkin bisa diringankan oleh tindakan korektif. Meskipun demikian, kita dapat menantikan saatnya dalam dunia baru Allah sewaktu Ia akan menyingkirkan secara menyeluruh dan permanen semua dampak ketidaksempurnaan, termasuk dampak pada mulut. Pada waktu itu, dalam sistem baru itu dengan kesehatan yang sempurna, kita masing-masing akan dapat dengan yakin memberi&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kan senyum yang hangat dan ramah kepada semua orang yang kita jumpai.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berkenaan waktu itu, Alkitab menubuatkan, ”Segenap bumi sudah aman dan tenteram; orang bergembira dengan sorak-sorai.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_014.htm?bk=isa;chp=14;vs=7;citation#"&gt;Yesaya 14:7&lt;/a&gt;) Sudah pasti, sorak-sorai semacam itu akan disertai dengan senyuman yang indah! Dapatkan Kabar Baik Ini dengan meng-Klik gambar &lt;a href="http://www.watchtower.org/languages.htm"&gt;senyum-senyum dunia baru ini dan pilih negara yang Anda tuju untuk mendapatkan informasi dalam bahasa Anda:&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TMeBSl05S5I/AAAAAAAAGZU/RpHDH3dLiq4/s400/people.jpg" style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 35px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532532823639542674" /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-3011784166937967907?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/3011784166937967907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/3011784166937967907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/10/lanjutan-artikel-ortodonsiaapa-yang.html' title='Lanjutan Artikel (Ortodonsia—Apa yang Tersangkut?)'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TMeA2Qulg6I/AAAAAAAAGZM/tmPgbDG8gjo/s72-c/sentum+di+dunia+baru+104325550.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-7674667267705581455</id><published>2010-10-26T11:46:00.005+07:00</published><updated>2010-10-26T12:13:17.220+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apakah Allah Akan Mengabaikan Kelemahan Kita?'/><title type='text'>Apakah Allah Akan Mengabaikan Kelemahan Kita?</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;’&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Saya tidak jahat! Saya telah berupaya mati-matian untuk meninggalkan haluan saya yang buruk; hanya saja, saya terlalu lemah!’&lt;/span&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;APAKAH pendapat seperti ini mencerminkan perasaan Anda atau kenalan Anda? Banyak orang menyimpulkan bahwa hampir mustahil untuk menaklukkan kelemahan moral yang telah berurat berakar. Beberapa orang bergantung pada alkohol, tembakau, atau narkoba. Kehidupan banyak orang lainnya dikendalikan oleh ketamakan. Dan, ada yang mengalah kepada perbuatan seks yang tercela, menyatakan bahwa mereka kecanduan seks dan tidak bisa ditolong lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Seperti diperlihatkan dalam &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_026.htm?bk=mt;chp=26;vs=41;citation#bk41"&gt;Matius 26:41&lt;/a&gt;, Yesus dengan penuh simpati menyatakan pemahamannya akan kelemahan manusia.&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;*&lt;/span&gt; Sebenarnya, seluruh catatan Alkitab dengan jelas meneguhkan bahwa Allah Yehuwa maupun Yesus benar-benar berbelaskasihan terhadap manusia. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_103.htm?bk=ps;chp=103;vs=8-9;citation#bk8"&gt;Mazmur 103:8, 9&lt;/a&gt;) Tetapi, dapatkah kita mengharapkan Allah mengabaikan semua ketidaksempurnaan kita?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="CENTER"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;&lt;b&gt;Musa&lt;/b&gt; &lt;b&gt;dan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Daud&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Perhatikan catatan tentang Musa. Ia dikenal sebagai ”pria yang paling lembut, jauh melebihi semua orang yang ada di permukaan bumi”, dan ia berupaya keras untuk mempertahankan sifat yang baik itu. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/nu/chapter_012.htm?bk=nu;chp=12;vs=3;citation#bk3"&gt;Bilangan 12:3&lt;/a&gt;) Seraya bangsa Israel menempuh perjalanan melalui padang belantara, mereka sering kali bertindak secara tidak masuk akal dan tidak merespek Allah dan wakil-Nya. Selama mengalami semua itu, Musa dengan rendah hati mencari petunjuk ilahi.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/nu/chapter_016.htm?bk=nu;chp=16;vs=12-14;citation#bk12"&gt;Bilangan 16:12-14&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/nu/chapter_016.htm?bk=nu;chp=16;vs=28-30;citation#bk28"&gt;28-30&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Namun, persis ketika perjalanan panjang yang melelahkan itu akan berakhir, ia kehilangan kesabarannya di hadapan seluruh bangsa itu dan tidak menaati petunjuk Allah. Allah mengampuni dia, tetapi apakah Ia mengabaikan insiden itu? Tidak. Ia memberi tahu Musa, ”Karena kamu tidak beriman kepadaku . . . , kamu tidak akan membawa jemaat ini ke negeri yang akan kuberikan kepada mereka.” Musa tidak boleh memasuki Tanah Perjanjian. Setelah perjuangan selama 40 tahun demi hak istimewa yang luar biasa itu, sebuah kesalahan manusiawi yang serius mengakibatkan dia gagal menerima berkat.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/nu/chapter_020.htm?bk=nu;chp=20;vs=7-12;citation#bk7"&gt;Bilangan 20:7-12&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Raja Daud adalah pria saleh lain yang memiliki kelemahan. Sekali peristiwa, ia menyerah kepada nafsu dan mengadakan hubungan seks dengan istri pria lain. Kemudian, ia berupaya menutupi perbuatan itu dengan mengatur agar suaminya terbunuh. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2sa/chapter_011.htm?bk=2sa;chp=11;vs=2-27;citation#bk2"&gt;2 Samuel 11:2-27&lt;/a&gt;) Setelah itu, Daud sangat menyesali kejahatannya, dan Allah mengampuni dia. Tetapi, Daud telah menghancurkan sebuah keluarga, dan Yehuwa tidak melindungi dia dari malapetaka-malapetaka menyedihkan yang menyusul. Putra Daud yang masih bayi sakit parah, dan Yehuwa tidak turun tangan, kendati Daud berdoa demi anaknya. Anak itu meninggal, dan setelah itu diikuti serangkaian tragedi dalam rumah tangga Daud. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2sa/chapter_012.htm?bk=2sa;chp=12;vs=13-18;citation#bk13"&gt;2 Samuel 12:13-18&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2sa/chapter_018.htm?bk=2sa;chp=18;vs=33;citation#bk33"&gt;18:33&lt;/a&gt;) Daud harus membayar mahal sekali karena mengalah kepada kelemahan moral.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Kedua contoh ini memperlihatkan bahwa Allah menuntut pertanggungjawaban manusia atas tingkah lakunya. Orang-orang yang ingin melayani Dia harus memperkukuh bidang-bidang yang lemah dalam kerohanian mereka dan menjadi orang Kristen yang lebih baik. Pada abad pertama, banyak yang melakukannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="CENTER"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;&lt;b&gt;Perjuangan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;untuk&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Menyingkirkan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Dosa&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Rasul Paulus layak dianggap sebagai contoh kehidupan Kristen. Tetapi, tahukah Anda bahwa ia tak henti-hentinya berjuang melawan kelemahannya? &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ro/chapter_007.htm?bk=ro;chp=7;vs=18-25;citation#bk18"&gt;Roma 7:18-25 &lt;/a&gt;menggambarkan secara gamblang konflik, atau, menurut ayat 23, ’peperangan’ ini. Paulus berjuang tanpa henti, sebab ia tahu bahwa dosa tidak akan menyerah.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1co/chapter_009.htm?bk=1co;chp=9;vs=26-27;citation#bk26"&gt;1 Korintus 9:26, 27&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Beberapa anggota sidang jemaat Kristen di Korintus zaman dahulu sebelumnya adalah pelaku kesalahan kambuhan. Alkitab mengatakan bahwa dahulu mereka adalah ’pelaku percabulan, pezina, pria yang tidur dengan pria, pencuri, orang yang tamak, pemabuk’. Tetapi, Alkitab juga mengatakan bahwa mereka ”dicuci bersih”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1co/chapter_006.htm?bk=1co;chp=6;vs=9-11;citation#bk9"&gt;1 Korintus 6:9-11&lt;/a&gt;) Caranya? Mereka dikuatkan untuk menghentikan praktek-praktek mereka yang fasik melalui pengetahuan yang saksama, pergaulan Kristen, dan roh Allah. Pada akhirnya, mereka dinyatakan adil-benar oleh Allah dalam nama Kristus. Ya, Allah mengulurkan pengampunan, dengan demikian memberi mereka hati nurani yang bersih.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ac/chapter_002.htm?bk=ac;chp=2;vs=38;citation#bk38"&gt;Kisah 2:38&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ac/chapter_003.htm?bk=ac;chp=3;vs=19;citation#bk19"&gt;3:19&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Paulus dan orang Kristen di Korintus tidak meremehkan kecenderungan mereka yang berdosa. Sebaliknya, mereka bergumul melawannya, dan dengan bantuan Allah mereka menang. Para penyembah abad pertama itu menjadi indah secara moral, tidak soal lingkungan dan kecenderungan mereka yang tidak sempurna. Bagaimana dengan kita?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="CENTER"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;&lt;b&gt;Allah&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Mengharapkan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Kita&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Berjuang&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Melawan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Kelemahan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Kita&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Setelah bergumul melawan suatu kelemahan, kita mungkin tidak dapat melenyapkannya sama sekali. Meskipun kita tidak boleh menyerah kepada ketidaksempurnaan kita, kita tidak dapat memusnahkannya. Ketidaksempurnaan menghasilkan kelemahan yang bisa bertahan sangat lama. Namun, kita tidak boleh menyerah kepada kelemahan kita. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_119.htm?bk=ps;chp=119;vs=11;citation#bk11"&gt;Mazmur 119:11&lt;/a&gt;) Mengapa hal ini begitu penting?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TMZdoSSrxBI/AAAAAAAAGZE/LPOQeT0uA7g/s1600/smoking.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 160px; height: 187px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TMZdoSSrxBI/AAAAAAAAGZE/LPOQeT0uA7g/s320/smoking.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532212138957587474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Karena Allah tidak mengizinkan kita terus-menerus menjadikan ketidaksempurnaan sebagai dalih untuk tingkah laku yang buruk. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jude/chapter_001.htm?bk=jude;chp=1;vs=4;citation#bk4"&gt;Yudas 4&lt;/a&gt;) Yehuwa ingin manusia membersihkan diri, menempuh kehidupan moral yang baik. Alkitab berkata, ”Muaklah terhadap apa yang fasik.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ro/chapter_012.htm?bk=ro;chp=12;vs=9;citation#bk9"&gt;Roma 12:9&lt;/a&gt;) Mengapa Allah mengambil pendirian yang sekeras itu?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Satu alasan adalah karena menyerah kepada kelemahan bisa mencelakakan. ”Apa pun yang ditabur orang, ini juga yang akan dituainya,” kata Alkitab di &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ga/chapter_006.htm?bk=ga;chp=6;vs=7;citation#bk7"&gt;Galatia 6:7&lt;/a&gt;. Mereka yang menyerah kepada kecanduan, ketamakan, dan promiskuitas sering kali menuai akibat yang mengerikan dalam kehidupannya. Akan tetapi, ada alasan yang lebih penting lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Dosa menyakiti hati Allah. Dosa menyebabkan ”perpecahan” antara kita dan Yehuwa. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_059.htm?bk=isa;chp=59;vs=2;citation#bk2"&gt;Yesaya 59:2&lt;/a&gt;) Karena orang yang mempraktekkan dosa tidak dapat memperoleh perkenan-Nya, Ia mendesak orang seperti itu, ”Basuhlah dirimu; bersihkanlah dirimu; . . . jangan melakukan apa yang buruk lagi.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_001.htm?bk=isa;chp=1;vs=16;citation#bk16"&gt;Yesaya 1:16&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;Pencipta kita pengasih dan berbelaskasihan. ”Ia tidak ingin seorang pun dibinasakan tetapi ingin agar semuanya bertobat.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2pe/chapter_003.htm?bk=2pe;chp=3;vs=9;citation#bk9"&gt;2 Petrus 3:9&lt;/a&gt;) Apabila kita selalu menyerah kepada kelemahan, kita akan sulit sekali untuk memperoleh perkenan Allah. Karena Allah tidak mengabaikan kelemahan kita, kita pun hendaknya bersikap yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;[Catatan Kaki]&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;* &lt;/span&gt;Yesus berkata, ”Roh . . . bergairah, tetapi daging lemah.”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm"&gt;Salinan&lt;/a&gt; © 2010 from Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20021108/article_01.htm"&gt; Appeared in &lt;i&gt;Awake!&lt;/i&gt;  November 8, 2002&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1598559395813581264-7674667267705581455?l=iblogronnp-gpanswers.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/7674667267705581455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1598559395813581264/posts/default/7674667267705581455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/10/apakah-allah-akan-mengabaikan-kelemahan.html' title='Apakah Allah Akan Mengabaikan Kelemahan Kita?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TMZdoSSrxBI/AAAAAAAAGZE/LPOQeT0uA7g/s72-c/smoking.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1598559395813581264.post-3907832929349656742</id><published>2010-10-22T14:34:00.011+07:00</published><updated>2010-10-30T11:18:08.493+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apakah Kematian Memang Akhir Segalanya?'/><title type='text'>Apakah Kematian Memang Akhir Segalanya?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TMFLZNQXJkI/AAAAAAAAGYc/xRtK8zEf_PY/s1600/02.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 400px; height: 167px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TMFLZNQXJkI/AAAAAAAAGYc/xRtK8zEf_PY/s400/02.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5530784713814779458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="page" style="background-color: rgb(255, 255, 255); border-style: none; width: 600px;"&gt;&lt;h1   style="background-color: rgb(215, 225, 234); border-style: none; color: rgb(25, 86, 102); margin: 0px; padding: 5px 0px 0px 179px;font-family:Georgia,'Times New Roman',Times,serif;font-size:40px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:32px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-top: 1em; margin-left: 2px; margin-right: 2px; width: 160px; float: left;"&gt;&lt;p   style="color: rgb(0, 0, 0); margin: 0px; font-weight: bold;font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:12px;"&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;p face="arial,helvetica,sans-serif" size="12px" style="color: rgb(0, 0, 0); margin: 0px; font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; line-height: 22px;font-size:medium;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding: 0px 2.5em 0px 0px; margin: 0px 0px 1em -35px; line-height: 1.4; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal;"&gt;&lt;li style="padding: 0px 0px 0px 35px; margin: 0px 0px 3px; text-indent: 0px; list-style-type: none;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200712/article_01.htm" style="text-decoration: none; color: rgb(116, 27, 71);"&gt;Why Do We Fear Death?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding: 0px 0px 0px 35px; margin: 0px 0px 3px; text-indent: 0px; list-style-type: none;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2010/08/kematianapakah-memang-akhir-segalanya.html" style="text-decoration: none; color: rgb(116, 27, 71);"&gt;Mengapa Kita Takut Akan Kematian?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding: 0px 0px 0px 35px; margin: 0px 0px 3px; text-indent: 0px; list-style-type: none;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200712/article_02.htm" style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 204);"&gt;Is Death Really the End?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding: 0px 0px 0px 35px; margin: 0px 0px 3px; text-indent: 0px; list-style-type: none;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/10/apakah-kematian-memang-akhir-segalanya.html" style="text-decoration: none; color: rgb(116, 27, 71);"&gt;Apakah Kematian Akhir Segalanya?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px;"&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; padding-left: 0px; margin: 0px 0px 1em -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal;"&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200608b/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;Do Humans Become Angels When They Die?&lt;/a&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aptb.blogspot.com/2010/10/apakah-manusia-menjadi-malaikat-pada.html"&gt;Apakah Manusia Menjadi Malaikat pada Waktu Mati?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aptb.blogspot.com/2010/10/apakah-manusia-menjadi-malaikat-pada.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; padding-left: 0px; margin: 0px 0px 1em -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal;"&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; li
